MANAGED BY:
SENIN
04 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 04 November 2020 21:56
Ikuti Harga Jual Komoditas
KOMERSIAL: Selain bertujuan menstabilkan harga bahan pokok. Bulog Berau juga turut mekomersialkan beberapa bahan pangan dengan mematok harga yang ditetapkan pemerintah.

TANJUNG REDEB – Selain bertujuan menstabilkan harga beras apabila terjadi kenaikan harga di daerah. Badan Urusan Logistik (Bulog) juga turut mekomersialkan beberapa bahan pokok lainnya. 

Kepala Bulog Berau, Apriansyah mengatakan, selain memastikan stok beras aman hingga beberapa bulan ke depan. Pihaknya juga memiliki program penjualan bahan pangan. 

Untuk harga bahan pangan yang dijual, pihaknya mengikuti harga standar sesuai pembagian zona yang ada. “Bahan pangan yang dijual itu seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, gula dan daging,” katanya kepada Berau Post beberapa waktu lalu.

“Keuntungan yang didapat pun biasanya hanya 1 persen hingga 2 persen disetiap penjualan sesuai dengan ketentuan dari pusat,” sambung Apriansyah.

Mengenai zona, Kabupaten Berau disebutnya mengikuti harga utama di Kalimantan Timur. Harga tersebut berpatokan dengan perdagangan di setiap komoditasnya.

Karena itu pula, dirinya menerangkan, biasanya harga jual bahan pangan di Bulog Berau terkadang berbeda dari harga di pasaran. Karena, pihaknya mengikuti harga komoditas utama. 

“Sehingga ketika harga di pasar sedang tinggi, biasanya Bulog tetap pada harga komoditasnya,” tuturnya.

Dengan harga jual yang tersebut, tak jarang masyarakat pun langsung membeli bahan pangan yang dijual Bulog Berau. Sehingga pihaknya berinisiatif mendirikan warung khusus yang diletakkan di depan Kantor Bulog Berau.

“Gula waktu itu sempat melonjak hingga Rp 20 ribu. Namun, untuk Bulog sendiri menjual harga tetap Rp 12.500. Karena harga tersebut merupakan harga standar yang telah ditentukan dari pusat,” ungkapnya.

Sementara itu, ditanya mengenai stok beras yang ada di gudang Bulog saat ini ? Dirinya menyebut terdapat sekitar 500 ton beras. Dengan jumlah tersebut, dirinya memperkirakan cukup hingga akhir tahun ini. Sementara untuk bahan pangan komersial, ia menyebut mampu bertahan hingga Maret 2021 mendatang. 

“Sampai sekarang kami tidak memiliki kendala untuk melakukan pengiriman bahan pangan komersil. Hanya saja kalau persediaan stok habis, kami menunggu bahannya datang cukup lama,” tandasnya. (*/adf/arp)


BACA JUGA

Senin, 27 Juni 2022 20:53

Aturan Beli Migor Curah Dianggap Susahkan Pelaku UMKM

TANJUNG REDEB – Pemerintah Pusat tengah berencana menerapkan aturan pembelian…

Sabtu, 25 Juni 2022 20:48

Jelang Perayaan Iduladha, Harga Sejumlah Bumbu Dapur Naik

TANJUNG REDEB – Sejumlah kebutuhan dapur di Pasar Sanggam Adji…

Sabtu, 25 Juni 2022 20:37

14 Ton Migor Curah Meluncur ke Berau

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau Gamalis bersama Kepala Dinas…

Jumat, 24 Juni 2022 20:31

Jelang Hari Raya Iduladha, Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Aman

TANJUNG REDEB – Jelang Hari Raya Iduladha, Wakil Bupati Berau,…

Selasa, 21 Juni 2022 20:24

Harga TBS Kembali Merosot

TANJUNG REDEB – Harga tandan buah segar (TBS) sawit bulan…

Kamis, 02 Juni 2022 20:41

Diskoperindag Jani Tinjau Pasar

TANJUNG REDEB – Sejak Idulfitri sampai saat ini harga kebutuhan…

Kamis, 02 Juni 2022 11:08

Dinas Perkebunan Harus Tegas

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Suharno,…

Selasa, 31 Mei 2022 21:36

Di Sini, Harga Kebutuhan Dapur Kompak Naik

TANJUNG REDEB – Saat ini harga sejumlah kebutuhan pokok dan…

Selasa, 31 Mei 2022 21:35

Pemkab Berau Canangkan Industri Hilir Sawit

BUMI Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau- merupakan salah satu daerah penghasil…

Jumat, 27 Mei 2022 20:48

Soal Ini, Pemerintah Diminta Tegur Pabrik Kelapa Sawit

TANJUNG REDEB - Wakil Ketua Komisi II Bidang Perekonomian dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers