MANAGED BY:
SABTU
16 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

KOMBIS

Senin, 30 November 2020 19:22
Waterboom Rinjani Makmur Diresmikan

Tingkatkan Pembangunan Ekonomi Kampung melalui Sektor Wisata

MERIAH: Waterboom Rinjani Makmur di Kampung Labanan Makmur telah diresmikan, kemarin (29/11). Sehingga menjadi tempat rekreasi baru yang sangat perlu dikunjungi warga Kampung Labanan Makmur dan sekitarnya.

PROKAL.CO,

TELUK BAYUR – Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur terus mengembangkan potensi pariwisata di wilayahnya. Salah satunya melalui tempat rekreasi baru bagi masyarakat, berupa Waterboom Rinjani Makmur yang diresmikan, kemarin (29/11).

Kepala Kampung Labanan Makmur, Mupid Datusahlan mengatakan, terus berupaya mendorong warganya untuk memanfaatkan peluang bisnis ekonomi yang strategis, dalam memberi sumbangsih pembangunan ekonomi di kampungnya.

"Hal ini sangat baik tentunya, ada pengusaha lokal yang bersinergi dengan pemerintah kampung untuk membangun kampung," katanya.

Sektor wisata permandian waterboom yang pihaknya resmikan kemarin, merupakan salah satu bentuk andil dari warganya dalam meningkatkan perekomonian masyarakat. Sehingga, Kampung Labanan Makmur saat ini telah memiliki dua spot wisata, yaitu Wisata Buah Labanan dan permandian waterboom.

"Ke depannya, kami mulai menggarap lahan yang sangat strategis untuk dijadikan wisata edukasi keluarga, yang nantinya akan dipasangi perbagai wahana outdoor seperti flying fox, sepeda layang dan kegiatan-kegiatan outbound lainnya," jelasnya.

Sementara itu, pemilik Waterboom Rinjani Makmur, H Sapri mengaku ingin ikut berperan dalam mengembangkan perekonomian di kampungnya. Keberadaan waterboom ini, ia menyebut masyarakat seputaran Kampung Labanan Makmur dan sekitarnya tidak perlu lagi jauh-jauh mencari hiburan ataupun hanya sekedar merefleksikan diri.

"Jadi kalau ada yang dekat, mereka (masyarakat Kampung Labanan Makmur, red) tidak perlu jauh-jauh lagi untuk mencari," katanya.

Ke depannya, ia mengungkapkan akan terus mengembangkan dan memperluas lokasi wisata permandian miliknya. "Insha Allah ke depannya kami akan memperluas waterboom kami ini," tuturnya.

Manajemen permandian Waterboom Rinjani Makmur, Rohadi Kurniawan mengungkapkan, tarif retribusi menikmati wahana wisata waterboom ini untuk anak-anak sebesar Rp 10.000 dan dewasa Rp15.000.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 12 Januari 2021 19:39

Kemenhub dan PT MSK Teken Kerja Sama

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, melalui Kantor…

Selasa, 29 Desember 2020 21:55

Syarifuddin Israil Jabat Rektor UMB

TANJUNG REDEB - Syarifuddin Israil resmi dilantik sebagai Rektor Universitas…

Senin, 28 Desember 2020 20:46

PT PAMA Ikut Lindungi Warga Tumbit Dayak

TANJUNG REDEB - Melalui Program Sinergi Corporate Social Responsibility (CSR)…

Senin, 28 Desember 2020 20:44

Peresmian UMB Dihadiri Wakil Gubernur

TANJUNG REDEB – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah (STIEM) resmi…

Selasa, 15 Desember 2020 20:44

Sambut Natal dengan Berbagi

TANJUNG REDEB - Menyambut perayaan Natal, Karyawan PT Berau Coal…

Senin, 14 Desember 2020 19:57

PT Menara Borneo Jaya yang Pertama

TANJUNG REDEB – PT Menara Borneo Jaya mengadakan Sertifikasi Pelatihan…

Senin, 14 Desember 2020 12:35

KKP Kelas II Tarakan Gelar Simulasi Vaksinasi Covid-19

DERAWAN – Dalam rangka mendukung persiapan pemerintah melaksanakan vaksinasi Covid-19,…

Sabtu, 12 Desember 2020 13:16

FKMB Apresiasi Dukungan KKP Tarakan

TANJUNG REDEB - Dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19, Kantor…

Selasa, 08 Desember 2020 20:04

Pilkada 2020, NasDem Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan Ketat

JAKARTA - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini akan digelar…

Jumat, 04 Desember 2020 19:58

Makin Yakin, Warga Biduk ke Paslon 1

PUTARAN akhir kampanye menjelang masa tenang, Paslon 1 menyisir kampung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers