MANAGED BY:
SABTU
23 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 31 Oktober 2020 20:18
Gempa di Sulawesi Tengah, BMKG Waspadai Tsunami
Ilustrasi

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB- Badan Meteorologi Kimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, menyebutkan, gempa yang terjadi terus menerus di wilayah Sulawesi Tengah, dalam kurun waktu itu sesar misterius tersebut tercatat sudah mengakibatkan 14 kali gempa. BMKG mendeteksi ada pergerakan sesar baru di dasar laut wilayah Sulawesi Tengah, sesar itu terletak di sebelah selatan Kepulauan Togean Kabupaten Tojo Una-Una.

Kepala BMKG Berau, Tekad Sumardi yang dikonfirmasi pada Kamis (29/10) menuturkan, jika Sulawesi terkena Tsunami tentu daerah pesisir Berau juga akan terdampak. Terkhusus wilayah Bidukbiduk dan sekitarnya. Pasalnya, jarak yang dekat membuat Bidukbiduk rentan terdampak.

“Waktu gempa Magnitudo 5,0 yang terjadi di Sulawesi Tengah kemarin, Bidukbiduk terdampak tapi kecil dampaknya,” katanya. Ia menuturkan, pada saat Palu diguncang gempa dan tsunami, Bidukbiduk juga terdampak, dengan naiknya air laut, tapi tidak terlalu parah. Karena gelombang tsunami tidak terlalu tinggi. Tekad menuturkan, Sesar misterius tersebut berdekatan dengan Sesar Belantak yang ada diwilayah tersebut, sehingga jika terjadi pergeseran, tentu akan mempengaruhi Sesar Belantak.

“Sesar Belantak merupakan sesar yang masih aktif,” katanya. Disinggung mengenai Sesar Mangkaliat sendiri statusnya masih aktif dan getaran gempa yang rendah. Belum berpengaruh dan berpotensi tsunami. “Berau saat ini sudah ada alat pengukur gempa, jadi terus terbaca jika ada gempa,” jelasnya.

Terpisah, Camat Bikdbiduk Abdul Malik mengatakan, pihaknya telah mengetahui informasi tersebut dan waspada. Ia juga menuturkan, terus memberikan informasi kepada kepala kampung yang ada di Bidukbiduk. “Iya terdampak, jika terjadi tsunami di daerah Sulawesi. Contohnya, pada saat gempa dan tsunami Palu, kami juga terdampak, tetapi tidak parah dan tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Ia menuturkan, saat ini memang belum ada laporan potensi tsunami yang terjadi, namun ia bersama para kepala kampung bersiaga. Ia akui, telah memberikan imbauan dan juga langkah cepat evakuasi jika Bidukbiduk terdampak parah. “Semoga Bidukbiduk aman dan terbebas dari bencana,” pungkasnya. (hmd)


BACA JUGA

Minggu, 29 November 2020 19:20

Dorong Kembangkan Ekonomi Kreatif

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengatakan, pandemi…

Minggu, 29 November 2020 19:19

Sayangkan Kampanye Isu SARA

TANJUNG REDEB – Tahapan kampanye Pilkada 2020 masih berjalan. Dua…

Minggu, 29 November 2020 19:18

Tambah Penerbangan Jelang Libur Nataru

TANJUNG REDEB – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Berau,…

Sabtu, 28 November 2020 20:41

Telusuri Sumber Penularan Berau 468

TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, hingga kini belum…

Sabtu, 28 November 2020 20:40

GAPU Kawal Dugaan Politik Uang

TANJUNG REDEB - Gerakan Anti Politik Uang (GAPU) Berau tegas…

Sabtu, 28 November 2020 20:38

Tingkatkan Kapasitas Pegawai, Hadirkan Trainer Teknologi Pikiran

TANJUNG REDEB - Jasa Raharja Samarinda terus berupaya meningkatkan layanan…

Jumat, 27 November 2020 21:26

Minta Bawaslu Tegas Kuasa Hukum Paslon 1 Beberkan Kronologi Laporan Dugaan Pelanggaran

TANJUNG REDEB – Tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) nomor…

Jumat, 27 November 2020 21:24

Pembangunan Turap, Tunggu Anggaran Membaik

TANJUNG REDEB – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membangun turap…

Kamis, 26 November 2020 20:02

Kapan Sadarnya Sih....!! Prokes Ada yang Dilanggar

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi, melakukan…

Kamis, 26 November 2020 20:01

Beri Bantuan, Paslon 2 Dilaporkan

TANJUNG REDEB – Kuasa hukum pasangan calon (Paslon) bupati dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers