MANAGED BY:
MINGGU
14 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 01 September 2020 19:50
Daya Beli Masyarakat Turun

Nelayan Mulai Enggan untuk Melaut

MENURUN: Dinas Perikanan Berau menyebut daya beli masyarakat terhadap ikan mengalami penurunan.

TANJUNG REDEB – Memasuki adaptasi kebiasaan baru, bukan berarti semua keadaan kembali normal. Pasalnya, di tengah pandemi yang masih ada saat ini, membuat perekonomian mengalami keterpurukan.

Salah satu imbasnya adalah menurunnya penjualan ikan di Kabupaten Berau.  Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Yunda Zuliarsih menyebut, terjadi penurunan yang signifikan terhadap jual beli ikan di masyarakat.

“Daya jualnya mulai menurun, mungkin karena ekonomi yang saat ini belum membaik. Sehingga masyarakat juga jarang untuk membeli ikan,” katanya kepada awak media belum lama ini.

Saat ini, ia menyebut ikan yang dihasilkan para nelayan maupun pengusaha tambak sebenarnya cukuplah berlimpah. Namun, karena kurangnya minat masyarakat, membuat banyak ikan yang tidak laku. Kondisi inipun tak jarang membuat nelayan mulai enggan untuk melaut mencari ikan.

“Sebelum adanya wabah Covid- 19, tangkapan ikan dari nelayan sangat melimpah dan daya jual juga tinggi. Bahkan bisa sampai di kirim ke kabupaten lain,” ucapnya.

“Tapi karena minat pembeli saat ini menurun, para nelayan juga sudah mulai enggan untuk memasarkan ikan lagi,” sambungnya.

Wanita berhijab ini juga menjelaskan, persoalan yang terjadi sekarang bukan hanya tentang daya beli masyarakat. Namun, usaha perhotelan yang biasanya turut memesan ikan kepada para pengepul atau nelayan, juga saat ini mengalami penurunan permintaan yang besar.

“Sebagian hotel di Berau ada yang mengambil ikan dari salah satu pengusaha tambak yang bekerja sama dengan Dinas Perikanan. Ternyata permintaan stok dari hotel juga mulai mengalami penurunan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dengan kondisi tersebut, Diskan Berau tak tinggal diam. Yunda menuturkan, sebagai instansi terkait pihaknya berupaya untuk membantu para nelayan memasarkan tangkapan ikannya.

“Kami bantu pemasarannya. Karena jika mereka tidak mau mencari ikan, maka perekonomian mereka akan susah, khususnya pekerja asli nelayan,” imbuhnya. (*/aky/arp)

 

 

 


BACA JUGA

Selasa, 09 Agustus 2022 21:35

Pertanian Juga Sektor yang Menjanjikan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau masih terus berupaya untuk…

Sabtu, 23 Juli 2022 20:39

Sejumlah Subsidi Pupuk Dihapus, Harga Komoditas Pertanian Diprediksi Akan Melonjak

TANJUNG REDEB – Dari lima pupuk yang mendapatkan subsidi dari…

Sabtu, 23 Juli 2022 20:33

Harga Cabai ‘Masih’ Pedas

TANJUNG REDEB – Hingga kini satu per satu harga kebutuhan…

Rabu, 20 Juli 2022 20:35

Harga TBS Belum Ada Perbaikan

TANJUNG REDEB – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit…

Sabtu, 16 Juli 2022 20:29

Proyek UMKM Center Dimulai

TANJUNG REDEB – Bantu sejahterakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan…

Selasa, 05 Juli 2022 20:31

Pasokan Gas Melon Dijamin Aman

TANJUNG REDEB – Distribusi elpiji 3 Kilogram (Kg) dipastikan aman…

Senin, 27 Juni 2022 20:53

Aturan Beli Migor Curah Dianggap Susahkan Pelaku UMKM

TANJUNG REDEB – Pemerintah Pusat tengah berencana menerapkan aturan pembelian…

Sabtu, 25 Juni 2022 20:48

Jelang Perayaan Iduladha, Harga Sejumlah Bumbu Dapur Naik

TANJUNG REDEB – Sejumlah kebutuhan dapur di Pasar Sanggam Adji…

Sabtu, 25 Juni 2022 20:37

14 Ton Migor Curah Meluncur ke Berau

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau Gamalis bersama Kepala Dinas…

Jumat, 24 Juni 2022 20:31

Jelang Hari Raya Iduladha, Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Aman

TANJUNG REDEB – Jelang Hari Raya Iduladha, Wakil Bupati Berau,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers