MANAGED BY:
SABTU
19 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 09 Agustus 2020 19:50
RSUD Batalkan Pengadaan Alat PCR
Ilustrasi

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai membatalkan pengadaan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk pemeriksaan Covid-19. Itu dipastikan Direktur RSUD dr Abdul Rivai, Nurmin Baso, kemarin (8/8).

Dikatakan Nurmin, sebelumnya pihaknya memang merencanakan pengadaan alat tersebut. Namun, saat ini dinilai sudah tak akan dibeli. Pasalnya, selain pengadaan alat PCR, ada beberapa persyaratan yang dipenuhi. Seperti menyiapkan ruangan khusus sesuai standar Biosafety Level 2 (BSL 2). Selain itu izin operasional harus dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hal itu lah yang mendasari pembatalan pengadaan alat PCR.

“Sudah tidak dibeli. Apalagi cartridge TCM juga sudah ada, sementara sedang dalam pengiriman. Akan ada sekitar 120 cartridge TCM yang datang nanti,” ujarnya.

Sebelumnya pengadaan PCR ini direncanakan melalui anggaran penanganan Covid-19 yang diajukan di tahap tiga sebesar Rp 8,4 miliar. Sementara anggaran yang dibutuhkan untuk pengadaan alat PCR itu sekitar Rp 1,5 miliar. Bahkan sudah diajukan ke Pemkab Berau. Namun karena tidak jadi pengadaannya sehingga akan menjadi SiLPA. Artinya, sisa lebih pembiayaan anggaran dan disetorkan kembali ke kas daerah. “Akan jadi SiLPA,” katanya.

Terlebih, lanjut Nurmin jika alat tersebut didatangkan, pihaknya juga masih harus menentukan harga untuk sekali PCR. Pasalnya, di setiap daerah harga PCR selalu berbeda. Ia membandingkan dengan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, mencapai Rp 1,9 juta. Sedangkan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) sekitar Rp 1,6 juta.

Menurutnya, perbedaan harga tersebut kemungkinan dipengaruhi harga reagen PCR yang direkomendasikan Kementrerian Kesehatan (Kemenkes). “Jadi harga satu kali pemeriksaan PCR di Berau akan jauh lebih mahal. Karena jarak dan biaya pengiriman reagen itu. Kemungkinan berkisar Rp 2 juta sekali PCR,” imbuhnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2020 19:52

Hasil Tes Kesehatan Tidak Menggugurkan Pencalonan

TANJUNG REDEB - Pemeriksaan kesehatan yang dijalani para bakal calon…

Kamis, 10 September 2020 19:51

Lion Air Buka Rute ke Kalimarau

TANJUNG REDEB – Pesawat Lion Air akhirnya resmi beroperasi di…

Kamis, 10 September 2020 19:48

Minta Paslon Patuhi Protap Kesehatan

TANJUNG REDEB - Kapolres Berau, AKBP Edy Setyanto Erning, tegas…

Kamis, 10 September 2020 19:46

Bupati Berau Terkonfirmasi Covid-19

TANJUNG REDEB - Kabar mengejutkan datang dari Bupati Berau, Muharram.…

Rabu, 09 September 2020 20:17

Tambah 8 Kasus Konfirmasi

TANJUNG REDEB - Kasus terkonfirmasi virus corona (Covid-19) di Bumi…

Rabu, 09 September 2020 18:50

Dinkes Belum Terima Keluhan

TANJUNG REDEB - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dikabarkan…

Rabu, 09 September 2020 18:47

Seri - Agus Diperiksa 8 Jam

TANJUNG REDEB - Setelah mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum…

Selasa, 08 September 2020 19:35

Satgas RT Perlu Regulasi

TANJUNG REDEB – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr…

Selasa, 08 September 2020 19:30

Sita 27,93 Gram Sabu dari Seorang Mekanik

TANJUNG REDEB- Seorang mekanik berinisial BAH terpaksa berurusan dengan pihak…

Selasa, 08 September 2020 19:29

Cegah Covid-19, Berlakukan Akses Satu Pintu

TANJUNG REDEB – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Berau terus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers