MANAGED BY:
SABTU
23 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 10 Juli 2020 20:05
Pedagang Pasar Subuh Tetap Jaga Jarak

Siapkan Sanksi Tegas bagi yang Tidak Disiplin

TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN: Gugus tugas Covid-19 menginstruksikan agar pedagang pasar subuh di Pasar Sanggam Adji Dilayas tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti jaga jarak.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Aktivitas pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas masih menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya menerapkan jaga jarak antar-pedagang di pasar subuh.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, Wiyati, menyebut sesuai instruksi bupati Berau, untuk saat ini aktivitas di pasar masih tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Keinginan pedagang pasar subuh untuk kembali berdagang seperti biasanya belum diperkenankan. “Jadi masih tetap harus jaga jarak dari pedagang satu dengan lainnya. Sehingga tidak ada pembeli yang berkerumun,” tegas Wiyati.

Wiyati menegaskan, saat ini pihaknya memang harus mengefektifkan pendekatan persuasif terhadap pedagang di pasar tersebut agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker saat masuk ke area pasar. “Memang untuk tindakan seperti sanksiitu sejauh ini belum dilaksanakan. Bukan berarti ke depan sanksi tegas tidak diberlakukan. Malah justru sanksi perlu dilakukan,” katanya.

Namun pihaknya selalu mengimbau masyarakat khususnya pedagang maupun pembeli di pasar sadar pentingnya protokol kesehatan. “Itulah kondisi yang saat ini sedang dialami. Masyarakat dan pedagang belum sepenuhnya menyadari bahwa kegunaan masker untuk menjaga kesehatan dirinya itu dianggap sepele. Karena tidak merasakan secara langsung,” jelasnya.

Dikkatakannya, jika ditemukan pedagang tidak menggunakan masker tentu akan diberikan peringatan pertama hingga tiga kali. Jika tidak mengindahkan, sebaiknya jangan berjualan dulu selama beberapa hari. Supaya bisa menjadi beban untuk pedagang lainnya dan tidak menganggap bahwa hal ini hanya sekadar anjuran.

“Tentu hal itu akan kita terapkan nantinya. Tetapi perlu koordinasi dengan gugus tugas. Apakah dengan tindakan yang kita ambil ini akan berdampak lebih baik. Mengenai denda uang itu belum, karena kita berharap sanksi tidak membebankan pedagang,” jelasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 29 November 2020 19:20

Dorong Kembangkan Ekonomi Kreatif

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengatakan, pandemi…

Minggu, 29 November 2020 19:19

Sayangkan Kampanye Isu SARA

TANJUNG REDEB – Tahapan kampanye Pilkada 2020 masih berjalan. Dua…

Minggu, 29 November 2020 19:18

Tambah Penerbangan Jelang Libur Nataru

TANJUNG REDEB – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Berau,…

Sabtu, 28 November 2020 20:41

Telusuri Sumber Penularan Berau 468

TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, hingga kini belum…

Sabtu, 28 November 2020 20:40

GAPU Kawal Dugaan Politik Uang

TANJUNG REDEB - Gerakan Anti Politik Uang (GAPU) Berau tegas…

Sabtu, 28 November 2020 20:38

Tingkatkan Kapasitas Pegawai, Hadirkan Trainer Teknologi Pikiran

TANJUNG REDEB - Jasa Raharja Samarinda terus berupaya meningkatkan layanan…

Jumat, 27 November 2020 21:26

Minta Bawaslu Tegas Kuasa Hukum Paslon 1 Beberkan Kronologi Laporan Dugaan Pelanggaran

TANJUNG REDEB – Tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) nomor…

Jumat, 27 November 2020 21:24

Pembangunan Turap, Tunggu Anggaran Membaik

TANJUNG REDEB – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membangun turap…

Kamis, 26 November 2020 20:02

Kapan Sadarnya Sih....!! Prokes Ada yang Dilanggar

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi, melakukan…

Kamis, 26 November 2020 20:01

Beri Bantuan, Paslon 2 Dilaporkan

TANJUNG REDEB – Kuasa hukum pasangan calon (Paslon) bupati dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers