MANAGED BY:
SELASA
24 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 19 November 2020 18:21
Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan
Madri Pani

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Kembali melonjaknya angka kasus Covid-19 di Berau, jadi sorotan Ketua DPRD Berau Madri Pani. Madri yang ditemui kemarin (18/11), meminta jajaran Pemkab Berau agar lebih tegas dan cermat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Batiwakkal. 

Terkhusus, Madri meminta pemerintah memperketat pengawasan kedatangan orang, khususnya di bandara. Sebab, lanjut Madri, kasus Covid-19 di Berau juga banyak disumbang oleh para pelaku perjalanan. Termasuk karyawan-karyawan perusahaan swasta yang habis menikmati masa cuti kerja di luar daerah. 

Apalagi, ujar Madri, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) Indonesia, telah mengeluarkan surat edaran  Nomor M3/HK.04/II2020 tentang perlindungan pekerja buruh dan kelangsungan usaha dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Dengan dasar edaran itu, jajaran Pemkab Berau bisa lebih tegas dalam upaya pengendalian Covid-19 di kalangan para pekerja. “Seharusnya sudah tegas, harus ada pelarangan untuk karyawan yang akan kembali ke Berau usai melakukan cuti,” katanya.

Ia menjelaskan, hal tersebut juga sesuai dengan surat edaran Bupati Berau Nomor 562/211.2 yang ditujukan kepada pimpinan-pimpinan perusahaan di Bumi Batiwakkal. Dalam edaran itu, pihak perusahaan diminta memberikan informasi mengenai tenaga kerja mereka yang berasal dari luar daerah. “Saat ini kan cukup banyak kasus terkonfirmasi dari pelaku perjalanan. Dan kebanyakan pelaku perjalanan ini karyawan perusahaan,” ungkapnya.

Makanya, Madri meminta ketegasan pemerintah untuk kembali mengeluarkan edaran guna membatasi atau mengatur masuknya karyawan swasta ke Berau, setelah menjalani cuti kerja di luar daerah. Sementara yang bisa masuk, harus benar-benar diawasi agar disiplin dalam menjalani karantina mandiri.

 “Karena Berau sekarang masuk zona merah. Jika tidak ada ketegasan dari eksekutif, harus ada solusi lain dalam penanganan masalah ini. Jangan sampai berlarut-larut. Kasihan masyarakat menjadi korban,” tutupnya. (hmd/udi)


BACA JUGA

Senin, 23 November 2020 19:49

70 Surat Suara Rusak

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau telah merampungkan…

Senin, 23 November 2020 19:48

Mes Karyawan Berkobar

TANJUNG REDEB – Kebakaran hebat melanda mes karyawan PT Buma…

Senin, 23 November 2020 19:46

Kejujuran Masyarakat Jadi Kunci

TANJUNG REDEB – Pelaku perjalanan menjadi salah satu faktor penyumbang…

Senin, 23 November 2020 19:41

Golkar Ultimatum Tim Paslon 2

TANJUNG REDEB – Masih beredarnya Kaus berlogo MURI (Muharram-Syarifatul) di…

Minggu, 22 November 2020 19:49

Jangan Takut Datang ke TPS

TANJUNG REDEB - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 kurang lebih…

Minggu, 22 November 2020 19:48

Pelipatan Surat Suara, Gudang Logistik Dijaga Ketat

TANJUNG REDEB - Jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9…

Sabtu, 21 November 2020 20:49

Konsistensi KPU Dipertanyakan

TANJUNG REDEB - Kuasa Hukum pasangan calon (Paslon) Bupati dan…

Sabtu, 21 November 2020 20:48

Jaringan Internet di Pulau Derawan Buruk

TANJUNG REDEB – Aksesinternet di Kampung Pulau Derawan dikeluhkan. Pasalnya,…

Sabtu, 21 November 2020 20:45

Alasan Biaya Akomodasi Lebih Murah, Debat Paslon Berau Digelar di Jakarta

TANJUNG REDEB – Debat pasangan calon bupati dan wakil bupati…

Sabtu, 21 November 2020 20:42

Bawaslu Berau Dilaporkan ke DKPP

TANJUNG REDEB - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Berau, dilaporkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers