MANAGED BY:
SELASA
27 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 29 November 2020 19:19
Sayangkan Kampanye Isu SARA

Basrie: Waktunya Adu Program

KOORDINASI: Ketua Tim Pemenangan Paslon 1, HM Basrie, mengaku sangat menyayangkan adanya isu SARA yang dilontarkan tim paslon pada Pilkada Berau.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Tahapan kampanye Pilkada 2020 masih berjalan. Dua pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Berau pun adu program untuk merebut hati pemilih. Namun tak jarang, ada yang berkampanye menggunakan isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

Ketua Tim Pemenangan Paslon 1 (Seri Marawiah-Agus Tantomo), MH Basrie mengaku prihatin dan menyayangkan adanya kampanye membahas isu SARA. Sebab isu SARA dinilai menyudutkan Paslon nomor urut 1. Menurutnya pembahasan SARA sangat tidak etis dalam kampanye. Apalagi saat ini siapa saja bisa menjadi calon bupati atau wakil bupati selama lolos verifikasi berkas di KPU.

“Sangat kita sayangkan ada yang berkampanye membahas isu SARA. Melontarkan kata-kata pribumi yang secara tidak langsung menyudutkan calon wakil bupati dari paslon 1,” ungkapnya, Sabtu (28/11).

Menurut Basrie, dalam pesta demokrasi, tidak boleh membahas soal SARA. Karena masyarakat akan memilih pemimpin, di mana di bawah kepemimpinan itu nantinya banyak suku, agama dan ras yang harus terjaga toleransinya. Jika calon pemimpin sudah membahas soal SARA, dia khawatir kelak terjadi perpecahan. “Saat ini waktunya bahas program, adu program. Bukan soal SARA. Kalau soal suku, agama dan ras, sudah dibingkai dalam Bhineka Tunggal Ika,” ucapnya.

Basrie mengungkapkan, saat Almarhum Muharram maju berpasangan dengan Agus Tantomo pada pilkada Berau 2015, saat itu tidak pernah ada isu SARA yang keluar. Namun baru saat ini isu tersebut dilontarkan. “Tak semua masyarakat juga mengerti soal SARA,” ujarnya.

Selain isu SARA, lanjut dia, saat ini juga muncul isu mengenai proyek pemerintahan yang seolah-olah dikuasai wakil bupati Berau saat ini. Diakui Basrie, selama puluhan tahun bergabung di Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) Berau, dia mengetahui terkait proyek- proyek yang ada di Berau. Selama ini, yang dia ketahui bahwa hanya bupati yang memiliki wewenang mengeluarkan disposisi terkait proyek, sementara wakil bupati tidak punya kewenangan.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 26 Juli 2021 19:44

Sasar Masyarakat Kampung

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, kembali menggelar…

Senin, 26 Juli 2021 19:43

Waspada Penumpukan Pasien

RUANG isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul…

Senin, 26 Juli 2021 19:42

Siapkan Rumdin untuk Isolasi Warga

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau Madri Pani, mengusulkan agar…

Senin, 26 Juli 2021 19:37

Lebih Sejahtera di Usia Makin Senja

Potensi perkebunan kakao menjadi salah satu sektor yang  dimaksimalkan oleh…

Minggu, 25 Juli 2021 19:29

Pengusaha Harus Tunduk pada Regulator

TANJUNG REDEB – Apresiasi atas upaya pemerintah yang terus menggencarkan…

Minggu, 25 Juli 2021 19:28

Antusias Tinggi, Jatah Kurang

TANJUNG REDEB –Vaksinasi Covid-19 masih terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Berau…

Minggu, 25 Juli 2021 19:26

Bangun 40 Kamar Darurat di RSD

TANJUNG REDEB – Kasus Covid-19 di Kabupaten Berau terus bertambah.…

Minggu, 25 Juli 2021 19:24

TNI-Polri Gelar Patroli Skala Besar

TANJUNG  REDEB  - Untuk meminimalisasi mobilitas masyarakat di tengah Pemberlakuan…

Sabtu, 24 Juli 2021 19:55

PKM Maratua Hanya Buka Pelayanan IGD

PUSAT Kesehatan Masyarakat (PKM) Kecamatan Maratua, saat ini hanya melakukan…

Sabtu, 24 Juli 2021 19:53

Mulai Koordinasi Terkait PHK

TANJUNG REDEB – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers