MANAGED BY:
SENIN
29 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

ALL SPORT

Rabu, 25 November 2020 21:55
Optimistis Ulang Kejayaan
KEMBALIKAN KEJAYAAN: Ketua Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) Berau, Falentinus Keo (dua kanan), bersama pengurus cabor angkat besi dan angkat berat, beberapa waktu lalu.

TANJUNG REDEB - Ketua Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) Berau, Falentinus Keo, bertekad mengembalikan kejayaan binaraga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 mendatang.

Dikatakannya, pada Porprov 2002 lalu, atlet binaraga Berau pernah disegani di Kalimantan Timur karena menjadi juara umum. “Apalagi kami juga memiliki atlet senior yang memang sudah berpengalaman. Tentu ini akan menjadi keuntungan bagi Berau, kami optimistis binaraga akan kembali bersinar di Porprov mendatang,” ujarnya, kemarin (24/11).

Dia mengakui, sejauh ini, cabor binaraga masih belum maksimal dalam pembinaan dan persaingan antar daerah di Kabupaten Berau. Meskipun terbilang baru dalam dunia binaraga dan fitnes, dia akan mengembangkan cabor ini menjadi salah satu andalan untuk meraih medali di Porprov 2022 mendatang. “Itu komitmen kami sebagai pengurus baru. Dan sudah jelas akan mengembalikan masa kejayaan olahraga ini,” tuturnya.

Namun hal pertama yang akan dilakukan adalah menginventarisasi fasilitas binaraga yang ada. Menurutnya, cabor binaraga ini baru saja terpecah dengan angkat besi dan angkat berat. “Dan untuk sementara ini, pelatihannya masih digabung dengan dua cabor itu. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pengurus dari angkat berat, dan angkat besi terkait tempat latihan,” jelasnya.

Diungkapkan, untuk cabor binaraga memang merupakan cabor yang sedikit lebih “mahal” dari cabor lainnya. Sebab kata dia, binaraga adalah cabor yang membentuk otot-otot tubuh. Selain memerlukan latihan keras, suplemen dan protein atlet juga harus terpenuhi untuk menjaga bentuk tubuh. “Maka salah satu prioritas pihaknya mendatang, akan mengupayakan pemenuhan suplemen bagi atlet-atletnya," tegasnya. “Vitamin dan suplemen pendukung yang harganya cukup mahal dan ini harus dilengkapi untuk kebutuhan atlet. Selain itu, kami juga memikirkan kesejahteraan atlet,” tutupnya. (mar)


BACA JUGA

Minggu, 18 Mei 2014 20:49

Tak Ada Pencoretan Kompetisi Eropa

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>Presiden</strong>…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers