MANAGED BY:
MINGGU
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 12 Januari 2021 19:41
Percepat Lelang 2021

Serapan Anggaran 2020 Peringkat 16 Terendah

EVALUASI SERAPAN ANGGARAN: Bupati Berau Agus Tantomo, bersama anggota DPRD Berau melakukan rapat evaluasi serapan anggaran 2020 dan percepatan lelang 2021, Senin (11/1).

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Bupati Berau, Agus Tantomo, bersama anggota DPRD Berau, menggelar rapat evaluasi serapan anggaran 2020 dan percepatan lelang kegiatan 2021, Senin (11/1).

Agus menyampaikan, tahun 2020 lalu, serapan anggaran Kabupaten Berau hanya 82,5 persen. Meski meningkat 2 persen dari 2019 lalu, namun angka tersebut menurutnya masih sangat minim dibandingkan dengan kota lainnya. Bahkan Kabupaten Berau masuk 20 kabupaten/kota yang serapan anggarannya terendah. “Kita (Berau) peringkat 16 dari 346 kabupaten/kota terendah serapannya (anggaran). Inikan sesuatu yang memalukan,” ujar Agus, kemarin (11/1).

Agus mengatakan, dirinya sudah mempelajari dan menelusuri penyebab serapan anggaran Berau masih rendah. Salah satu penyebabnya kata dia, Surat Keputusan (SK) dari Panitia Anggaran (PA) berlaku sampai 31 Desember. Hal ini membuat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus menunggu hingga Februari. “Ini yang akan kita ubah,” tuturnya.

Diterangkannya, saat rapat bersama OPD sebelumnya, dirinya telah menyampaikan bahwa SK PA tahun 2020 berlaku sampai 2021 sehingga dalam menetapkan PPK tidak terlambat lagi. “Itu sudah disepakati, dan PPK di awal Januari ini sudah harus selesai semua. Minggu ke dua Januari ini seharusnya sudah bisa lelang,” terangnya.

Ia menegaskan, jika Pemkab Berau terus berpatokan pada penyerapan anggaran seperti tahun-tahun sebelumnya, besar kemungkinan serapan anggaran masih rendah. Dan Berau tidak akan beranjak dari 20 besar kabupaten/kota dengan serapan anggaran terendah di Indonesia. “Harus bisa keluar dari kubangan tersebut. Saya yakin dengan percepatan lelang, semua bisa diatasi,” ucapnya.

Menurutnya, lelang fisik yang terlambat karena tahun anggarannya bersamaan dengan perencanaan. Tentu kondisi ini tidak efektif, jika keduanya dilakukan secara bersamaan. Menurut dia, idealnya perencanaannya lebih dahulu dilelang. Setelah itu, baru mulai melelang fisiknya. Sehingga tahun depan tidak ada lagi perencanaan dan fisik dilakukan dalam satu tahun anggaran.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 29 November 2020 19:20

Dorong Kembangkan Ekonomi Kreatif

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengatakan, pandemi…

Minggu, 29 November 2020 19:19

Sayangkan Kampanye Isu SARA

TANJUNG REDEB – Tahapan kampanye Pilkada 2020 masih berjalan. Dua…

Minggu, 29 November 2020 19:18

Tambah Penerbangan Jelang Libur Nataru

TANJUNG REDEB – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Berau,…

Sabtu, 28 November 2020 20:41

Telusuri Sumber Penularan Berau 468

TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, hingga kini belum…

Sabtu, 28 November 2020 20:40

GAPU Kawal Dugaan Politik Uang

TANJUNG REDEB - Gerakan Anti Politik Uang (GAPU) Berau tegas…

Sabtu, 28 November 2020 20:38

Tingkatkan Kapasitas Pegawai, Hadirkan Trainer Teknologi Pikiran

TANJUNG REDEB - Jasa Raharja Samarinda terus berupaya meningkatkan layanan…

Jumat, 27 November 2020 21:26

Minta Bawaslu Tegas Kuasa Hukum Paslon 1 Beberkan Kronologi Laporan Dugaan Pelanggaran

TANJUNG REDEB – Tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) nomor…

Jumat, 27 November 2020 21:24

Pembangunan Turap, Tunggu Anggaran Membaik

TANJUNG REDEB – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membangun turap…

Kamis, 26 November 2020 20:02

Kapan Sadarnya Sih....!! Prokes Ada yang Dilanggar

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi, melakukan…

Kamis, 26 November 2020 20:01

Beri Bantuan, Paslon 2 Dilaporkan

TANJUNG REDEB – Kuasa hukum pasangan calon (Paslon) bupati dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers