MANAGED BY:
SENIN
21 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

KOMBIS

Sabtu, 08 Agustus 2020 19:52
Prosesi Adat Harus Tetap Dipertahankan
LESTARI: Agus Tantomo mengikuti prosesi adat di Tanjung Batu, serta mengenakan pakaian dayak pada puncak Proklamasi HUT RI.

PROKAL.CO,

SECARA bergantian selama 12 bulan, ada saja kegiatan budaya dan adat yang digelar masyarakat.  Baik warga yang ada di pesisir pantai, di pulau, di pedalaman, maupun dua kesultanan, Sambaliung dan Gunung Tabur. Ini adalah aset besar yang harus dipertahankan.

Di Talisayan misalnya, ada perayaan yang dinamakan Buang Nahas. Ini sudah lama ada. Prosesi sederhana, bagi wabup Agus Tantomo, adalah sebuah prosesi yang bisa menjadi daya tarik wisata. Tak jauh beda dengan prosesi Mappanretasi (bahasa Bugis Mappanre dan Tasi), atau lebih dikenal dengan Pesta Laut atau Pesta Pantai, adalah sebuah festival adat suku Bugis yang diturunkan secara turun-temurun dan dilaksanakan setiap bulan April di Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Di Tanjung Batu, Ibu Kota Kecamatan Pulau Derawan pun demikian. Ada prosesi melarung persembahan ke laut, dengan harapan warga tetap diberikan kesehatan dan sebagai ungkapan rasa syukur warga, yang umumnya adalah nelayan. Doanya tetap pada ajaran agama yang diyakini.

Secara perorangan di Pulau Derawan, masih sering dilakukan warga. Prosesi ini menarik dan bisa menjadi pemikat bagi wisata. Tinggal bagaimana menyesuaikan kalender kegiatan warga, agar bisa disaksikan. Sebab, prosesinya berlangsung cepat.

Di wilayah pedalaman, menurut wabup Agus Tantomo juga begitu. Mulai dari Kampung Bena Baru, Kampung Merasa, Kampung Tepian Buah, dan hampir semua kampung dalam wilayah Segah dan Kelay, punya prosesi adat yang dilaksanakan setiap tahunnya. “Ini yang harus dikemas dengan baik dan dikembangkan secara terus-menerus dari generasi ke generasi,” ungkapnya.

Ia yakin, prosesi adat ‘Baturunan’ ataupun ‘Pallas Banua’ di kekerabatan Kesultanan Sambaliung dan Gunung Tabur, ada yang lebih meriah lagi yang pernah dilaksanakan sejak dahulu. “Pernah saya menyaksikan prosesi itu berlangsung meriah, dengan perahu berbalut kain kuning, menyeberangi Sungai Segah,” ujar Agus Tantomo.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 21 Januari 2020 10:14

Bekali Calon Jamaah sebelum Berangkat ke Tanah Suci

TANJUNG REDEB – Trevel Ibadah Umrah dan Haji Plus PT…

Sabtu, 28 Desember 2019 12:22

Rumah Roti Talisayan

TALISAYAN- Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kalimantan Timur terus berupaya meningkatkan…

Sabtu, 28 Desember 2019 11:51

Bantu Korban Banjir

TANJUNG REDEB – Banjir yang terjadi di Kampung Tumbit Melayu,…

Jumat, 27 Desember 2019 10:21

Khitanan Berkah 2019

MARATUA – Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kalimantan Timur menggelar khitanan…

Sabtu, 21 Desember 2019 10:22

Bapenda Serahkan Hadiah Utama

TANJUNG REDEB - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau serahkan hadiah…

Kamis, 19 Desember 2019 10:34

Terus Mengabdi untuk Kemanusiaan

TANJUNG REDEB – Palang Merah Remaja (PMR) Berau tingkat Madya…

Kamis, 19 Desember 2019 10:33

Bapenda Gelar Sosialisasi Pemungutan Pajak dan Retribusi

TANJUNG REDEB – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau menggelar…

Rabu, 18 Desember 2019 13:58

PDAM Tirta Segah Berkinerja Terbaik

TANJUNG REDEB – Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum…

Rabu, 18 Desember 2019 13:51

Giliran Pegawai Dinas Pendidikan Periksa Kesehatan

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali pemeriksaan kesehatan pegawai…

Senin, 16 Desember 2019 10:48

Pengurus Cabang IAI Berau Periode 2019-2023 Dilantik

TANJUNG REDEB – Ketua dan pengurus cabang Ikatan Apoteker Indonesia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers