MANAGED BY:
KAMIS
23 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

ALL SPORT

Sabtu, 28 November 2020 20:44
Percayakan Atlet Lokal di Porprov 2022
PERSIAPAN PORPROV: KONI Berau saat mengikuti rapat bersama KONI Kaltim beberapa hari lalu secara virtual.

TANJUNG REDEB - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau berkomitmen memprioritaskan atlet lokal di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2022 mendatang.

Ketua KONI Berau, Al Hamid, melalui Wakil Ketua Berau, La Ode Ilyas mengatakan, pihaknya berupaya tidak menggunakan jasa atlet dari luar daerah di Porprov nanti. Bahkan hal itu juga telah disampaikannya kepada seluruh cabor yang bernaung di KONI Berau.

“Kami lebih mengutamakan atlet lokal. Itu komitmen kami dalam  pemberdayaan sekaligus menggali potensi atlet lokal,” ujarnya, belum lama ini.

Menurutnya, prestasi Berau akan jauh lebih baik jika yang berjuang di Porprov merupakan atlet lokal. Karena kata La Ode, Berau memiliki segudang atlet berpotensi yang tidak kalah jauh lebih baik dari daerah lainnya. Target itu  bisa diwujudkan melalui pembinaan dan pelatihan yang maksimal dari masing-masing cabor.

“Maka potensi juara dalam perebutan medali sangat mungkin terjadi. Apalagi, ada beberapa atlet dari masing-masing cabor, seperti layar, tenis meja, panahan, sepeda, atletik juga memiliki prestasi luar biasa di tingkat provinsi maupun nasional,” terangnya.

“Berau dalam segi atlet tidak diragukan lagi. Hanya tinggal pembinaan dan pematangan teknik saja lagi. Saya kira target Berau di Porprov menjadi juara umum, atau masuk di tiga besar dapat terealisasi,” sambungnya.

Selain atlet lokal, juga sudah dibahas dalam RAT KONI Kaltim terkait mutasi atlet beberapa hari lalu. Dalam RAT itu, besar kemungkinan di Porprov 2022 mendatang akan menggunakan seperti ID Card yang teregistrasi  dalam event Porprov. Dalam kartu berbasis elektronik itu, juga akan memuat seluruh data base dari peserta Porprov. Kartu tersebut digunakan dengan cara digesek sebelum mengikuti pertandingan. “Semua data base atlet itu akan teregistrasi di Porprov. Nanti jika ada kontingen yang memainkan atlet namun tidak teregister atlet itu harus mundur. Ini inovasi baru yang digunakan dalam Porprov 2022," bebernya.

Menurutnya, hampir semua peserta Porprov dari berbagai daerah sepakat menggunakan atlet lokal dan tidak menggunakan atlet dari daerah lain.  Melalui inovasi tersebut, tentu akan mencegah terjadinya transfer atlet dari luar daerah di Porprov Kaltim 2022 mendatang. “Meskipun mengusung sukses prestasi tetapi kami mempercayakan kepada atlet-atlet lokal,” tutupnya. (mar)


BACA JUGA

Selasa, 21 September 2021 20:49

Optimistis Sumbang Emas

TANJUNG REDEB – Seperti cabang olahraga lainnya, Perkumpulan Angkat Berat…

Senin, 20 September 2021 20:32

PDBI Tancap Gas

TANJUNG REDEB - Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Drumband Indonesia (PDBI)…

Sabtu, 18 September 2021 19:49

Belum Tentu Ada Bonus

TANJUNG REDEB - Sejumlah daerah yang atletnya mampu bersaing di…

Jumat, 17 September 2021 20:16

Pertajam Kesiapan Atlet Muay Thai

TANJUNG REDEB - Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022…

Kamis, 16 September 2021 20:16

Wakili Kaltim di PON Papua

TANJUNG REDEB – Sebanyak 4 atlet Esport Berau dari divisi…

Rabu, 15 September 2021 17:53

Jangan Pernah Remehkan Lawan

TANJUNG REDEB - Ketua Umum KONI Berau, Al Hamid, optimistis…

Senin, 13 September 2021 19:31

Terpilih Tiga Besar

TANJUNG REDEB - Sebanyak 84 karya terbaik peserta telah dinilai…

Sabtu, 11 September 2021 12:50

DIKIRIM KE SURABAYA

TANJUNG REDEB - Tiga atlet Berau dari cabang olahraga (cabor)…

Jumat, 10 September 2021 19:48

Gagal Tampil di PON

TANJUNG REDEB - Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2022 di…

Kamis, 09 September 2021 20:02

Targetkan 7 Medali

TANJUNG REDEB -  Sejumlah perwakilan Kalimantan Timur tengah bersiap menghadapi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers