MANAGED BY:
SABTU
08 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 19 November 2020 18:21
Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan
Madri Pani

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Kembali melonjaknya angka kasus Covid-19 di Berau, jadi sorotan Ketua DPRD Berau Madri Pani. Madri yang ditemui kemarin (18/11), meminta jajaran Pemkab Berau agar lebih tegas dan cermat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Batiwakkal. 

Terkhusus, Madri meminta pemerintah memperketat pengawasan kedatangan orang, khususnya di bandara. Sebab, lanjut Madri, kasus Covid-19 di Berau juga banyak disumbang oleh para pelaku perjalanan. Termasuk karyawan-karyawan perusahaan swasta yang habis menikmati masa cuti kerja di luar daerah. 

Apalagi, ujar Madri, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) Indonesia, telah mengeluarkan surat edaran  Nomor M3/HK.04/II2020 tentang perlindungan pekerja buruh dan kelangsungan usaha dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Dengan dasar edaran itu, jajaran Pemkab Berau bisa lebih tegas dalam upaya pengendalian Covid-19 di kalangan para pekerja. “Seharusnya sudah tegas, harus ada pelarangan untuk karyawan yang akan kembali ke Berau usai melakukan cuti,” katanya.

Ia menjelaskan, hal tersebut juga sesuai dengan surat edaran Bupati Berau Nomor 562/211.2 yang ditujukan kepada pimpinan-pimpinan perusahaan di Bumi Batiwakkal. Dalam edaran itu, pihak perusahaan diminta memberikan informasi mengenai tenaga kerja mereka yang berasal dari luar daerah. “Saat ini kan cukup banyak kasus terkonfirmasi dari pelaku perjalanan. Dan kebanyakan pelaku perjalanan ini karyawan perusahaan,” ungkapnya.

Makanya, Madri meminta ketegasan pemerintah untuk kembali mengeluarkan edaran guna membatasi atau mengatur masuknya karyawan swasta ke Berau, setelah menjalani cuti kerja di luar daerah. Sementara yang bisa masuk, harus benar-benar diawasi agar disiplin dalam menjalani karantina mandiri.

 “Karena Berau sekarang masuk zona merah. Jika tidak ada ketegasan dari eksekutif, harus ada solusi lain dalam penanganan masalah ini. Jangan sampai berlarut-larut. Kasihan masyarakat menjadi korban,” tutupnya. (hmd/udi)


BACA JUGA

Jumat, 07 Mei 2021 20:23

Warga Minta Wisata di Zona Hijau Diizinkan Buka

TANJUNG REDEB – Jelang Hari RayaIdulfitri, Pemerintah Kabupaten Berau berencana menutup…

Jumat, 07 Mei 2021 20:20

Penumpang Melonjak Jelang Larangan Mudik

TANJUNG REDEB – Suasana di Bandara Kalimarau, Berau, nampak lengang…

Jumat, 07 Mei 2021 20:17

Buang Perbedaan, Jauhi Sifat Angkuh

Di antara sifat orang beriman adalah senantiasa bercermin pada pengalaman…

Jumat, 07 Mei 2021 20:16

Minim Anggaran, Upayakan di APBD-P

TANJUNG REDEB – Minimnya alat pelindung diri para petugas pemadam…

Kamis, 06 Mei 2021 19:50

Ubah Kebiasaan Buruk, Tingkatkan Ketakwaan

Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat mulia dan istimewa. Sebab…

Kamis, 06 Mei 2021 19:49

Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan

TANJUNG REDEB - Polres Berau menggelar apel pasukan operasi ketupat…

Kamis, 06 Mei 2021 19:48

Tutup Pintu Masuk Berau, Tempat Wisata Ditutup, Pejabat dan ASN Dilarang Open House

TANJUNG REDEB – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melarang pejabat dan…

Kamis, 06 Mei 2021 19:47

Bocah 10 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai

TANJUNG REDEB – MZ, bocah 10 tahun, ditemukan oleh warga…

Rabu, 05 Mei 2021 20:19

Perbanyak Ibadah di 10 Hari Terakhir Ramadan

Alhamdulillah, saat ini bulan Ramadan sudah memasuki 10 hari terakhir.…

Rabu, 05 Mei 2021 20:17

Puncak Musim Hujan Diprediksi Juni

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau memprediksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers