MANAGED BY:
SABTU
16 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 30 November 2020 19:17
Mengeluh Sakit usai Mengikuti Kegiatan Pengobatan Massal di Maratua, Satu Dokter Positif Covid-19
Iswahyudi

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Seorang dokter di Berau dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada Sabtu (28/11). Dokter yang mendapat kode pasien Berau 481, diduga terpapar Covid-19 setelah mengikuti kegiatan pengobatan massal di Kecamatan Maratua pada Kamis (19/11) lalu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau Iswahyudi yang dikonfirmasi kemarin (29/11) menjelaskan, usai mengikuti kegiatan pengobatan massal, dokter tersebut mengeluhkan sakit pada Kamis (26/11). Kemudian melakukan swab pada Jumat (27/11) dan esok harinya (28/11), hasil swab terbit dan menyatakan terkonfirmasi Covid-19.

Dijelaskan Iswahyudi, pengobatan massal yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kaltim, melibatkan 10 dokter dan tenaga medis dari Berau. “Kegiatannya sehari aja di sana,” ujarnya. Untuk itu, semua dokter dan tenaga medis yang mengikuti kegiatan di Maratua, masuk dalam tracing pasien Berau 481. Pihaknya juga masih menelusuri sumber penularannya. Apakah didapat saat berinteraksi dengan orang-orang Maratua, atau dari tim Dinkes Kaltim yang datang dari Samarinda. “Karena pasien ini tidak pernah meninggalkan Berau,” terangnya.

Iswahyudi melanjutkan, dokter yang mengikuti pengobatan massal di Maratua, rata-rata adalah dokter spesialis. Namun masyarakat, lanjut dia, tidak perlu panik. Sebab seluruh dokter maupun tenaga medis yang mengikuti kegiatan tersebut telah menjalani isolasi mandiri. “Sudah isolasi. Para dokter dan staf yang melakukan isolasi juga tidak ada keluhan. Besok (hari ini, red) mereka semua menjalani swab,” ujarnya.

Sementara mengenai kondisi pasien Berau 481, masih mengeluhkan sesak. “Tapi secara keseluruhan kondisinya normal,” kata Iswahyudi.

Apakah memungkinkan dilakukan swab massal? Ditanya demikian, Iswayhudi memastikan swab massal belum bisa dilakukan. Karena selain membutuhkan anggaran besar, juga memiliki efek domino di masyarakat. “Karena masyarakat akan panik,” terangnya.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 29 November 2020 19:20

Dorong Kembangkan Ekonomi Kreatif

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengatakan, pandemi…

Minggu, 29 November 2020 19:19

Sayangkan Kampanye Isu SARA

TANJUNG REDEB – Tahapan kampanye Pilkada 2020 masih berjalan. Dua…

Minggu, 29 November 2020 19:18

Tambah Penerbangan Jelang Libur Nataru

TANJUNG REDEB – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Berau,…

Sabtu, 28 November 2020 20:41

Telusuri Sumber Penularan Berau 468

TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, hingga kini belum…

Sabtu, 28 November 2020 20:40

GAPU Kawal Dugaan Politik Uang

TANJUNG REDEB - Gerakan Anti Politik Uang (GAPU) Berau tegas…

Sabtu, 28 November 2020 20:38

Tingkatkan Kapasitas Pegawai, Hadirkan Trainer Teknologi Pikiran

TANJUNG REDEB - Jasa Raharja Samarinda terus berupaya meningkatkan layanan…

Jumat, 27 November 2020 21:26

Minta Bawaslu Tegas Kuasa Hukum Paslon 1 Beberkan Kronologi Laporan Dugaan Pelanggaran

TANJUNG REDEB – Tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) nomor…

Jumat, 27 November 2020 21:24

Pembangunan Turap, Tunggu Anggaran Membaik

TANJUNG REDEB – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membangun turap…

Kamis, 26 November 2020 20:02

Kapan Sadarnya Sih....!! Prokes Ada yang Dilanggar

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi, melakukan…

Kamis, 26 November 2020 20:01

Beri Bantuan, Paslon 2 Dilaporkan

TANJUNG REDEB – Kuasa hukum pasangan calon (Paslon) bupati dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers