MANAGED BY:
SENIN
28 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 07 Juli 2020 19:19
Jaksa Masih Teliti Berkas
Mosezs Sahat Reguna

Sebelumnya, Kejari Berau menganggap berkas tersebut belum memenuhi petunjuk Jaksa. Tindak pidana dugaan pemerasan yang menyeret Camat Segah, Eben Ezer Hutabarat, dan Kepala Kampung Gunung Sari, Turmin, itu pun sempat dikembalikan dua kali. Pelimpahan berkas perkara tahap I sudah diterima Jaksa pada 30 April lalu, itu setelah diterima SPDP pada 3 April lalu.

Kemudian dikembalikan kepada penyidik (P-19) 15 Mei lalu, beserta petunjuk jaksa. Kemudian saat selesai dilengkapi penyidik, Jaksa kembali menerima berkas perkara tersebut pada 8 Juni lalu. Tetapi, lagi-lagi Jaksa menganggap petunjuk Jaksa belum juga terpenuhi. Sehingga untuk kali kedua berkas dikembalikan kepada penyidik pada 10 Juni.

Dalam perkara ini, penyidik juga sudah memeriksa beberapa saksi. Terutama dari kelompok tani yang lahannya akan dibebaskan, serta pihak perusahaan yang menyepakati harga pembebasan lahan tersebut.

Berdasarkan kronologis penangkapan, tersangka Turmin diamankan oleh Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli Kabupaten Berau 31 Maret 2020. Dari hasil pengembangan kemudian diamankan tersangka Eben, 1 April 2020. Keduanya sama-sama diamankan di Kecamatan Segah beserta uang tunai Rp 252.250.000. Serta barang bukti lainnya seperti empat lembar bukti setoran tunai di BNI Cabang Tanjung Redeb, dengan masing-masing tiga lembar bukti setoran kepada tersangka Turmin dan satu lembar bukti setoran tunai kepada tersangka Eben.

Polisi juga mengamankan buku tabungan BNI dan satu buah kartu ATM BNI milik Turmin, satu bandel rekening koran, satu buah berkas dokumen Surat Keputusan Pengangkatan Penyelenggara Negara, dan satu buah berkas dokumen Surat Keputusan pengangkatan PNS.

Dalam kasus ini, para tersangka dijerat Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 KUHP. Dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup, atau paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun. Pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. (mar/har)

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 27 September 2020 20:57

Pelaku Perjalanan Tambah Tiga Kasus

TANJUNG REDEB – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Berau bertambah…

Minggu, 27 September 2020 20:56

BLT Tahap III Segera Cair

TANJUNG REDEB – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau memastikan…

Minggu, 27 September 2020 20:55

KPU Temukan Ribuan Pemilih TMS

TANJUNG REDEB – Jumlah pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) kode…

Minggu, 27 September 2020 20:53

Pjs Bupati Berau Dikukuhkan

SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mengukuhkan M…

Sabtu, 26 September 2020 19:55

Satu Pasien Covid-19 asal Berau Meninggal

TANJUNG REDEB - Kabar duka kembali datang dari pasien Covid-19.…

Sabtu, 26 September 2020 19:38

Pasien Covid-19 Melahirkan di RSUD

TANJUNG REDEB – Seorang pasien yang positif terkonfirmasi Covid-19 di…

Sabtu, 26 September 2020 19:38

Berharap Bisa Beroperasi 24 Jam

TANJUNG REDEB – Keinginan masyarakat Pulau Maratua menikmati listrik PLN…

Sabtu, 26 September 2020 19:35

Muharram Digantikan Istri

TANJUNG REDEB – Tak butuh waktu lama bagi koalisi partai…

Sabtu, 26 September 2020 19:34

Disidak Wabup, Akui Ada Proyek yang Terhambat

TANJUNG REDEB – Jelang masa cuti karena mengikuti pilkada, Wakil…

Jumat, 25 September 2020 19:59

Tetapkan Empat Zona Kampanye

TANJUNG REDEB – Memasuki tahapan kampanye, bupati dan wakil bupati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers