MANAGED BY:
SABTU
24 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 15 September 2020 20:44
APBD 2021 Diprediksi Turun Drastis

Eksekutif dan Legislatif Sepakati KUA-PPAS 2021

PENANDATANGANAN: Wakil Bupati Berau Agus Tantomo bersama pimpinan DPRD menandatangani nota kesepakatan KUA-PPAS 2021 dan KUA-PPAS Perubahan 2020, Senin (14/9).

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Setelah melalui pembahasan DPRD Berau, Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2021 dan KUA-PPAS Perubahan 2020, telah disepakati melalui rapat Paripurna DPRD Berau, Senin (14/9). Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten dengan DPRD Berau.

Ketua DPRD Berau, Madri Pani menyebutkan, sejauh ini sektor pertambangan dan penggalian merupakan sektor yang menyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar di Kabupaten Berau. Namun saat ini sektor pertambangan mulai lesu. Dengan lesunya sektor utama tersebut, ia meminta agar Pemkab Berau mencari solusi penopang ekonomi Berau ke depan.

Misalnya mengoptimalkan retribusi, dimana hal tersebut dinilai dapat menggantikan sektor yang selama ini diunggulkan. “Pemerintah daerah harus mencari sumber-sumber lain untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Misalnya, mengembangkan sub sektor ekowisata,” jelasnya.

Selain meningkatkan PAD, ekowisata juga dapat menjadi solusi saat perekonomian makro mulai meredup. Dalam memberdayakan dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, maka ekowisata tidak dapat dikesampingkan. “Biarlah perusahaan tambang tetap berjalan. Namun tetap mematuhi regulasi yang ada. Tapi juga harus ada solusi lain selain hal itu, seperti sektor wisata kita yang saat ini sudah diakui dunia,” tegasnya.

Dengan keterbatasan anggaran di tahun 2021, ia sedikit menyingung soal penanganan wabah Covid-19 yang saat ini sedang terjadi di seluruh wilayah termasuk Kabupaten Berau. “Dalam menjalankan program yang efektif dan efisien, maka harus dibarengi dengan kebijakan yang meminimalisir penyebaran wabah Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau Agus Tantomo mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau tahun 2021 diprediksi menurun drastis. “Jika di 2020 APBD Berau mencapai Rp 3 triliun, tahun depan kemungkinan turun hampir separuhnya. Bisa jadi nantinya hanya sekitar Rp 1,6 triliun,” kata Agus Tantomo.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 23 Juli 2021 19:44

Pengantar Galon Cabuli Anak di Bawah Umur

TANJUNG REDEB – Seorang pria berinisial UM (64) harus berurusan…

Jumat, 23 Juli 2021 19:43

Tambah 1 Ruang Isolasi

TANJUNG REDEB - Melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Berau membuat…

Jumat, 23 Juli 2021 19:38

Masuk Derawan Wajib Antigen

TANJUNG REDEB - Pulau Derawan menjadi salah satu kecamatan yang…

Kamis, 22 Juli 2021 19:32

Dorong Nelayan Gunakan Perahu Fiber

TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan mendorong para nelayan untuk menggunakan…

Kamis, 22 Juli 2021 19:30

Slot Oksigen Penuh

TANJUNG REDEB - Seiring meningkatnya kasus Covid-19, kendala yang dihadapi…

Kamis, 22 Juli 2021 19:29

Perjanjiannya Tidak Buka Malam Hari

TANJUNG REDEB – Dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat…

Rabu, 21 Juli 2021 16:46

Penyembelihan Hewan Kurban Dipusatkan di RPH

TANJUNG REDEB - Mencegah kerumunan massa, Kementrian Agama Republik Indonesia…

Rabu, 21 Juli 2021 16:45

Nakes Makin Berkurang

TANJUNG REDEB – Penanganan pasien Covid-19 di Kabupaten Berau dihadang…

Senin, 19 Juli 2021 21:04

Nakes Mulai Tumbang, Ruang Perawatan Sudah Kelebihan Kapasitas

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih, meninjau Rumah Sakit…

Senin, 19 Juli 2021 20:58

Agus Tantomo Borong Semua Dagangan PKL

TANJUNG REDEB – Sudah dua pekan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers