MANAGED BY:
SENIN
29 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 04 November 2020 21:56
Ikuti Harga Jual Komoditas
KOMERSIAL: Selain bertujuan menstabilkan harga bahan pokok. Bulog Berau juga turut mekomersialkan beberapa bahan pangan dengan mematok harga yang ditetapkan pemerintah.

TANJUNG REDEB – Selain bertujuan menstabilkan harga beras apabila terjadi kenaikan harga di daerah. Badan Urusan Logistik (Bulog) juga turut mekomersialkan beberapa bahan pokok lainnya. 

Kepala Bulog Berau, Apriansyah mengatakan, selain memastikan stok beras aman hingga beberapa bulan ke depan. Pihaknya juga memiliki program penjualan bahan pangan. 

Untuk harga bahan pangan yang dijual, pihaknya mengikuti harga standar sesuai pembagian zona yang ada. “Bahan pangan yang dijual itu seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, gula dan daging,” katanya kepada Berau Post beberapa waktu lalu.

“Keuntungan yang didapat pun biasanya hanya 1 persen hingga 2 persen disetiap penjualan sesuai dengan ketentuan dari pusat,” sambung Apriansyah.

Mengenai zona, Kabupaten Berau disebutnya mengikuti harga utama di Kalimantan Timur. Harga tersebut berpatokan dengan perdagangan di setiap komoditasnya.

Karena itu pula, dirinya menerangkan, biasanya harga jual bahan pangan di Bulog Berau terkadang berbeda dari harga di pasaran. Karena, pihaknya mengikuti harga komoditas utama. 

“Sehingga ketika harga di pasar sedang tinggi, biasanya Bulog tetap pada harga komoditasnya,” tuturnya.

Dengan harga jual yang tersebut, tak jarang masyarakat pun langsung membeli bahan pangan yang dijual Bulog Berau. Sehingga pihaknya berinisiatif mendirikan warung khusus yang diletakkan di depan Kantor Bulog Berau.

“Gula waktu itu sempat melonjak hingga Rp 20 ribu. Namun, untuk Bulog sendiri menjual harga tetap Rp 12.500. Karena harga tersebut merupakan harga standar yang telah ditentukan dari pusat,” ungkapnya.

Sementara itu, ditanya mengenai stok beras yang ada di gudang Bulog saat ini ? Dirinya menyebut terdapat sekitar 500 ton beras. Dengan jumlah tersebut, dirinya memperkirakan cukup hingga akhir tahun ini. Sementara untuk bahan pangan komersial, ia menyebut mampu bertahan hingga Maret 2021 mendatang. 

“Sampai sekarang kami tidak memiliki kendala untuk melakukan pengiriman bahan pangan komersil. Hanya saja kalau persediaan stok habis, kami menunggu bahannya datang cukup lama,” tandasnya. (*/adf/arp)


BACA JUGA

Jumat, 26 November 2021 19:52

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Natal

TANJUNG REDEB - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau,…

Senin, 22 November 2021 19:31

Budidaya Ikan Belum Bisa Bangkit

TANJUNG REDEB – Meskipun kasus Covid-19 mulai melandai di Bumi…

Rabu, 17 November 2021 18:22

Bukan Waktunya Sekadar Jadi Penonton

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau seriusi pengaktifan kembali Perusahaan…

Minggu, 14 November 2021 19:44

Pemkab Berburu Investor

TANJUNG REDEB - Dinas Perkebunan Berau mewacanakan untuk mendorong adanya…

Selasa, 09 November 2021 19:40

Minta Digelar Pelatihan

BIDUKBIDUK – Besarnya potensi pengolahan nata de coco di Kecamatan…

Selasa, 09 November 2021 19:36

Harga Minyak Goreng Meroket

TANJUNG REDEB - Saat ini harga minyak goreng di pasaran…

Rabu, 13 Oktober 2021 18:59

Situasi Kritis..?? Cadangan Beras di Kabupaten Ini Tersisa 4.750 Ton

TANJUNG REDEB – Hingga Agustus 2021, cadangan beras di Bumi…

Senin, 04 Oktober 2021 21:31

Produksi Beras Naik, Jagung Turun

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau menargetkan…

Rabu, 29 September 2021 19:16

Lirik Pemuda untuk Tingkatkan Pertanian

TANJUNG REDEB – Budi daya pertanian di Berau, masih kurang…

Rabu, 29 September 2021 19:10

Ekspor Ikan Masih Terhambat Pandemi

TANJUNG REDEB - Berau memiliki potensi perikanan yang besar, bahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers