MANAGED BY:
RABU
14 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 29 November 2020 19:19
Sayangkan Kampanye Isu SARA

Basrie: Waktunya Adu Program

KOORDINASI: Ketua Tim Pemenangan Paslon 1, HM Basrie, mengaku sangat menyayangkan adanya isu SARA yang dilontarkan tim paslon pada Pilkada Berau.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Tahapan kampanye Pilkada 2020 masih berjalan. Dua pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Berau pun adu program untuk merebut hati pemilih. Namun tak jarang, ada yang berkampanye menggunakan isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

Ketua Tim Pemenangan Paslon 1 (Seri Marawiah-Agus Tantomo), MH Basrie mengaku prihatin dan menyayangkan adanya kampanye membahas isu SARA. Sebab isu SARA dinilai menyudutkan Paslon nomor urut 1. Menurutnya pembahasan SARA sangat tidak etis dalam kampanye. Apalagi saat ini siapa saja bisa menjadi calon bupati atau wakil bupati selama lolos verifikasi berkas di KPU.

“Sangat kita sayangkan ada yang berkampanye membahas isu SARA. Melontarkan kata-kata pribumi yang secara tidak langsung menyudutkan calon wakil bupati dari paslon 1,” ungkapnya, Sabtu (28/11).

Menurut Basrie, dalam pesta demokrasi, tidak boleh membahas soal SARA. Karena masyarakat akan memilih pemimpin, di mana di bawah kepemimpinan itu nantinya banyak suku, agama dan ras yang harus terjaga toleransinya. Jika calon pemimpin sudah membahas soal SARA, dia khawatir kelak terjadi perpecahan. “Saat ini waktunya bahas program, adu program. Bukan soal SARA. Kalau soal suku, agama dan ras, sudah dibingkai dalam Bhineka Tunggal Ika,” ucapnya.

Basrie mengungkapkan, saat Almarhum Muharram maju berpasangan dengan Agus Tantomo pada pilkada Berau 2015, saat itu tidak pernah ada isu SARA yang keluar. Namun baru saat ini isu tersebut dilontarkan. “Tak semua masyarakat juga mengerti soal SARA,” ujarnya.

Selain isu SARA, lanjut dia, saat ini juga muncul isu mengenai proyek pemerintahan yang seolah-olah dikuasai wakil bupati Berau saat ini. Diakui Basrie, selama puluhan tahun bergabung di Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) Berau, dia mengetahui terkait proyek- proyek yang ada di Berau. Selama ini, yang dia ketahui bahwa hanya bupati yang memiliki wewenang mengeluarkan disposisi terkait proyek, sementara wakil bupati tidak punya kewenangan.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 13 April 2021 19:35

Bangun Stadion Jangan Tanggung

TANJUNG REDEB – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau…

Selasa, 13 April 2021 19:35

Jaga Etika dan Adab Berpuasa

Bulan suci Ramadan telah tiba. Bulan yang paling ditunggu ini…

Selasa, 13 April 2021 19:34

Dewan Kembali Panggil Direktur Perumda

TANJUNG REDEB - DPRD Berau kembali memanggil Direktur Perusahaan Daerah…

Selasa, 13 April 2021 19:33

RDP Batal Dilaksanakan

TANJUNG REDEB – Agenda rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Berau…

Senin, 12 April 2021 19:34

Pemerintah Prioritaskan Lansia, di Kabupaten Ini 3.205 Guru Belum Divaksin

TANJUNG REDEB – Sebanyak 3.205 guru dari tingkat TK, SD,…

Senin, 12 April 2021 19:33

Masyarakat Boleh Ziarah di Pemakaman Covid-19, Dibatasi Hanya 6 Jam

TANJUNG REDEB – Aktivitas ziarah makam, terpantau mulai ramai sejak…

Senin, 12 April 2021 19:32

Penantian Panjang Masyarakat, Bisa Picu Pertumbuhan Industri

Sudah 28 tahun masyarakat di Kampung Sumber Agung, Tembudan, dan…

Minggu, 11 April 2021 19:45

Jangan Ada Kesenjangan

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, mengaku kerap…

Minggu, 11 April 2021 19:43

Banyak Belum Tahu, Sosialisasikan Perda Bantuan Hukum

TANJUNG REDEB - Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, kembali menyosialisasikan…

Minggu, 11 April 2021 19:42

Ajukan Masuk RPJMD

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau, Gamalis, turut mengapresiasi dukungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers