MANAGED BY:
MINGGU
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 14 Januari 2021 20:01
Hanya 90 Persen Warga yang Divaksin

Dinkes Siapkan 32 Faskes Pelaksanaan Vaksinasi

PERSIAPAN VAKSIN: Bupati Berau, Agus Tantomo, mengikuti simulasi penyuntikan vaksin Covid-19, Senin (11/1).

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Agus Tantomo mengatakan, Kabupaten Berau akan mendapatkan jatah vaksin 1.800 dosis untuk tahap pertama. Vaksin tahap pertama ini diperuntukkan untuk 900 untuk tenaga kesehatan (Nakes) sebagai penerima vaksin pertama di Kabupaten Berau.

Sedangkan untuk masyarakat, baru akan menerima vaksin pada tahap kedua. “Saya sudah koordinasi dengan kepala Dinas Kesehatan mengenai persiapan distribusi vaksinasinya,” kata Agus Tantomo, usai memimpin rapat persiapan pendistribusian vaksin Covid-19 di Bumi Batiwakkal, Senin (11/1) lalu.

Selain Nakes, Agus mengatakan, pimpinan Forkopimda, tokoh agama, juga akan menerima suntikan vaksin tahap pertama. Hal ini kata dia untuk memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa vaksin tersebut aman dan halal. “Ini pembuktian kepada masyarakat. Salah satunya saya sendiri akan divaksin tahap pertama ini,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi menuturkan, dari jumlah masyarakat Berau sekitar 235.756 jiwa, hanya 90 persen saja yang akan mendapatkan vaksin. Sisanya, bisa saja sedang mengandung atau ada penyakit bawaan. “Kan ada masyarakat yang sakit bawaan berat, maka tidak bisa divaksin,” ujarnya.

Ia menuturkan, vaksin tidak akan diberikan kepada warga yang memiliki riwayat tertentu yang bisa merujuk pada alergi serius. Biasanya merujuk pada orang-orang yang memiliki respons terhadap rangsangan tertentu, seperti sengatan lebah atau obat. Dengan mengalami pembengkakan di sekitar mulut, mata atau wajah, mengalami kesulitan bernapas atau mengalami penurunan tekanan darah yang serius.

Orang lain yang termasuk dalam kelompok tertentu -seperti wanita hamil, orang yang mengalami gangguan sistem imun, dan mereka yang berusia di bawah 16 tahun juga harus menunda menerima suntikan.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 29 November 2020 19:20

Dorong Kembangkan Ekonomi Kreatif

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengatakan, pandemi…

Minggu, 29 November 2020 19:19

Sayangkan Kampanye Isu SARA

TANJUNG REDEB – Tahapan kampanye Pilkada 2020 masih berjalan. Dua…

Minggu, 29 November 2020 19:18

Tambah Penerbangan Jelang Libur Nataru

TANJUNG REDEB – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Berau,…

Sabtu, 28 November 2020 20:41

Telusuri Sumber Penularan Berau 468

TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, hingga kini belum…

Sabtu, 28 November 2020 20:40

GAPU Kawal Dugaan Politik Uang

TANJUNG REDEB - Gerakan Anti Politik Uang (GAPU) Berau tegas…

Sabtu, 28 November 2020 20:38

Tingkatkan Kapasitas Pegawai, Hadirkan Trainer Teknologi Pikiran

TANJUNG REDEB - Jasa Raharja Samarinda terus berupaya meningkatkan layanan…

Jumat, 27 November 2020 21:26

Minta Bawaslu Tegas Kuasa Hukum Paslon 1 Beberkan Kronologi Laporan Dugaan Pelanggaran

TANJUNG REDEB – Tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) nomor…

Jumat, 27 November 2020 21:24

Pembangunan Turap, Tunggu Anggaran Membaik

TANJUNG REDEB – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membangun turap…

Kamis, 26 November 2020 20:02

Kapan Sadarnya Sih....!! Prokes Ada yang Dilanggar

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi, melakukan…

Kamis, 26 November 2020 20:01

Beri Bantuan, Paslon 2 Dilaporkan

TANJUNG REDEB – Kuasa hukum pasangan calon (Paslon) bupati dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers