MANAGED BY:
SENIN
21 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 11 Agustus 2020 19:52
Khawatir Ada Kalster Baru

Sekolah Dibuka, Dinkes Sarankan hanya Daerah Risiko Rendah

SEKOLAH BISA DIBUKA: Sekolah di wilayah zona kuning diizinkan melakukan pembelajaran tatap muka. Tetapi dibutuhkan konsitensi untuk menjalankan protokol kesehatan yang lebih ketat. Foto aktivitas sekolah di Berau sebelum pandemi.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Wacana pembukaan kembali sekolah di tengah pandemi Covid-19 direspons Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau. Menurut Kepala Dinkes Berau, Iswahyudi, kebijakan pemerintah yang mengizinkan pembelajaran tatap muka di wilayah zona kuning memang memungkinkan dilakukan, termasuk di Kabupaten Berau. Namun ia mengingatkan sangat perlu berhati-hati jika kebijakan itu diterapkan.

Bahkan menururut Iswahyudi, jika pembelajaran sistem dalam jaringan (daring) masih memungkinkan, sebaiknya dilanjutkan saja. Namun, jika sekiranya sistem daring dianggap menyulitkan, ia menyarakan pembelajaran tatap muka hanya dilakukan di wilayah yang berisiko rendah.

“Berau berada di zona kuning. Masih memungkinkan (pembelajaran tatap muka), cuman memang harus hati-hati banget. Kalaupun sekolah harus di buka, baiknya prioritaskan daerah-daerah pedesaan, yang tidak ada kasus terkonfirmasi. Sedangkan di perkotaan baiknya daring saja dulu,” ujarnya, Senin (10/8). “Sebab dikhawatirkan akan ada klaster baru,” imbuhnya.

Menurut Iswahyudi, daerah zona kuning sifatnya masih dinamis. Karena bisa saja hari ini kuning, tetapi besoknya berubah zona merah akibat adanya tambah pasien terkonfirmasi Covid-19. Sehingga memang dibutuhkan ke hati-hatian jika kebijakan pembelajaran tatap muka diterapkan di daerah.

“Jadi prioritas pertama adalah yang di luar Tanjung Redeb, Teluk Bayur, dan Sambaliung. Yang jelas dahulukan wilayah di luar perkotaan. Kalaupun di Tanjung Redeb nanti ada sekolah di buka, paling tidak frekuensinya dikurangi dan tidak setiap hari, sebagiannya daring,” jelas Iswahyudi.

Lebih lanjut, dengan kehati-hatian tersebut, harapannya bisa meminimalisasi penyebaran dan penularan Covid-19 di Kabupaten Berau. Karena bagaimana pun, ia tak memungkiri sebenarnya sangat berisiko bagi kesehatan, tetapi di lain sisi kepentingan pembelajaran juga tak bisa dibiarkan.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2020 19:52

Hasil Tes Kesehatan Tidak Menggugurkan Pencalonan

TANJUNG REDEB - Pemeriksaan kesehatan yang dijalani para bakal calon…

Kamis, 10 September 2020 19:51

Lion Air Buka Rute ke Kalimarau

TANJUNG REDEB – Pesawat Lion Air akhirnya resmi beroperasi di…

Kamis, 10 September 2020 19:48

Minta Paslon Patuhi Protap Kesehatan

TANJUNG REDEB - Kapolres Berau, AKBP Edy Setyanto Erning, tegas…

Kamis, 10 September 2020 19:46

Bupati Berau Terkonfirmasi Covid-19

TANJUNG REDEB - Kabar mengejutkan datang dari Bupati Berau, Muharram.…

Rabu, 09 September 2020 20:17

Tambah 8 Kasus Konfirmasi

TANJUNG REDEB - Kasus terkonfirmasi virus corona (Covid-19) di Bumi…

Rabu, 09 September 2020 18:50

Dinkes Belum Terima Keluhan

TANJUNG REDEB - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dikabarkan…

Rabu, 09 September 2020 18:47

Seri - Agus Diperiksa 8 Jam

TANJUNG REDEB - Setelah mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum…

Selasa, 08 September 2020 19:35

Satgas RT Perlu Regulasi

TANJUNG REDEB – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr…

Selasa, 08 September 2020 19:30

Sita 27,93 Gram Sabu dari Seorang Mekanik

TANJUNG REDEB- Seorang mekanik berinisial BAH terpaksa berurusan dengan pihak…

Selasa, 08 September 2020 19:29

Cegah Covid-19, Berlakukan Akses Satu Pintu

TANJUNG REDEB – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Berau terus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers