MANAGED BY:
JUMAT
08 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Minggu, 20 Desember 2020 19:21
Pastikan Tak Ada Lonjakan Harga Sembako
RELATIF STABIL: Disperindagkop dan Dinas Pangan terus melakukan pemantauan terhadap harga sembako jelang Natal dan tahun baru. Dua instansi inipun memastikan tidak akan ada lonjakan harga yang signifikan pada bahan sembako.

TELUK BAYUR – Pemerintah terus melakukan pemantauan harga sembako menjelang Natal dan tahun baru. Salah satunya dengan melakukan kunjungan ke lima distribusi sembako yang ada di Berau.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, Wiyati mengatakan, kunjungan terhadap lima distribusi sembako ini dilakukan pihaknya bersama Dinas Pangan beberapa waktu lalu. Hasilnya, harga maupun stok sembako disimpulkan pihaknya masih dalam kategori mencukupi saat ini.

Untuk harga sembako seperti beras, sayur hingga minyak goreng dan gula, dirinya menerangkan masih dalam kisaran harga yang relatif stabil dan tak ada lonjakan harga yang signifikan. "Kenaikan harganya sekitar Rp 2 ribu hingga RP 5 ribu dan itu belum masuk kategori inflasi. Jadi masih wajarlah," katanya kepada awak media ini.

Memang, diakuinya kondisi saat ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Karena pandemi Covid-19 dianggap membuat stok bahan sembako di pasaran menjadi masih berlimpah dan cukup bagi masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.

"Apalagi masyarakat tidak ada perayaan tahun baru dan Natal, jadi masyarakat tidak terlalu memerlukan bahan makanan seperti tahun sebelumnya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Dinas Pangan Berau, Edi Mustafa juga memastikan stok pangan berupa bahan sembako masih cukup dalam beberapa bulan ke depan. Karena stok masih cukup banyak, maka ia menyebut tidak akan ada lonjakan harga yang secara signifikan.

"Kenaikan harga tetap ada, tapi sekitar Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu saja per bahan. Dan itu wajar karena fluktuasi harga yang terus menerus terjadi," ujarnya.

"Dan bahan yang sangat berpotensi dan diprediksi naik seperti telur, daging, ikan, dan bahan dapur seperti cabai dan bawang. Itu pun tidak akan naik secara tinggi, hanya naik dalam batasan normal,” sambungnya. (*/adf/arp)


BACA JUGA

Selasa, 05 Juli 2022 20:31

Pasokan Gas Melon Dijamin Aman

TANJUNG REDEB – Distribusi elpiji 3 Kilogram (Kg) dipastikan aman…

Senin, 27 Juni 2022 20:53

Aturan Beli Migor Curah Dianggap Susahkan Pelaku UMKM

TANJUNG REDEB – Pemerintah Pusat tengah berencana menerapkan aturan pembelian…

Sabtu, 25 Juni 2022 20:48

Jelang Perayaan Iduladha, Harga Sejumlah Bumbu Dapur Naik

TANJUNG REDEB – Sejumlah kebutuhan dapur di Pasar Sanggam Adji…

Sabtu, 25 Juni 2022 20:37

14 Ton Migor Curah Meluncur ke Berau

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau Gamalis bersama Kepala Dinas…

Jumat, 24 Juni 2022 20:31

Jelang Hari Raya Iduladha, Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Aman

TANJUNG REDEB – Jelang Hari Raya Iduladha, Wakil Bupati Berau,…

Selasa, 21 Juni 2022 20:24

Harga TBS Kembali Merosot

TANJUNG REDEB – Harga tandan buah segar (TBS) sawit bulan…

Kamis, 02 Juni 2022 20:41

Diskoperindag Jani Tinjau Pasar

TANJUNG REDEB – Sejak Idulfitri sampai saat ini harga kebutuhan…

Kamis, 02 Juni 2022 11:08

Dinas Perkebunan Harus Tegas

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Suharno,…

Selasa, 31 Mei 2022 21:36

Di Sini, Harga Kebutuhan Dapur Kompak Naik

TANJUNG REDEB – Saat ini harga sejumlah kebutuhan pokok dan…

Selasa, 31 Mei 2022 21:35

Pemkab Berau Canangkan Industri Hilir Sawit

BUMI Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau- merupakan salah satu daerah penghasil…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers