MANAGED BY:
RABU
14 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 31 Oktober 2020 20:18
Gempa di Sulawesi Tengah, BMKG Waspadai Tsunami
Ilustrasi

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB- Badan Meteorologi Kimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, menyebutkan, gempa yang terjadi terus menerus di wilayah Sulawesi Tengah, dalam kurun waktu itu sesar misterius tersebut tercatat sudah mengakibatkan 14 kali gempa. BMKG mendeteksi ada pergerakan sesar baru di dasar laut wilayah Sulawesi Tengah, sesar itu terletak di sebelah selatan Kepulauan Togean Kabupaten Tojo Una-Una.

Kepala BMKG Berau, Tekad Sumardi yang dikonfirmasi pada Kamis (29/10) menuturkan, jika Sulawesi terkena Tsunami tentu daerah pesisir Berau juga akan terdampak. Terkhusus wilayah Bidukbiduk dan sekitarnya. Pasalnya, jarak yang dekat membuat Bidukbiduk rentan terdampak.

“Waktu gempa Magnitudo 5,0 yang terjadi di Sulawesi Tengah kemarin, Bidukbiduk terdampak tapi kecil dampaknya,” katanya. Ia menuturkan, pada saat Palu diguncang gempa dan tsunami, Bidukbiduk juga terdampak, dengan naiknya air laut, tapi tidak terlalu parah. Karena gelombang tsunami tidak terlalu tinggi. Tekad menuturkan, Sesar misterius tersebut berdekatan dengan Sesar Belantak yang ada diwilayah tersebut, sehingga jika terjadi pergeseran, tentu akan mempengaruhi Sesar Belantak.

“Sesar Belantak merupakan sesar yang masih aktif,” katanya. Disinggung mengenai Sesar Mangkaliat sendiri statusnya masih aktif dan getaran gempa yang rendah. Belum berpengaruh dan berpotensi tsunami. “Berau saat ini sudah ada alat pengukur gempa, jadi terus terbaca jika ada gempa,” jelasnya.

Terpisah, Camat Bikdbiduk Abdul Malik mengatakan, pihaknya telah mengetahui informasi tersebut dan waspada. Ia juga menuturkan, terus memberikan informasi kepada kepala kampung yang ada di Bidukbiduk. “Iya terdampak, jika terjadi tsunami di daerah Sulawesi. Contohnya, pada saat gempa dan tsunami Palu, kami juga terdampak, tetapi tidak parah dan tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Ia menuturkan, saat ini memang belum ada laporan potensi tsunami yang terjadi, namun ia bersama para kepala kampung bersiaga. Ia akui, telah memberikan imbauan dan juga langkah cepat evakuasi jika Bidukbiduk terdampak parah. “Semoga Bidukbiduk aman dan terbebas dari bencana,” pungkasnya. (hmd)


BACA JUGA

Selasa, 13 April 2021 19:35

Bangun Stadion Jangan Tanggung

TANJUNG REDEB – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau…

Selasa, 13 April 2021 19:35

Jaga Etika dan Adab Berpuasa

Bulan suci Ramadan telah tiba. Bulan yang paling ditunggu ini…

Selasa, 13 April 2021 19:34

Dewan Kembali Panggil Direktur Perumda

TANJUNG REDEB - DPRD Berau kembali memanggil Direktur Perusahaan Daerah…

Selasa, 13 April 2021 19:33

RDP Batal Dilaksanakan

TANJUNG REDEB – Agenda rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Berau…

Senin, 12 April 2021 19:34

Pemerintah Prioritaskan Lansia, di Kabupaten Ini 3.205 Guru Belum Divaksin

TANJUNG REDEB – Sebanyak 3.205 guru dari tingkat TK, SD,…

Senin, 12 April 2021 19:33

Masyarakat Boleh Ziarah di Pemakaman Covid-19, Dibatasi Hanya 6 Jam

TANJUNG REDEB – Aktivitas ziarah makam, terpantau mulai ramai sejak…

Senin, 12 April 2021 19:32

Penantian Panjang Masyarakat, Bisa Picu Pertumbuhan Industri

Sudah 28 tahun masyarakat di Kampung Sumber Agung, Tembudan, dan…

Minggu, 11 April 2021 19:45

Jangan Ada Kesenjangan

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, mengaku kerap…

Minggu, 11 April 2021 19:43

Banyak Belum Tahu, Sosialisasikan Perda Bantuan Hukum

TANJUNG REDEB - Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, kembali menyosialisasikan…

Minggu, 11 April 2021 19:42

Ajukan Masuk RPJMD

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau, Gamalis, turut mengapresiasi dukungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers