MANAGED BY:
SELASA
29 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 02 Juli 2020 19:16
Masyarakat Bisa Lapor Ketua RT

Jika Ada Pelaku Perjalanan yang Tidak Isolasi Mandiri

Iswahyudi

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 maupun Dinas Kesehatan Berau telah memperingatkan pelaku perjalanan dari daerah berisiko yang masuk ke wilayah Berau agar melakukan karantina atau isolasi mandiri.

Namun pada kenyataannya, masih ada warga yang tidak mengindahkan aturan tersebut. Seperti yang dilaporkan salah seorang warga Jalan Singkuang, Tanjung Redeb, benisial HS kepada Berau Post, terkait adanya pelaku perjalanan yang tidak melakukan isolasi usai tiba dari luar daerah.

“Sepengetahuan saya dia ini baru tiba dari salah satu kota di Kalimantan Selatyan. Tapi baru dua hari tiba, sudah keluyuran ke mana-mana. Bahkan sudah kembali beraktivitas seperti biasanya,” ungkap HS, melalui WhatsApp, Rabu (1/7).

Menurut HS, pelaku perjalanan yang merupakan tetangganya tersebut, melakukan perjalanan dari Kalsel menggunakan travel. HS khawatir, jika pelaku perjalanan tersebut tidak mengindahkan aturan karantina mandiri, sementara saat berada di luar daerah yang bersangkutan ini terpapar virus, maka akan menularkan ke orang-orang sekitarnya. “Saya takut saja kalau memang orang ini positif. Bisa saja menularkan. Kalau kami yang tahu dia dari luar kota bisa saja jaga jarak, bagaimana dengan yang tidak tahu?" sambungnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Berau Iswahyudi mengatakan, jika ada pelaku perjalanan yang tidak patuh melakukan isolasi mandiri setelah melakukan perjalanan, masyarakat setempat yang mengetahui \bisa melaporkan hal itu kepada ketua RT setempat. “Laporkan kepada ketua RT. Karena ketua RT bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga. Nanti akan ditangani ketua RT setempat, diperingati untuk melakukan karantina mandiri,” jelas Iswahyudi, kemarin (1/7).

Iswahyudi juga mengingatkan, masyarakat yang mengetahui atau mencurigai pelaku perjalanan berpotensi terpapar, agar sementara waktu tidak melakukan interaksi dengan bersangkutan. Dia juga menekankan agar masyarakat yang baru melakukan perjalanan agar melakukan isolasi secara mandiri selama 14 hari. Sebab masa inkubasi virus corona bisa terdeteksi dalam jangka waktu 2 minggu.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 28 September 2020 20:27

3 Pasien Klaster Pertanahan Sembuh

TANJUNG REDEB- Kepala Dinas Kesehatan Berau Iswahyudi, kembali merilis informasi…

Senin, 28 September 2020 20:26

Tetapkan 5 Titik Lokasi Pemasangan APK

WALAU masih menunggu pengajuan calon pengganti dari salah satu pasangan calon…

Senin, 28 September 2020 20:25

KPU Masih Tunggu Calon Pengganti

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau masih menunggu…

Senin, 28 September 2020 20:25

Hari Ini Langsung Kumpulkan Pimpinan OPD

TANJUNG REDEB – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Berau Muhammad Ramadhan,…

Minggu, 27 September 2020 20:57

Pelaku Perjalanan Tambah Tiga Kasus

TANJUNG REDEB – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Berau bertambah…

Minggu, 27 September 2020 20:56

BLT Tahap III Segera Cair

TANJUNG REDEB – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau memastikan…

Minggu, 27 September 2020 20:55

KPU Temukan Ribuan Pemilih TMS

TANJUNG REDEB – Jumlah pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) kode…

Minggu, 27 September 2020 20:53

Pjs Bupati Berau Dikukuhkan

SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mengukuhkan M…

Sabtu, 26 September 2020 19:55

Satu Pasien Covid-19 asal Berau Meninggal

TANJUNG REDEB - Kabar duka kembali datang dari pasien Covid-19.…

Sabtu, 26 September 2020 19:38

Pasien Covid-19 Melahirkan di RSUD

TANJUNG REDEB – Seorang pasien yang positif terkonfirmasi Covid-19 di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers