MANAGED BY:
KAMIS
23 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 29 Oktober 2020 21:42
Bagan Tenggelam, Nelayan Enggan Melaut
AKIBAT CUACA BURUK: Jajaran Polsek Talisayan saat bersama nelayan melakukan pengecekan di lokasi tenggelamnya bagan.

TALISAYAN – Sebagian nelayan di Talisayan memutuskan untuk tak melaut dan satu bagan milik nelayan tenggelam. Hal ini disebabkan gelombang yang tinggi dan angin kencang yang terjadi dalam sepekan terakhir.

Seperti diketahui, sepekan terakhir fenomena La Nina membuat perubahan cuaca yang ekstrem di Berau. Mulai dari angin kencang hingga meningginya gelombang air laut.

Camat Talisayan, Mansyur mengatakan, tingginya gelombang yang disertai angin kencang, membuat sebagian nelayan takut turun melaut. Sementara, sebagian lainnya tetap melaut agar bisa memenuhi kebutuhan perekonomiannya.

"Kalau untuk stok ikan tetap aman, karena ada saja hasil tangkapan masyarakat dalam sehari. Namun tidak sebanyak ketika cuaca normal," katanya.

Akibat cuaca buruk, salah satu bagan milik nelayan Talisayan telah rusak dan menghilangkan. Dugaan pihaknya karena angin kencang yang menerpa bagan tersebut.

"Ini saya terima laporan dari warga, bahwa satu bagan nelayan kami hilang. Kemungkinan besar hanyut terbawa ombak," singkatnya.

Sementara itu, Kapolsek Talisayan, AKP Heman saat dikonfirmasi awak media ini (28/10) membenarkan kejadian tersebut. Ia menuturkan, Senin (26/10) lalu dirinya menerima laporan atas tenggelamnya salah satu bagan milik nelayan Kecamatan Talisayan.

"Kami menerima laporan tersebut dan setelah itu kami langsung mendatangi TKP," ujarnya.

Saat di TKP, Herman bersama anggotanya menemukan satu bagan tenggelam akibat angin kencang, sehingga memutus tali jangkar bagan tersebut. "Itulah kemudian yang menjadi penyebabnya," ungkap Herman.

Lebih lanjut, pemilik bagan pun dikatakannya masih mengumpulkan drum untuk mengevakuasi bagannya yang tenggelam. Ia menyebut, sekiranya membutuhkan 40 drum untuk mengevakuasi bagan tersebut.

"Setelah cukup 40 drum, kami bersama nelayan yang lain akan turut membantu pemilik bagan tersebut untuk mengevakuasi bagannya" katanya. (*/uga/arp)

 


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers