MANAGED BY:
SENIN
04 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 24 Oktober 2020 19:49
Harga Bahan Pokok Dikhawatirkan Melonjak

Dampak dari Cuaca Ekstrem

HARGA BAHAN POKOK: Cuaca ekstrem dikhawatirkan membuat harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan, khususnya yang didatangkan dari luar daerah.

TANJUNG REDEB – Cuaca ekstrem sepekan terakhir dikhawatirkan berdampak terhadap harga bahan pokok di Bumi Batiwakkal-sebutan Berau. Pasalnya, kabupaten paling utara di Kalimantan Timur ini masih bergantung terhadap suplai berbagai bahan pokok dari luar daerah.

Kekhawatiran ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, Wiyati. Ia menerangkan, bahan pokok yang berpotensi terkena dampak adalah yang didatangkan dari Pulau Sulawesi dan Pulau Jawa. Di mana para pengusaha menggunakan transportasi laut untuk mendatangkannya ke Berau.

“Saat ini memang masih belum berdampak (kenaikan harga bahan pokok karena cuaca ekstrem, red). Tapi kami harus waspada dan mengontrol harga, agar tidak terjadi lonjakan," katanya kepada awak media ini, Jumat (23/10).

Selama ini, ia menerangkan, untuk semua bahan sembako sudah memiliki harga standar masing-masing. Sehingga ketika harga di pasaran mulai mengalami kenaikan, pihaknya bisa mengetahui.

“Yang jelas sejauh ini harga bahan pokok di Berau masih aman, meski memang harganya mengalami fluktuatif,” tuturnya.

Sebelumnya, cuaca ekstrem yang terjadi di Berau membuat para nelayan di pesisir selatan Berau enggan melaut. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Tentram Rahayu.

“Memang saat ini banyak dari nelayan yang takut untuk turun ke laut mencari ikan. Tapi tidak terlalu mengurangi stok ikan yang ada,” katanya.

Ia mengungkapkan, saat ini stok ikan di tempat pengepul ikan masih berlimpah. Sehingga pasokan ikan untuk konsumsi masyarakat masih bisa terpenuhi. Di sisi lain masih ada nelayan yang tetap turut melaut untuk mencari ikan.

"Hanya sebagian saja yang tidak melaut dan masih banyak juga nelayan yang mencari ikan. Jadi untuk stok ikan sendiri saat saya lihat di pasar masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” singkatnya. (*/aky/arp)

 


BACA JUGA

Senin, 27 Juni 2022 20:53

Aturan Beli Migor Curah Dianggap Susahkan Pelaku UMKM

TANJUNG REDEB – Pemerintah Pusat tengah berencana menerapkan aturan pembelian…

Sabtu, 25 Juni 2022 20:48

Jelang Perayaan Iduladha, Harga Sejumlah Bumbu Dapur Naik

TANJUNG REDEB – Sejumlah kebutuhan dapur di Pasar Sanggam Adji…

Sabtu, 25 Juni 2022 20:37

14 Ton Migor Curah Meluncur ke Berau

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau Gamalis bersama Kepala Dinas…

Jumat, 24 Juni 2022 20:31

Jelang Hari Raya Iduladha, Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Aman

TANJUNG REDEB – Jelang Hari Raya Iduladha, Wakil Bupati Berau,…

Selasa, 21 Juni 2022 20:24

Harga TBS Kembali Merosot

TANJUNG REDEB – Harga tandan buah segar (TBS) sawit bulan…

Kamis, 02 Juni 2022 20:41

Diskoperindag Jani Tinjau Pasar

TANJUNG REDEB – Sejak Idulfitri sampai saat ini harga kebutuhan…

Kamis, 02 Juni 2022 11:08

Dinas Perkebunan Harus Tegas

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Suharno,…

Selasa, 31 Mei 2022 21:36

Di Sini, Harga Kebutuhan Dapur Kompak Naik

TANJUNG REDEB – Saat ini harga sejumlah kebutuhan pokok dan…

Selasa, 31 Mei 2022 21:35

Pemkab Berau Canangkan Industri Hilir Sawit

BUMI Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau- merupakan salah satu daerah penghasil…

Jumat, 27 Mei 2022 20:48

Soal Ini, Pemerintah Diminta Tegur Pabrik Kelapa Sawit

TANJUNG REDEB - Wakil Ketua Komisi II Bidang Perekonomian dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers