MANAGED BY:
RABU
03 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 18 Juni 2020 19:43
Korban Patah Tulang Hanya Disantuni Rp 500 Ribu

Lakalantas di Jalan Sultan Agung, Perjanjian Damai Disebut Cacat Hukum

BELUM DIRUJUK: Risno Amrin harus lebih lama dirawat di RSUD dr Abdul Rivai karena tak punya biaya untuk mengoperasi tulang bahunya yang patah di salah satu rumah sakit di Samarinda.

Kejanggalan lainnya, dalam surat perdamaian itu, Risno hanya disebut mengalami luka dan dirawat di RSUD dr Abdul Rivai, sehingga pengendara roda empat hanya memberikan santunan sebesar Rp 500 ribu, sebagai biaya ganti perawatan. “Ini yang sebenarnya paling kami sayangkan. Terlepas dari korban ini siapa, harusnya kita melihat secara kemanusiaan lah. Masa orang patah tiga hanya diberi santunan Rp 500 ribu. Karena dari pihak polisi juga bilang lukanya lecet-lecet saja. Kasihan korban, dia tidak punya biaya untuk pengobatannya, karena harus dirujuk ke rumah sakit di Samarinda,” jelasnya.

Lanjut Burhanuddin, pihak RSUD dr Abdul Rivai hanya bisa menangani luka patah tulang terbuka di bagian kaki dan tangan kiri korban saja. Sementara patah tulang bahu yang tertutup, tidak bisa ditangani karena keterbatasan alat di RSUD. Sehingga, korban harus dirujuk ke Samarinda. “Tapi sejak tanggal 12 Juni korban dirawat di RSUD, sampai sekarang belum bisa ke Samarinda. Karena korban memang tidak punya biaya. Kasihan, bisa terlantar anak orang di rumah sakit karena tidak bisa dirujuk ke Samarinda,” ungkapnya.

Dia menduga, perjanjian damai yang ditandatangani kedua belah pihak, mengandung unsur paksaan. Sebab, korban yang menandatangani perjanjian damai tersebut adalah ipar korban yang disebut dalam perjanjian tersebut sebagai adik korban. Padahal korban mengaku masih memiliki kakak kandung yang lebih berhak untuk mewakili korban. “Makanya perjanjian damainya seperti dipaksakan. Sehingga kami kembalikan dan minta polisi memanggil kedua pihak lagi untuk memediasi,” terangnya.

Dia berharap, pihak kepolisian bisa proaktif untuk mengundang kedua pihak untuk melakukan mediasi ulang. “Masa karena kesalahan dalam surat perjanjian damai yang dibikin polisi, tapi kami yang disuruh ke sana (pihak pengendara roda empat) meminta perbaikannya. Itu kewajibannya polisi,” terangnya.

Dikonfirmasi, Kepala Unit (Kanit) Laka Satlantas Polres Berau Ipda Marullah Irawadi menjelaskan jika kesalahan dalam surat perjanjian tersebut, hanyalah persoalan kesalahan pengetikan. Namun dijelaskannya, saat kejadian korban tidak diketahui identitasnya. Namun saat ditelusuri, korban diketahui memiliki keluarga bernama Hamka. Sehingga Hamka yang diminta mewakili korban untuk menandatangani surat perjanjian damai tersebut. “Tidak ada yang menekan kesepakatan tersebut,” katanya.

Mengenai kondisi korban yang patah tulang juga dibenarkannya. Namun karena ada kesalahan pengetikan, maka yang tertera dalam surat perjanjian hanya mengalami luka. Namun dirinya menyebut pihaknya hanya memediasi kedua pihak. Terkait kesepakatan, dikembalikan kepada kedua belah pihak. “Sebetulnya sudah pula kami sampaikan ke pihak sopir. Sopir ini kan hanya bak sampah, itupun ikut sama orang. Kita mau menekan nggak mungkin,” bebernya.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 29 November 2020 19:20

Dorong Kembangkan Ekonomi Kreatif

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengatakan, pandemi…

Minggu, 29 November 2020 19:19

Sayangkan Kampanye Isu SARA

TANJUNG REDEB – Tahapan kampanye Pilkada 2020 masih berjalan. Dua…

Minggu, 29 November 2020 19:18

Tambah Penerbangan Jelang Libur Nataru

TANJUNG REDEB – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Berau,…

Sabtu, 28 November 2020 20:41

Telusuri Sumber Penularan Berau 468

TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, hingga kini belum…

Sabtu, 28 November 2020 20:40

GAPU Kawal Dugaan Politik Uang

TANJUNG REDEB - Gerakan Anti Politik Uang (GAPU) Berau tegas…

Sabtu, 28 November 2020 20:38

Tingkatkan Kapasitas Pegawai, Hadirkan Trainer Teknologi Pikiran

TANJUNG REDEB - Jasa Raharja Samarinda terus berupaya meningkatkan layanan…

Jumat, 27 November 2020 21:26

Minta Bawaslu Tegas Kuasa Hukum Paslon 1 Beberkan Kronologi Laporan Dugaan Pelanggaran

TANJUNG REDEB – Tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) nomor…

Jumat, 27 November 2020 21:24

Pembangunan Turap, Tunggu Anggaran Membaik

TANJUNG REDEB – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membangun turap…

Kamis, 26 November 2020 20:02

Kapan Sadarnya Sih....!! Prokes Ada yang Dilanggar

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi, melakukan…

Kamis, 26 November 2020 20:01

Beri Bantuan, Paslon 2 Dilaporkan

TANJUNG REDEB – Kuasa hukum pasangan calon (Paslon) bupati dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers