MANAGED BY:
SENIN
26 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 09 September 2020 20:17
Tambah 8 Kasus Konfirmasi

Dinkes Fokus Tracing Klaster Pertanahan

Ilustrasi

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Kasus terkonfirmasi virus corona (Covid-19) di Bumi Batiwakkal kembali bertambah pada Selasa (8/9). Berdasarkan rilis yang disampaikan Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, terdapat penambahan sebanyak 8 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi mengatakan, dari delapan kasus itu, lima pasien dari klaster pertanahan, dan tiga pelaku perjalanan. Delapan pasien itu yakni Berau 190, pelaku perjalanan asal Jakarta. Berau 191, Berau 192, Berau 193, Berau 194 dan Berau 195 merupakan klaster pertanahan. Sedangkan Berau 196 dan Berau 197 merupakan pelaku perjalanan dari Surabaya.

“Berdasarkan hasil tracing terhadap beberapa kasus positif dan screening pelaku perjalanan, diperoleh tambahan 8 kasus konfirmasi Covid-19. Kami juga masih terus melakukan tracing terhadap klaster pertanahan,” jelas Iswahyudi, kemarin (8/9).

Iswahyudi mengaku pihaknya fokus terhadap tracing kontak erat klaster pertanahan. Karena banyak dari klaster pertanahan yang sudah melakukan kontak erat dengan keluarga. Sehingga pihaknya mengalami kendala dalam memutus mata rantai dari penyebaran Covid-19 ini. Menurut Iswahyudi, tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah. “Ini yang agak susah, meskipun karantina mandiri, namun masih kontak dengan keluarga,” ujarnya.

Dengan adanya penambahan ini, kini kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Berau per 8 September 2020 berjumlah 197 kasus dan 86 kasus masih menjalani perawatan. Karena itu, Iswahyudi mengingatkan agar masyarakat tetap patuh pada protokol kesehatan. “Tetap gunakan masker dan jaga jarak, penularan saat ini tidak bisa dianggap sepele,” katanya.

Dijelaskannya, penularan virus corona saat ini melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Droplet tersebut kemudian jatuh pada benda di sekitarnya. Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut (segi tiga wajah), maka orang itu dapat terinfeksi Covid-19. Atau bisa juga seseorang terinfeksi Covid-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita. 

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 25 Oktober 2020 20:43

Bijaklah Memilih Aktivitas Saat Libur Panjang

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi, turut…

Minggu, 25 Oktober 2020 20:42

IDI Berau Sepakat Tundaan Vaksin Covid-19

TANJUNG REDEB – KetuaIkatan Dokter Indonesia (IDI) Berau, dr Jusram,…

Minggu, 25 Oktober 2020 20:41

Penuhi Syarat Formil dan Materiil

TANJUNG REDEB – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Berau telah…

Minggu, 25 Oktober 2020 20:38

Tiga Rumah Ludes Terbakar

TANJUNG REDEB - Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Berau. Kali…

Sabtu, 24 Oktober 2020 19:45

Agus Tantomo: Pandemi, Kesempatan Revitalisasi Sarana Wisata

TANJUNG REDEB - Berau serius dalam menggenjot sektor pariwisata. Itu…

Sabtu, 24 Oktober 2020 19:44

Optimistis Jadi Penyumbang PAD Terbesar

TANJUNG REDEB - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Berau 2021…

Sabtu, 24 Oktober 2020 19:42

13 Formasi CPNS Masih Kosong

TANJUNG REDEB – Dari 160 formasi yang dibuka pada seleksi…

Sabtu, 24 Oktober 2020 19:41

Tega, Seorang Ayah Cabuli Putrinya, Dilakukan sejak Masih SD

TANJUNG REDEB - MA (39) Warga Kecamatan Talisayan, diamankan polisi…

Jumat, 23 Oktober 2020 20:21

Bawaslu Periksa Pelapor dan Saksi

TANJUNG REDEB - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Berau, menerima…

Jumat, 23 Oktober 2020 20:19

Hanya Satu Tahap, Audiensi Dibatasi

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers