MANAGED BY:
SELASA
24 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 24 Oktober 2020 19:41
Tega, Seorang Ayah Cabuli Putrinya, Dilakukan sejak Masih SD
BEJAT: MA (39) diamankan di Mapolres Berau atas kasus dugaan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - MA (39) Warga Kecamatan Talisayan, diamankan polisi atas kasus dugaan pencabulan. Mirisnya, korban yang dicabuli oleh pelaku merupakan putri kandungnya sendiri, Bunga (bukan nama sebenarnya). MA diamankan di rumahnya, setelah pihak Polsek Talisayan mendapat laporan dari MS (37) yang merupakan ibu korban.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning, melalui Paur Humas Ipda Lisinius Pinem mengatakan, Kasus tersebut terungkap setelah korban mengadu kepada ibunya. Dari keterangan pelaku, perbuatan bejat itu dilakukan pertama kali saat Bunga berusia 11 tahun, tepatnya 2016. Pelaku mengaku mencabuli Bunga karena tidak kuat menahan nafsunya saat melihat tubuh korban.

Setelah melakukan aksi pertamanya, lanjut Pinem, tidak membuat pelaku puas. Pelaku bahkan terus mengulang aksi bejatnya itu. Total lebih dari 20 kali pelaku melakukan aksinya. Pelaku juga mengancam akan membunuh ibu korban jika tidak menuruti hawa nafsunya. “Setiap pelaku ingin melakukan aksinya, selalu memberikan ancaman,” kata Pinem, (23/10).

Pinem menuturkan, pelaku melakukan aksinya saat rumahnya dalam keadaan sepi atau saat istrinya tertidur. Terakhir, pelaku mencabuli Bunga pada Kamis (22/10) sekira pukul 11.00 wita. Bunga yang sudah tidak tahan akhirnya memberanikan diri melaporkan perbuatan bejat ayah kandungnya kepada sang ibu. “Ibu korban langsung melapor ke Mapolsek Talisayan,” ujar Pinem. “Awalnya korban ini takut cerita ke ibunya. Karena semakin besar, Bunga akhirnya berani menceritakan perbuatan bejat ayah kandungnya itu,” imbuhnya.

Pelaku yang diamankan di rumahnya tanpa perlawanan mengakui semua perbuatannya. Atas perbuatannya MA terancam hukuman penjara cukup lama. Sesuai dengan Pasal 81 ayat 1, ayat 3, dan atau Pasal 82 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Saat ini pelaku sudah kami amankan di Mapolres Berau. Ancaman hukumannya paling lama 15 tahun penjara,” pungkasnya. (hmd/har)


BACA JUGA

Senin, 23 November 2020 19:49

70 Surat Suara Rusak

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau telah merampungkan…

Senin, 23 November 2020 19:48

Mes Karyawan Berkobar

TANJUNG REDEB – Kebakaran hebat melanda mes karyawan PT Buma…

Senin, 23 November 2020 19:46

Kejujuran Masyarakat Jadi Kunci

TANJUNG REDEB – Pelaku perjalanan menjadi salah satu faktor penyumbang…

Senin, 23 November 2020 19:41

Golkar Ultimatum Tim Paslon 2

TANJUNG REDEB – Masih beredarnya Kaus berlogo MURI (Muharram-Syarifatul) di…

Minggu, 22 November 2020 19:49

Jangan Takut Datang ke TPS

TANJUNG REDEB - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 kurang lebih…

Minggu, 22 November 2020 19:48

Pelipatan Surat Suara, Gudang Logistik Dijaga Ketat

TANJUNG REDEB - Jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9…

Sabtu, 21 November 2020 20:49

Konsistensi KPU Dipertanyakan

TANJUNG REDEB - Kuasa Hukum pasangan calon (Paslon) Bupati dan…

Sabtu, 21 November 2020 20:48

Jaringan Internet di Pulau Derawan Buruk

TANJUNG REDEB – Aksesinternet di Kampung Pulau Derawan dikeluhkan. Pasalnya,…

Sabtu, 21 November 2020 20:45

Alasan Biaya Akomodasi Lebih Murah, Debat Paslon Berau Digelar di Jakarta

TANJUNG REDEB – Debat pasangan calon bupati dan wakil bupati…

Sabtu, 21 November 2020 20:42

Bawaslu Berau Dilaporkan ke DKPP

TANJUNG REDEB - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Berau, dilaporkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers