MANAGED BY:
SENIN
15 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PARLEMENTARIA

Rabu, 26 Agustus 2020 18:46
Masyarakat Harus Jujur
Ahmad Rifai

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua II DPRD Berau, Ahmad Rifai, meminta masyarakat yang baru saja melakukan perjalanan dari luar daerah untuk jujur melaporkan diri kepada petugas kesehatan.

Menurutnya, kasus penambahan pasien Covid-19 yang terjadi beberapa hari ini merupakan buah ketidakjujuran oknum pelaku perjalanan yang tidak melapor, dan tidak mematuhi protokol kesehatan saat tiba di Berau.

"Hari ini kita dengar bahwa sudah ada klaster baru, yaitu klaster Gang Jeruk. Yang di mana ada empat warga setempat yang ternyata sudah positif Covid-19 tapi tidak diketahui sumber penularannya,” katanya, Selasa (25/8).

“Kita juga tidak tahu sudah berapa lama dan sama siapa saja ke empat pasien ini berinteraksi maupun melakukan kontak fisik. Ini jelas ada penyebaran yang masif. Dan itu terjadi karena masih ada warga yang tidak mengindahkan protokol kesehatan ataupun melaporkan diri jika habis bepergian keluar daerah," sambungnya.

Untuk itu, Rifai menekankan agar masyarakat untuk tidak menyepelekan protokol kesehatan, sebab pandemi saat ini mulai menyebar secara masif dan cepat.

Rifai juga menyinggung terkait adanya pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai yang terkonfirmasi positif Covid-19, setelah menjalani perawatan non Covid-19 dengan dugaan Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Saya sudah meminta informasi kepada direktur RSUD langsung, beliau bilang empat perawat yang berkontak langsung ataupun tidak dengan pasien sudah menjalani rapid test. Dari hasil yang diperoleh, satu di antaranya reaktif. Jadi semua perawat akhirnya di swab dan ini kita tunggu hasil swabnya, semoga mereka semua negatif," jelasnya.

Dikatakan Rifai, jika salah satu perawat di RSUD tersebut terkonfirmasi positif, maka kemungkinan rumah sakit ditutup sangat besar.

"Kalau satu positif maka semua ditutup. Tapi kita berharap tidak ada yang positif hasilnya. Sebab kalau sampai rumah sakit ditutup, bagaimana dengan pelayanan untuk masyarakat. Itu yang kita khawatirkan," tandasnya. (*/mrt/adv/sam)


BACA JUGA

Kamis, 11 Agustus 2022 20:17

Soal Ini, Ketua DPRD Kembali Ingatkan Pemkab Berau

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau Madri Pani kembali menekankan…

Jumat, 22 Juli 2022 20:47

Serap Aspirasi Masyarakat

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah…

Rabu, 13 Juli 2022 21:13

Harus Lebih Efisien dan Efektif

TANJUNG REDEB - Jajaran legislatif ingatkan Pemerintah Kabupaten Berau akan…

Rabu, 13 Juli 2022 21:12

Pemkab Berau Diminta Fokus Bekerja

TANJUNG REDEB - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau menggelar…

Kamis, 07 Juli 2022 20:42

Hukum adalah Panglima Tertinggi di Indonesia

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, kembali melanjutkan  sosialisasi peraturan daerah…

Rabu, 22 Juni 2022 20:21

Sinkronkran Program dan Usulan Masyarakat

TANJUNG REDEB - Komisi III DPRD Berau gelar rapat kerja…

Rabu, 22 Juni 2022 20:20

Pemkab Diminta Seriusi Pembangunan RS

TANJUNG REDEB - Jajaran legislatif cukup kecewa dengan kinerja Pemerintah…

Selasa, 21 Juni 2022 20:26

Pembahasan Raperda Pertanggungjawaban APBD Berau TA 2021, Paling Lambat Rampung Satu Bulan

TANJUNG REDEB - DPRD Berau terima Rancanangan Peraturan Daerah tentang…

Selasa, 14 Juni 2022 15:51

DPRD Godok Raperda

TANJUNG REDEB - DPRD Berau menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan…

Rabu, 19 Januari 2022 19:48

17 Raperda Masuk Propemperda 2022

TANJUNG REDEB – DewanPerwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau dan Pemerintah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers