MANAGED BY:
JUMAT
07 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 10 Juli 2020 20:05
Pedagang Pasar Subuh Tetap Jaga Jarak

Siapkan Sanksi Tegas bagi yang Tidak Disiplin

TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN: Gugus tugas Covid-19 menginstruksikan agar pedagang pasar subuh di Pasar Sanggam Adji Dilayas tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti jaga jarak.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Aktivitas pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas masih menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya menerapkan jaga jarak antar-pedagang di pasar subuh.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, Wiyati, menyebut sesuai instruksi bupati Berau, untuk saat ini aktivitas di pasar masih tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Keinginan pedagang pasar subuh untuk kembali berdagang seperti biasanya belum diperkenankan. “Jadi masih tetap harus jaga jarak dari pedagang satu dengan lainnya. Sehingga tidak ada pembeli yang berkerumun,” tegas Wiyati.

Wiyati menegaskan, saat ini pihaknya memang harus mengefektifkan pendekatan persuasif terhadap pedagang di pasar tersebut agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker saat masuk ke area pasar. “Memang untuk tindakan seperti sanksiitu sejauh ini belum dilaksanakan. Bukan berarti ke depan sanksi tegas tidak diberlakukan. Malah justru sanksi perlu dilakukan,” katanya.

Namun pihaknya selalu mengimbau masyarakat khususnya pedagang maupun pembeli di pasar sadar pentingnya protokol kesehatan. “Itulah kondisi yang saat ini sedang dialami. Masyarakat dan pedagang belum sepenuhnya menyadari bahwa kegunaan masker untuk menjaga kesehatan dirinya itu dianggap sepele. Karena tidak merasakan secara langsung,” jelasnya.

Dikkatakannya, jika ditemukan pedagang tidak menggunakan masker tentu akan diberikan peringatan pertama hingga tiga kali. Jika tidak mengindahkan, sebaiknya jangan berjualan dulu selama beberapa hari. Supaya bisa menjadi beban untuk pedagang lainnya dan tidak menganggap bahwa hal ini hanya sekadar anjuran.

“Tentu hal itu akan kita terapkan nantinya. Tetapi perlu koordinasi dengan gugus tugas. Apakah dengan tindakan yang kita ambil ini akan berdampak lebih baik. Mengenai denda uang itu belum, karena kita berharap sanksi tidak membebankan pedagang,” jelasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 06 Agustus 2020 19:59

Penerima Bantuan UMKM Direvisi

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau…

Kamis, 06 Agustus 2020 19:57

Sembilan Pasien Selesai Isolasi

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Berau kembali merilis perkembangan kasus…

Kamis, 06 Agustus 2020 19:57

Siapkan Rumah Isolasi Mandiri

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi, mengatakan pasien…

Kamis, 06 Agustus 2020 19:56

Antisipasi Kolaps, Berau Coal Turunkan Volume Produksi

TANJUNG REDEB - Beberapa waktu lalu, perusahaan tambang terbesar di…

Rabu, 05 Agustus 2020 19:25

PBB Resmi Gabung Paslon Seri-Agus

TANJUNG REDEB – Partai Bulan Bintang (PBB) resmi mendukung pasangan…

Rabu, 05 Agustus 2020 19:19

Perketat Pengawasan Pelaku Cuti, BLT Tahap Tiga Ditarget Cair Pertengahan Agustus

TANJUNG REDEB – Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap tiga dari…

Rabu, 05 Agustus 2020 19:17

Tambah Enam Kasus dari Kontak Erat

TANJUNG REDEB - Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Berau terus…

Selasa, 04 Agustus 2020 20:25

Dana BOS Bisa untuk Kuota Internet

TANJUNG REDEB – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, memastikan…

Selasa, 04 Agustus 2020 19:58

Satu Sembuh, 9 Pasien Masih Perawatan

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau mengumumkan seorang pasien…

Selasa, 04 Agustus 2020 19:51

Amankan Ratusan Botol Miras dan Dua Pelaku

TANJUNG REDEB - Polres Berau merilis pengungkapan peredaran minuman keras…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers