MANAGED BY:
RABU
03 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 19 Januari 2021 19:44
Cari Solusi Terkait Perizinan Penambangan Pasir
Agus Tantomo

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Kelangkaan material pasir di Bumi Batiwakkal- sebutan Kabupaten- sejak beberapa pekan terakhir menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Seperti diketahui, sejumlah penambang pasir sungai berhenti beroperasi karena terbentur izin.

Bupati Berau, Agus Tantomo, mengatakan akan melakukan pembahasan terkait izin penambangan pasir sungai. Diakuinya, perizinan penambangan pasir memang bukan kewenangan pemkab. Pasalnya, untuk saat ini pengurusan izin ditarik langsung oleh Pemerintah Pusat. “Saya tegaskan kepada masyarakat bahwa untuk izin penambangan pasir itu dilakukan langsung ke pusat, bukan di pemkab. Tetapi kita akan tetap mencari solusinya,” ujar Agus Tantomo, kemarin (18/1).

Untuk itu, Agus mengatakan akan mengundang dan melakukan pertemuan dengan pihak terkait membahas perizinan tambang pasir yang ditarik oleh pemerintah pusat. “Kita lihat besok (hari ini, Red) apa keputusannya. Saya akan mengundang pihak-pihak terkait mencari jalan keluarnya seperti apa. Karena memang ini menjadi permasalahan serius,” tegasnya.

Sebelumnya, pengusaha penambang pasir, Mulyadi, mengaku  sudah dua pekan aktivitas penambangan pasir dihentikan akibat terbentur masalah perizinan. Ada sekitar 14 penambang pasir yang beroperasi, tetapi saat ini semua penambang tersebut berhenti beroperasi lantaran persoalan izin. “Semua terkait izin saja. Karena sekarang berdasarkan peraturan baru izinnya ditarik ke pusat,” ungkapnya,  Jumat (8/1) lalu.

Diakuinya juga, mereka sudah pernah berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Sambaliung untuk meminta rekomendasi. Namun hal itu tidak bisa dilakukan lantaran proses perizinannya dilakukan di Pemerintah Pusat. “Jadi untuk saat ini pasir memang kosong. Kami tidak berani menambang kalau belum ada izinnya,” jelasnya.

Dia mengatakan masih terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui instansi terkait dengan harapan ada kebijakan atau solusi agar aktivitas pertambangan pasir dapat terus dilakukan. Sebab, ketersediaan material pasir ini juga menurutnya sangat penting untuk pembangunan baik bangunan rumah masyarakat maupun program pembangunan pemerintah.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 29 November 2020 19:20

Dorong Kembangkan Ekonomi Kreatif

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengatakan, pandemi…

Minggu, 29 November 2020 19:19

Sayangkan Kampanye Isu SARA

TANJUNG REDEB – Tahapan kampanye Pilkada 2020 masih berjalan. Dua…

Minggu, 29 November 2020 19:18

Tambah Penerbangan Jelang Libur Nataru

TANJUNG REDEB – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Berau,…

Sabtu, 28 November 2020 20:41

Telusuri Sumber Penularan Berau 468

TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, hingga kini belum…

Sabtu, 28 November 2020 20:40

GAPU Kawal Dugaan Politik Uang

TANJUNG REDEB - Gerakan Anti Politik Uang (GAPU) Berau tegas…

Sabtu, 28 November 2020 20:38

Tingkatkan Kapasitas Pegawai, Hadirkan Trainer Teknologi Pikiran

TANJUNG REDEB - Jasa Raharja Samarinda terus berupaya meningkatkan layanan…

Jumat, 27 November 2020 21:26

Minta Bawaslu Tegas Kuasa Hukum Paslon 1 Beberkan Kronologi Laporan Dugaan Pelanggaran

TANJUNG REDEB – Tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) nomor…

Jumat, 27 November 2020 21:24

Pembangunan Turap, Tunggu Anggaran Membaik

TANJUNG REDEB – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membangun turap…

Kamis, 26 November 2020 20:02

Kapan Sadarnya Sih....!! Prokes Ada yang Dilanggar

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi, melakukan…

Kamis, 26 November 2020 20:01

Beri Bantuan, Paslon 2 Dilaporkan

TANJUNG REDEB – Kuasa hukum pasangan calon (Paslon) bupati dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers