MANAGED BY:
RABU
08 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 25 Juni 2020 19:38
Meski Tanpa Gejala, Ada Kelainan di Paru-Paru

Kondisi Klinis Pasien Covid-19 dari Penjelasan dr Robert Naiborhu Sp.P

TIM MEDIS: Dokter Spesialis Paru, dr Robert Naiborhu Sp.P, salah satu dokter yang menangani pasien corona di RSUD dr Abdul Rivai Tanjung Redeb.

PROKAL.CO,

Jumlah kasus positif Covid-19 di Berau mencapai 43 kasus. Rata-rata diantaranya tidak menunjukkan gejala yang serius. Gejala yang dialami batuk, pilek dan sakit tenggorokan. Namun tahukah Anda bahwa ada yang sangat berubah ketika virus corona itu menyerang korbannya.

Marta, Tanjung Redeb

Awal kemunculan virus corona di Indonesia, banyak yang menganggap wabah itu adalah rekayasa. Sebab saat itu belum banyak yang dinyatakan terjangkit, adapun ketika ada yang dinyatakan terjangkit justru tidak menunjukkan gejala sakit yang serius, seserius bahaya virus itu sendiri.

Dokter Spesialis Paru, dr Robert Naiborhu Sp.P, memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait mengapa hampir seluruh pasien yang dinyatakan positif Covid-19, khususnya yang dirawat di RSUD dr Abdul Rivai tidak menunjukkan gejala atau sakit yang parah. Secara umum mereka hanya mengalami batuk, sakit tenggorokan dan pilek.

Dalam penjelasannya, dokter yang menangani pasien Covid-19 di RSUD dr Abdul Rivai ini, menyebut jika seseorang terinfeksi virus corona maka organ tubuh vitalnya, terutama paru-paru akan mengalami perubahan yang sangat drastis. “Meski tampak seperti orang sehat yang dapat melakukan aktivitas, namun kondisi paru-paru pasien telah mengalami perubahan. Sehingga muncullah kriteria pasien Orang Tanpa Gejala (OTG)," jelasnya, saat berbincang-bincang dengan Berau Post, kemarin (24/6).

"Pada umumnya gejala mereka semua sama, sakit tenggorokan, batuk dan pilek. Kemudian ketika kita lakukan rontgen pada thorax atau paru-parunya, maka di situ baru kita bisa lihat ada kelainan. Pada rontgen thorax mereka itu akan tampak bercak putih, itu yang dinamakan pneumonia. Pneumonia sendiri bisa berasal dari virus atau bakteri," lanjutnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 08 Juli 2020 21:06

BPN 232 Satu Pesawat dengan Berau 44

TANJUNG REDEB - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Balikpapan mengumumkan tambahan…

Rabu, 08 Juli 2020 21:03

Formasi CPNS Tetap Diusulkan

TANJUNG REDEB - Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP)…

Rabu, 08 Juli 2020 21:00

Sumber Penularan Belum Ditemukan, Berau Tambah Satu Pasien Positif

TANJUNG REDEB - Pasien positif corona di Kabupaten Berau bertambah…

Selasa, 07 Juli 2020 19:26

Gugus Tugas Siapkan Payung Hukum

TANJUNG REDEB - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Berau kembali…

Selasa, 07 Juli 2020 19:24

Perpendek Akses Menuju Kebun

TANJUNG REDEB - Menjawab kebutuhan warga kampung Long Lanuk, Kecamatan…

Selasa, 07 Juli 2020 19:21

Jangan Saklek, Perusahaan Diminta Bijaksana

TANJUNG REDEB – Masyarakat Kampung Gurimbang dan sekitarnya, kembali meminta…

Selasa, 07 Juli 2020 19:19

Jaksa Masih Teliti Berkas

TANJUNG REDEB - Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau kembali menerima berkas…

Senin, 06 Juli 2020 19:35

Bantuan Terkumpul Rp 140 Juta

TANJUNG REDEB - Muhammad Insanul Zaherud Daulah. Bocah berusia 8…

Senin, 06 Juli 2020 19:32

Rencana Turap, Terbangun Jalan

TANJUNG REDEB – Lanjutan pembangunan turap di Kelurahan Gunung Tabur,…

Senin, 06 Juli 2020 19:31

Bakal Copot Anggota yang Tak Netral

TANJUNG REDEB – Jelang pelaksanaan Pilkada Berau 2020 Desember nanti,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers