MANAGED BY:
SENIN
26 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 10 September 2020 19:52
Hasil Tes Kesehatan Tidak Menggugurkan Pencalonan
PEMERIKSAAN KESEHATAN: Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Berau Muharram - Gamalis saat akan menjalani pemeriksaan kesehatan fisik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, kemarin.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Pemeriksaan kesehatan yang dijalani para bakal calon bupati dan wakil bupati Berau masih berlanjut. Kemarin (9/9), giliran pasangan Muharram-Gamalis (Ragam) yang menjalani pemeriksaan fisik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan.

Sebelumnya, pasangan calon Seri Marawiah-Agus Tantomo menjalani pemeriksaan di rumah sakit yang sama, Selasa (8/9) lalu. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau, Budi Harianto mengatakan, pasangan Ragam menjalani pemeriksaan kesehatan fisik, yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan psikotes. “Besok (hari ini, Red) masih ada pemeriksaan psikotes,” kata Budi.

Dikatakan Budi, setelah pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan, pihaknya tinggal menunggu hasil dari rumah sakit untuk diplenokan. Dari hasil pemeriksaan itu, nanti akan dilihat apakah bakal calon mampu atau tidak melanjutkan tahapan Pilkada Serentak 2020. “Hasilnya itu sifatnya bukan menggugurkan, tetapi dilihat yang bersangkutan itu masih mampu apa tidak. Jika merekomendasikan masih mampu melaksanakan tahapan, tentu akan dilanjutkan. Artinya lolos ke tahap berikutnya,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Budi, saat ini pihaknya juga masih tahap perbaikan berkas. Jika ada kekurangan berkas syarat bacalon, masih ada waktu untuk perbaikan. Termasuk jika ada berkas yang belum jelas, pihaknya akan melakukan klarifikasi ke instansi terkait. Pihaknya juga masih menerima masukan dan tanggapan masyarakat terkait dengan persyaratan pencalonan dan syarat calon.

“Selanjutnya pada 23 September masuk tahapan penetapan pasangan calon. Kemudian 24 September pencabutan nomor undian. Tahapan kampanye ditetapkan pada 26 September,” jelasnya.

Terkait kampanye, lanjut Budi, ia mengingatkan agar tim pemenangan masing-masing bakal calon harus sesuai protokol kesehatan. Dijelaskannya, jika kampanye dalam bentuk pertemuan terbuka, maksimal dihadiri sebanyak 100 orang. Sedangkan pertemuan dalam ruangan, maksimal dihadiri 50 orang dan menyesuaikan kapasitas ruangan.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 25 Oktober 2020 20:43

Bijaklah Memilih Aktivitas Saat Libur Panjang

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi, turut…

Minggu, 25 Oktober 2020 20:42

IDI Berau Sepakat Tundaan Vaksin Covid-19

TANJUNG REDEB – KetuaIkatan Dokter Indonesia (IDI) Berau, dr Jusram,…

Minggu, 25 Oktober 2020 20:41

Penuhi Syarat Formil dan Materiil

TANJUNG REDEB – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Berau telah…

Minggu, 25 Oktober 2020 20:38

Tiga Rumah Ludes Terbakar

TANJUNG REDEB - Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Berau. Kali…

Sabtu, 24 Oktober 2020 19:45

Agus Tantomo: Pandemi, Kesempatan Revitalisasi Sarana Wisata

TANJUNG REDEB - Berau serius dalam menggenjot sektor pariwisata. Itu…

Sabtu, 24 Oktober 2020 19:44

Optimistis Jadi Penyumbang PAD Terbesar

TANJUNG REDEB - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Berau 2021…

Sabtu, 24 Oktober 2020 19:42

13 Formasi CPNS Masih Kosong

TANJUNG REDEB – Dari 160 formasi yang dibuka pada seleksi…

Sabtu, 24 Oktober 2020 19:41

Tega, Seorang Ayah Cabuli Putrinya, Dilakukan sejak Masih SD

TANJUNG REDEB - MA (39) Warga Kecamatan Talisayan, diamankan polisi…

Jumat, 23 Oktober 2020 20:21

Bawaslu Periksa Pelapor dan Saksi

TANJUNG REDEB - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Berau, menerima…

Jumat, 23 Oktober 2020 20:19

Hanya Satu Tahap, Audiensi Dibatasi

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers