MANAGED BY:
SELASA
24 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Sabtu, 21 November 2020 20:58
Bongkar Muat dan Bersihkan Sayuran Kol, Tak Boleh di Area Pasar Lagi
SUDAH DILARANG: Petugas pasar dan Satpol PP saat mengingatkan pedagang sayur kol untuk tidak membersihkan sayur kol di dalam area pasar.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Para pedagang kol di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) telah dilarang melakukan bongkar muat dan membersihkan dagangannya di dalam area pasar. Hal ini disampaikan Kepala Pasar SAD, Salehuddin berlaku sejak Kamis (19/11) lalu.

Dijelaskannya, larangan tersebut berawal dari banyaknya sampah kol yang menumpuk di dalam area pasar. Sehingga muncullah kesepakatan pihaknya bersama pedagang, untuk tidak ada lagi bongkar muat dan membersihkan kol di dalam area pasar.

"Kami sepakat, dan semua setuju kalau pembongkaran sayur kol dilakukan di luar Pasar SAD," katanya.

Selama ini, aktivitas tersebut menyebabkan banyaknya sampah bekas bongkar muat dan hasil pembersihan sayur kol menumpuk di bak sampah bagian belakang pasar. Sehingga memunculkan aroma busuk menyengat dan mengganggu pengunjung pasar.

Apalagi menurut Salehuddin, lokasi bongkar muat sayur kol tersebut tidak jauh dari warung milik para pedagang. "Jadi kalau di area situ berbau, siapa yang mau singgah ke warung, akhirnya siapa yang dirugikan," tuturnya.

Karena itu, pihaknya sempat berkali-kali melakukan teguran kepada pedagang, agar sampah bongkaran ataupun sampah bekas pembersihan tidak dibiarkan menumpuk. Sayangnya, teguran tersebut tidak diindahkan. Hingga akhirnya kebijakan larangan bongkar muat sayur kol di dalam area pasar diberlakukan.

"Silakan bongkar sayur kol di dalam pasar, dengan catatan sayur kol yang dibongkar sudah dalam keadaan bersih," tegasnya.

Salehuddin pun ingin kebijakan itu dipatuhi para pedagang. Karena telah dipatuhi dan disepakati oleh semua pihak. “Alhamdulillah selama dua hari terakhir sejak terbitnya kebijakan tersebut, tidak ada lagi sampah sayur kol yang menumpuk. Pengunjung dan pedagang pun juga merasa nyaman,” pungkasnya. (*uga/arp)


BACA JUGA

Senin, 23 November 2020 19:55

Kembangkan Potensi Wisata Kampung

TELUK BAYUR – Pemerintah Kampung Tumbit Melayu kini mulai fokus…

Senin, 23 November 2020 19:54

Upayakan Tanggap Darurat Dulu

TANJUNG REDEB – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau memberikan…

Senin, 23 November 2020 19:52

Tersengat Ubur-Ubur, Bocah 6 Tahun Tewas

PULAU DERAWAN – Nasib nahas menimpa RA, bocah enam tahun…

Minggu, 22 November 2020 19:55

Becek dan Banyak Sampah, Pemakaman Sambaliung Bakal Dibenahi

SAMBALIUNG – Kondisi Pemakaman Muslimin Sambaliung ketika hujan akan sangat…

Minggu, 22 November 2020 19:54

Petani Kampung Tasuk Dapat Pembinaan

TANJUNG REDEB – Unit PelaksanaTeknis Dinas (UPTD) Pengawasan dan Sertifikat…

Minggu, 22 November 2020 19:54

Jumlah Pendatang di Berau Terus Meningkat, Mayoritas Cari Pekerjaan

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)…

Sabtu, 21 November 2020 20:58

Bongkar Muat dan Bersihkan Sayuran Kol, Tak Boleh di Area Pasar Lagi

TANJUNG REDEB – Para pedagang kol di Pasar Sanggam Adji…

Sabtu, 21 November 2020 20:54

Fokus Pada Remaja dan Lansia

TANJUNG REDEB – Kelurahan Gayam saat ini terus menjalankan Program…

Sabtu, 21 November 2020 20:53

Budak Sabu Kembali Dibekuk

TANJUNG REDEB – Lagi, satu pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu…

Sabtu, 21 November 2020 20:51

Latih UMKM Sajikan Makanan yang Higienis

SAMBALIUNG – Tak hanya mementingkan keindahan wilayah, untuk memberi kenyamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers