MANAGED BY:
SELASA
18 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 01 September 2020 19:50
Daya Beli Masyarakat Turun

Nelayan Mulai Enggan untuk Melaut

MENURUN: Dinas Perikanan Berau menyebut daya beli masyarakat terhadap ikan mengalami penurunan.

TANJUNG REDEB – Memasuki adaptasi kebiasaan baru, bukan berarti semua keadaan kembali normal. Pasalnya, di tengah pandemi yang masih ada saat ini, membuat perekonomian mengalami keterpurukan.

Salah satu imbasnya adalah menurunnya penjualan ikan di Kabupaten Berau.  Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Yunda Zuliarsih menyebut, terjadi penurunan yang signifikan terhadap jual beli ikan di masyarakat.

“Daya jualnya mulai menurun, mungkin karena ekonomi yang saat ini belum membaik. Sehingga masyarakat juga jarang untuk membeli ikan,” katanya kepada awak media belum lama ini.

Saat ini, ia menyebut ikan yang dihasilkan para nelayan maupun pengusaha tambak sebenarnya cukuplah berlimpah. Namun, karena kurangnya minat masyarakat, membuat banyak ikan yang tidak laku. Kondisi inipun tak jarang membuat nelayan mulai enggan untuk melaut mencari ikan.

“Sebelum adanya wabah Covid- 19, tangkapan ikan dari nelayan sangat melimpah dan daya jual juga tinggi. Bahkan bisa sampai di kirim ke kabupaten lain,” ucapnya.

“Tapi karena minat pembeli saat ini menurun, para nelayan juga sudah mulai enggan untuk memasarkan ikan lagi,” sambungnya.

Wanita berhijab ini juga menjelaskan, persoalan yang terjadi sekarang bukan hanya tentang daya beli masyarakat. Namun, usaha perhotelan yang biasanya turut memesan ikan kepada para pengepul atau nelayan, juga saat ini mengalami penurunan permintaan yang besar.

“Sebagian hotel di Berau ada yang mengambil ikan dari salah satu pengusaha tambak yang bekerja sama dengan Dinas Perikanan. Ternyata permintaan stok dari hotel juga mulai mengalami penurunan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dengan kondisi tersebut, Diskan Berau tak tinggal diam. Yunda menuturkan, sebagai instansi terkait pihaknya berupaya untuk membantu para nelayan memasarkan tangkapan ikannya.

“Kami bantu pemasarannya. Karena jika mereka tidak mau mencari ikan, maka perekonomian mereka akan susah, khususnya pekerja asli nelayan,” imbuhnya. (*/aky/arp)

 

 

 



BACA JUGA

Rabu, 12 Januari 2022 17:04

1.000 UMKM Tak Cairkan BPUM

TANJUNG REDEB - Sejak 31 Desember 2021 lalu, Bantuan Produktif…

Rabu, 12 Januari 2022 16:58

Optimalkan Pajak Daerah

TANJUNG REDEB – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau kembali berkomitmen…

Jumat, 07 Januari 2022 20:28

Harga Minyak Goreng di Kabupaten Ini Masih Meroket

TANJUNG REDEB – Kenaikan harga minyak goreng menjadi Rp 22…

Rabu, 29 Desember 2021 20:10

Akhir Tahun, Pedagang Jangan Aji Mumpung

TANJUNG REDEB – Menjelang pergantian tahun, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi…

Rabu, 22 Desember 2021 19:50

MANTAP..!! Berau Tak Bergantung Beras Luar lagi

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau,…

Rabu, 08 Desember 2021 22:00

Pedagang di Lokasi Wisata Diingatkan, Jangan Ada ‘Kalkulator Rusak’

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau…

Jumat, 26 November 2021 19:52

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Natal

TANJUNG REDEB - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau,…

Senin, 22 November 2021 19:31

Budidaya Ikan Belum Bisa Bangkit

TANJUNG REDEB – Meskipun kasus Covid-19 mulai melandai di Bumi…

Rabu, 17 November 2021 18:22

Bukan Waktunya Sekadar Jadi Penonton

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau seriusi pengaktifan kembali Perusahaan…

Minggu, 14 November 2021 19:44

Pemkab Berburu Investor

TANJUNG REDEB - Dinas Perkebunan Berau mewacanakan untuk mendorong adanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers