MANAGED BY:
SENIN
28 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 07 Juli 2020 19:24
Perpendek Akses Menuju Kebun

Pemkab Wacanakan Bangunkan Jembatan di Long Lanuk

CARI SOLUSI: Wakil Bupati Berau Agus Tantomo memimpin rapat terbatas bersama PT Berau Coal dan Kepala Kampung Long Lanuk, terkait akses warga Long Lanuk menuju kebun. Sementara jembatan yang dibangun Berau Coal dianggap jauh oleh warga Long Lanuk.

Terkait jangka panjangnya, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) diharapkan membuat perencanaan jembatan menuju kebun warga.

Sementara itu, Kepala Kampung Long Lanuk, Solaiman berharap kesepakatan ini direalisasikan, terutama pembangunan jembatan. Sebab akses itu di butuhkan untuk perekonomian dan pengembangan kampung. “Hanya di Long Lanuk seberang itulah arah pengembangan kampung kami. Akses itu juga untuk menghubungkan warga Nyapa Indah,” kata Solaiman.

Karena itu, untuk sementara Solaiman meminta warga Kampung Long Lanuk yang ingin ke kebun diberi kesempatan melintas di jalan hauling dan jembatan produksi. Namun bagi warga yang ingin ke Tanjung Redeb, tetap melalui jembatan Agathis yang sudah dibangun Berau Coal. “Jadi memang pada dasarnya kami tidak terlalu setuju untuk menggunakan ketinting kecuali terpaksa. Tetapi untuk mendukung program ini kami akan arahkan warga yang menuju ke Tanjung tetap lewat jembatan yang baru. Tetapi untuk akses menuju kebun tetap akan menggunakan jembatan hauling  dengan pengawalan,” jelasnya.

Solaiman juga berharap, ke depannya pihak perusahaan dan Kampung Long Lanuk tetap bekerja sama dengan mengedepankan komunikasi.

Memang sebelumnya, sudah sempat dikomunikasikan dengan pihaknya soal pembangunan jembatan agathis, dan ia mengusulkan jembatan itu harus titiknya berada di tengah antara kampung tumbit dayak dan long lanuk. Namun kesepakatan lain muncul dan sampai hari ini MoU itu tidak ia tanda tangani. Karena pihaknya tidak setuju dengan adanya jembatan itu, harusnya dengan kepala kampung tidak tandatangan itu mestinya menjadi referensi buat PT Berau Coal. Untuk diposisikan di tengah.

“Jadi akhirnya tidak menjawab kebutuhan kami, makanya kami tetap masih mau melewati hauling  karena jalur tersebut kami anggap untuk bisa menumbuhkembangkan ekonomi masyarakat setempat,” bebernya.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 27 September 2020 20:57

Pelaku Perjalanan Tambah Tiga Kasus

TANJUNG REDEB – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Berau bertambah…

Minggu, 27 September 2020 20:56

BLT Tahap III Segera Cair

TANJUNG REDEB – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau memastikan…

Minggu, 27 September 2020 20:55

KPU Temukan Ribuan Pemilih TMS

TANJUNG REDEB – Jumlah pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) kode…

Minggu, 27 September 2020 20:53

Pjs Bupati Berau Dikukuhkan

SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mengukuhkan M…

Sabtu, 26 September 2020 19:55

Satu Pasien Covid-19 asal Berau Meninggal

TANJUNG REDEB - Kabar duka kembali datang dari pasien Covid-19.…

Sabtu, 26 September 2020 19:38

Pasien Covid-19 Melahirkan di RSUD

TANJUNG REDEB – Seorang pasien yang positif terkonfirmasi Covid-19 di…

Sabtu, 26 September 2020 19:38

Berharap Bisa Beroperasi 24 Jam

TANJUNG REDEB – Keinginan masyarakat Pulau Maratua menikmati listrik PLN…

Sabtu, 26 September 2020 19:35

Muharram Digantikan Istri

TANJUNG REDEB – Tak butuh waktu lama bagi koalisi partai…

Sabtu, 26 September 2020 19:34

Disidak Wabup, Akui Ada Proyek yang Terhambat

TANJUNG REDEB – Jelang masa cuti karena mengikuti pilkada, Wakil…

Jumat, 25 September 2020 19:59

Tetapkan Empat Zona Kampanye

TANJUNG REDEB – Memasuki tahapan kampanye, bupati dan wakil bupati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers