MANAGED BY:
JUMAT
05 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 16 Januari 2021 19:54
APD Menipis, BPBD Kehabisan Kantong Jenazah
LOGISTIK COVID: Stok alat pelindung diri (APD) seperti masker dan sarung tangan di BPBD Berau mulai menipis. Sementara kantong jenazah untuk pasien Covid-19 yang meninggal sudah habis.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – BadanPenanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau saat ini kehabisan kantong jenazah. Selain itu, stok alat pelindung diri (APD) seperti masker N95, sepatu boot, dan sarung tangan juga mulai menipis.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Novian Hidayat, mengatakan bahwa kantong jenazah itu diperlukan untuk pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Selain itu, juga digunakan untuk korban meninggal dunia karena kecelakaan, bunuh diri, atau penemuan mayat.

“Sekarang stok kantong jenazah sudah tidak ada lagi di BPBD. Kantong jenazah itu bantuan dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana),” kata Novian, Jumat (15/1).

Habisnya stok kantong jenazah karena kasus meninggal dunia karena Covid-19 di Kabupaten Berau terus bertambah. Sejauh ini sudah 21 pasien Covid-19 meninggal dan dimakamkan di Berau. Menurutnya, untuk pemakaman satu jenazah pasien Covid-19, dibutuhkan dua kantong jenazah. “Selain itu kan kantong jenazah juga diperlukan untuk korban meninggal jika terjadi kecelakaan, bunuh diri, maupun penemuan mayat,” katanya.

Novian mengatakan, pihaknya telah mengusulkan pengadaan kantong jenazah melalui anggaran penanganan Covid-19. Namun hingga saat ini belum terealisasi. Harga satu kantong jenazah kata dia mencapai Rp 400 hingga Rp 500 ribu. “Semoga saja tidak ada yang meninggal lagi. Karena stok kantong jenazah di BPBD sudah habis saat ini,” ucapnya.

Selain kantong jenazah, ia menuturkan, stok alat pelindung diri (APD) seperti masker N95, sepatu boot, dan sarung tangan juga sudah menipis di gudang Logistik Covid-19 di BPBD. Sementara sekali pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia, dibutuhkan tiga lapis sarung tangan dan masker. Untuk sementara tim pemakaman pasien terpaksa menggunakan masker medis saat melakukan pemakaman jenazah pasien Covid-19 yang meninggal. “Iya mau tidak mau pakai masker medis dahulu. Kalau baju hazmat masih ada. APD lainnya yang menipis,” jelasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 04 Maret 2021 20:31

640 Anggota TNI dan Polri Divaksin Covid-19

TANJUNG REDEB - Sebanyak 640 anggota TNI dan Polri di…

Kamis, 04 Maret 2021 20:31

Kasus Penjualan Aset PT BPL, Polisi Periksa Pemegang Saham

TANJUNG REDEB - Penjualan aset tanah PT Borneo Prapatan Lestari…

Kamis, 04 Maret 2021 20:30

Perizinan Miras Dilarang sejak 2005

TANJUNG REDEB – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mencabut Peraturan…

Kamis, 04 Maret 2021 20:10

Kematian karena Covid-19 Sentuh Angka 64 Kasus, Berau Urutan Kelima di Kaltim

TANJUNG REDEB - Kasus kematian karena Covid-19 di Kabupaten Berau…

Kamis, 04 Maret 2021 20:08

Gudang Toko Sembako Terbakar

TANJUNG REDEB – Musibah kebakaran terjadi di kawasan Jalan Milono,…

Rabu, 03 Maret 2021 19:39

Pembangunan RS Tipe B Diprioritaskan

SELAIN penanganan Covid-19, pembangunan infrastruktur di bidang kesehatan juga jadi…

Rabu, 03 Maret 2021 19:37

Anggaran Penanganan Covid-19 Belum Final

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau berencana melakukan realokasi atau refocusing…

Rabu, 03 Maret 2021 19:32

Cegah Kepunahan Orangutan, BKSDA Kaltim Bangun Klinik di Kampung Tasuk

TANJUNG REDEB - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan…

Selasa, 02 Maret 2021 20:18

Soal Genangan di Sejumlah Ruas Jalan di Kota Ini, Ada Masalah pada Perencanaan

TANJUNG REDEB – Persoalan genangan air sehabis hujan di sejumlah…

Selasa, 02 Maret 2021 20:16

Sekolah Tatap Muka di Berau, Keputusan Ada di Kepala Daerah

TANJUNG REDEB - Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memulai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers