MANAGED BY:
JUMAT
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 29 November 2020 19:19
Sayangkan Kampanye Isu SARA

Basrie: Waktunya Adu Program

KOORDINASI: Ketua Tim Pemenangan Paslon 1, HM Basrie, mengaku sangat menyayangkan adanya isu SARA yang dilontarkan tim paslon pada Pilkada Berau.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Tahapan kampanye Pilkada 2020 masih berjalan. Dua pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Berau pun adu program untuk merebut hati pemilih. Namun tak jarang, ada yang berkampanye menggunakan isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

Ketua Tim Pemenangan Paslon 1 (Seri Marawiah-Agus Tantomo), MH Basrie mengaku prihatin dan menyayangkan adanya kampanye membahas isu SARA. Sebab isu SARA dinilai menyudutkan Paslon nomor urut 1. Menurutnya pembahasan SARA sangat tidak etis dalam kampanye. Apalagi saat ini siapa saja bisa menjadi calon bupati atau wakil bupati selama lolos verifikasi berkas di KPU.

“Sangat kita sayangkan ada yang berkampanye membahas isu SARA. Melontarkan kata-kata pribumi yang secara tidak langsung menyudutkan calon wakil bupati dari paslon 1,” ungkapnya, Sabtu (28/11).

Menurut Basrie, dalam pesta demokrasi, tidak boleh membahas soal SARA. Karena masyarakat akan memilih pemimpin, di mana di bawah kepemimpinan itu nantinya banyak suku, agama dan ras yang harus terjaga toleransinya. Jika calon pemimpin sudah membahas soal SARA, dia khawatir kelak terjadi perpecahan. “Saat ini waktunya bahas program, adu program. Bukan soal SARA. Kalau soal suku, agama dan ras, sudah dibingkai dalam Bhineka Tunggal Ika,” ucapnya.

Basrie mengungkapkan, saat Almarhum Muharram maju berpasangan dengan Agus Tantomo pada pilkada Berau 2015, saat itu tidak pernah ada isu SARA yang keluar. Namun baru saat ini isu tersebut dilontarkan. “Tak semua masyarakat juga mengerti soal SARA,” ujarnya.

Selain isu SARA, lanjut dia, saat ini juga muncul isu mengenai proyek pemerintahan yang seolah-olah dikuasai wakil bupati Berau saat ini. Diakui Basrie, selama puluhan tahun bergabung di Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) Berau, dia mengetahui terkait proyek- proyek yang ada di Berau. Selama ini, yang dia ketahui bahwa hanya bupati yang memiliki wewenang mengeluarkan disposisi terkait proyek, sementara wakil bupati tidak punya kewenangan.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 29 November 2020 19:20

Dorong Kembangkan Ekonomi Kreatif

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengatakan, pandemi…

Minggu, 29 November 2020 19:19

Sayangkan Kampanye Isu SARA

TANJUNG REDEB – Tahapan kampanye Pilkada 2020 masih berjalan. Dua…

Minggu, 29 November 2020 19:18

Tambah Penerbangan Jelang Libur Nataru

TANJUNG REDEB – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Berau,…

Sabtu, 28 November 2020 20:41

Telusuri Sumber Penularan Berau 468

TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, hingga kini belum…

Sabtu, 28 November 2020 20:40

GAPU Kawal Dugaan Politik Uang

TANJUNG REDEB - Gerakan Anti Politik Uang (GAPU) Berau tegas…

Sabtu, 28 November 2020 20:38

Tingkatkan Kapasitas Pegawai, Hadirkan Trainer Teknologi Pikiran

TANJUNG REDEB - Jasa Raharja Samarinda terus berupaya meningkatkan layanan…

Jumat, 27 November 2020 21:26

Minta Bawaslu Tegas Kuasa Hukum Paslon 1 Beberkan Kronologi Laporan Dugaan Pelanggaran

TANJUNG REDEB – Tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) nomor…

Jumat, 27 November 2020 21:24

Pembangunan Turap, Tunggu Anggaran Membaik

TANJUNG REDEB – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membangun turap…

Kamis, 26 November 2020 20:02

Kapan Sadarnya Sih....!! Prokes Ada yang Dilanggar

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi, melakukan…

Kamis, 26 November 2020 20:01

Beri Bantuan, Paslon 2 Dilaporkan

TANJUNG REDEB – Kuasa hukum pasangan calon (Paslon) bupati dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers