MANAGED BY:
SELASA
24 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 21 Oktober 2020 20:40
Dewan Minta Fokus Pemulihan Ekonomi

APBD Turun, Pembangunan Terancam Terhambat

Madri Pani

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Pembangunan di Kabupaten Berau di tahun anggaran 2021 terancam terhambat. Hal itu dikatakan ketua DPRD Berau, mengingat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 mengalami penurunan yang cukup drastis.

Dikatakannya, sesuai Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun anggaran 2021 yang telah disepakati, APBD 2021 hanya sebesar Rp 1,5 triliun. Angka ini jauh dari tahun anggaran sebelumnya (2020) yang mencapai tiga triliun rupiah. Anggaran Rp 1,5 triliun itu, lanjut Madri Pani, terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 734 miliar dan belanja langsung sebesar Rp 863 miliar. 

“Dengan turunnya APBD tersebut, berdampak pada sektor pembangunan di Bumi Batiwakkal. Untuk gaji pegawai saja hampir Rp 1 triliun. Tentu dengan APBD yang hanya Rp 1,5 triliun, pembangunan banyak terhambat. Banyak pembangunan yang terpaksa dikorbankan tahun depan,” jelas Madri, kemarin (20/10).

Madri tidak menampik, menurunnya APBD ini terpengaruh lesunya sektor pertambangan di tengah kondisi pandemi Covid-19. Selama ini diketahui, sektor pertambangan menyumbang sebesar 61 persen pendapatan daerah dari dana bagi hasil. “Jelas turun. Melihat lesunya pertambangan dan juga pandemi Covid-19. Sehingga APBD minus 50 persen,” lanjutnya.

Ia menambahkan, dengan lesunya sektor pertambangan, seharusnya membuat pemerintah daerah sudah bisa mengembangkan sektor lain, seperti pariwisata. Sementara anggaran yang ada diharapkan bisa mengembangkan sektor ekonomi dari menengah ke bawah. Seperti penguatan ketahanan pangan, perkebunan dan juga peternakan. Dikatakannya, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, jangan sampai membangun infrastruktur berlebihan. Sementara tidak bisa mengatasi perekonomian masyarakat yang lumpuh. “Fokus kepada masyarakat dahulu. Untuk infrastruktur bisa dikembangkan ke depannya. Yang difokuskan, pulihkan ekonomi masyarakat dahulu,” pungkasnya. (hmd)


BACA JUGA

Senin, 23 November 2020 19:49

70 Surat Suara Rusak

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau telah merampungkan…

Senin, 23 November 2020 19:48

Mes Karyawan Berkobar

TANJUNG REDEB – Kebakaran hebat melanda mes karyawan PT Buma…

Senin, 23 November 2020 19:46

Kejujuran Masyarakat Jadi Kunci

TANJUNG REDEB – Pelaku perjalanan menjadi salah satu faktor penyumbang…

Senin, 23 November 2020 19:41

Golkar Ultimatum Tim Paslon 2

TANJUNG REDEB – Masih beredarnya Kaus berlogo MURI (Muharram-Syarifatul) di…

Minggu, 22 November 2020 19:49

Jangan Takut Datang ke TPS

TANJUNG REDEB - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 kurang lebih…

Minggu, 22 November 2020 19:48

Pelipatan Surat Suara, Gudang Logistik Dijaga Ketat

TANJUNG REDEB - Jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9…

Sabtu, 21 November 2020 20:49

Konsistensi KPU Dipertanyakan

TANJUNG REDEB - Kuasa Hukum pasangan calon (Paslon) Bupati dan…

Sabtu, 21 November 2020 20:48

Jaringan Internet di Pulau Derawan Buruk

TANJUNG REDEB – Aksesinternet di Kampung Pulau Derawan dikeluhkan. Pasalnya,…

Sabtu, 21 November 2020 20:45

Alasan Biaya Akomodasi Lebih Murah, Debat Paslon Berau Digelar di Jakarta

TANJUNG REDEB – Debat pasangan calon bupati dan wakil bupati…

Sabtu, 21 November 2020 20:42

Bawaslu Berau Dilaporkan ke DKPP

TANJUNG REDEB - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Berau, dilaporkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers