MANAGED BY:
JUMAT
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 19 Juni 2020 19:39
Masih Patah Tulang, Korban Terpaksa Tinggalkan RSUD
Ilustrasi

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Korban kecelakaan lalu lintas yang mengelami patah tulang, harus meninggalkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai kemarin (18/6). Pasalnya, pihak rumah sakit hanya bisa menangani patah tulang dengan luka terbuka di bagian kaki dan tangan kiri. Sementara untuk luka dalam dengan kondisi patah tulang bahu, tidak bisa ditangani pihak rumah sakit, dan meminta pasien untuk melanjutkan pengobatan di rumah sakit di Samarinda.

“Tadi pagi (kemarin, red) sudah dicabut infusnya. Sudah diminta pulang, karena sudah tidak ada lagi yang ditangani di rumah sakit,” ujar Indra, kakak pasien ditemui Berau Post kemarin.

Dengan harus meninggalkan rumah sakit, maka persoalan baru harus dihadapinya. Sebab, ujar Indra, dirinya kebingungan untuk merawat adiknya, jika tidak segera dibawa ke Samarinda. Sementara untuk membawa adiknya ke Samarinda, Indra mengaku tidak memiliki uang untuk membiayai ambulans dan keperluan lainnya. Sementara orangtuanya yang berada di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, juga tidak memiliki simpanan untuk membantu biaya pengobatan adiknya. “Kalau pengobatannya mungkin bisa pakai BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan). Tapi katanya ongkos untuk membawa adik saya ini ke Samarinda, jutaan juga. Saya sendiri tidak punya uang sama sekali,” akunya.

Karena tidak memiliki biaya, Indra berencana akan membawa adiknya untuk ikut menumpang bersama dirinya di indekos pamannya di kawasan Kilometer 5 Tanjung Redeb. Sebab, Indra yang mengaku hanya bekerja sebagai kuli kayu di Kampung Kasai, selama ini memang hanya ikut menumpang di indekos pamannya, jika sedang berada di Tanjung Redeb. “Yang saya bingung, karena patah tulang di bahunya itu belum diapa-apakan, bagaimana kalau nanti kondisinya makin parah. Karena harusnya segera dirujuk ke Samarinda, tapi kami tidak punya apa-apa. Belum lagi kalau nanti harus ganti perban dan lainnya, harus ada yang menjaga 24 jam. Sementara saya juga harus kerja, karena saya masih banyak utang sama bos saya di Kasai. Bingung saya,” ungkapnya.

Ditambahkan Hamzah, rekan korban yang juga sama-sama perantau dari Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, mengaku sangat ingin membantu korban. Namun dirinya yang sudah berkeluarga dan tidak punya kemampuan secara ekonomi, juga tak bisa berbuat banyak. Bahkan, ujar dia, sepeda motor yang dikendarai korban, adalah sepeda motor pinjaman. Sehingga, korban dan keluarganya juga harus menanggung biaya perbaikan sepeda motor pinjaman tersebut yang juga rusak parah. “Kalau mengharapkan orangtuanya, kasihan juga. Saya kenal sekali orangtua anak ini, orang susah juga di kampung,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Abdul Rivai Nurmin Baso, mengakui jika pasien atas nama Risno Amrin, korban kecelakaan yang mengalami patah tulang, sudah diperbolehkan pulang kemarin. Kakak korban, lanjut dia, juga sudah menandatangani persetujuan untuk meninggalkan rumah sakit. “Sebenarnya harus dirujuk. Tapi keluarganya belum bisa,” singkat Nurmin. 

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 29 November 2020 19:20

Dorong Kembangkan Ekonomi Kreatif

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengatakan, pandemi…

Minggu, 29 November 2020 19:19

Sayangkan Kampanye Isu SARA

TANJUNG REDEB – Tahapan kampanye Pilkada 2020 masih berjalan. Dua…

Minggu, 29 November 2020 19:18

Tambah Penerbangan Jelang Libur Nataru

TANJUNG REDEB – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Berau,…

Sabtu, 28 November 2020 20:41

Telusuri Sumber Penularan Berau 468

TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, hingga kini belum…

Sabtu, 28 November 2020 20:40

GAPU Kawal Dugaan Politik Uang

TANJUNG REDEB - Gerakan Anti Politik Uang (GAPU) Berau tegas…

Sabtu, 28 November 2020 20:38

Tingkatkan Kapasitas Pegawai, Hadirkan Trainer Teknologi Pikiran

TANJUNG REDEB - Jasa Raharja Samarinda terus berupaya meningkatkan layanan…

Jumat, 27 November 2020 21:26

Minta Bawaslu Tegas Kuasa Hukum Paslon 1 Beberkan Kronologi Laporan Dugaan Pelanggaran

TANJUNG REDEB – Tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) nomor…

Jumat, 27 November 2020 21:24

Pembangunan Turap, Tunggu Anggaran Membaik

TANJUNG REDEB – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membangun turap…

Kamis, 26 November 2020 20:02

Kapan Sadarnya Sih....!! Prokes Ada yang Dilanggar

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi, melakukan…

Kamis, 26 November 2020 20:01

Beri Bantuan, Paslon 2 Dilaporkan

TANJUNG REDEB – Kuasa hukum pasangan calon (Paslon) bupati dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers