MANAGED BY:
RABU
03 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 20 Januari 2021 15:30
10 Wilayah Berpotensi Longsor
Ilustrasi

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Berdasarkan data yang dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Indonesia, terdapat 10 wilayah di Kabupaten Berau berpotensi mengalami pergeseran tanah pada periode Januari 2021.

Kepala Badan Meteorogi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, Tekad Sumardi, menyebutkan bahwa potensi pergeseran tanah dipengaruhi faktor cuaca. Selain itu, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi faktor pendukung lainnya.

“Fenomena kemarau panjang, kemudian Karhutla, menyebabkan tanah dan batuan lapuk. Setelah dua fenomena tersebut, diguyur hujan dengan intensitas tinggi, membuat tanah dan batuan yang lapuk mudah tergeser akibat terbawa aliran air. Hal ini tidak menutup kemungkinan menyebabkan longsor pada area yang lebih tinggi,” jelas Tekad, saat dikonfirmasi Selasa (19/1).

Seberapa jauh pergeseran tanah yang terjadi, kata dia, belum ada kajian lebih lanjut. Tetapi efek yang ditimbulkan pergeseran tersebut bisa longsor dan kerusakan ekosistem alam. Menurutnya, jika kejadian longsor berada dekat permukiman, tidak menutup kemungkinan menimbulkan korban jiwa. “Kalau sejauh ini kejadian longsor hanya mengakibatkan kerusakan jalan. Untuk korban jiwa, Alhamdulillah tidak ada,” ujarnya.

Dikatakannya, 10 wilayah berpotensi terjadi pergeseran tanah itu yakni Kecamatan Batu Putih, Biatan, Bidukbiduk, Gunung Tabur, Kelay, Pulau Derawan, Sambaliung, Segah, Tabalar, dan Talisayan. “Ada 5 Kecamatan dengan potensi pergeseran tanah tinggi, sedangkan sisanya potensinya menengah,” ungkap Tekad.

Masuknya beberapa kecamatan di wilayah pesisir Berau, Tekad menjelaskan, bahwa bergesernya tanah di lokasi tersebut tidak ada hubungannya dengan Sesar Mangkalihat. Tetapi, Tekad tetap meminta masyarakat di pesisir Berau tetap berhati-hati, mengingat potensi Tsunami bisa terjadi jika sesar tersebut bergerak hebat. “Dua lempengan yang ada di Berau yakni Maratua dan Mangkalihat. Keduanya memang aktif, tapi saat ini masih aman,” katanya.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 29 November 2020 19:20

Dorong Kembangkan Ekonomi Kreatif

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengatakan, pandemi…

Minggu, 29 November 2020 19:19

Sayangkan Kampanye Isu SARA

TANJUNG REDEB – Tahapan kampanye Pilkada 2020 masih berjalan. Dua…

Minggu, 29 November 2020 19:18

Tambah Penerbangan Jelang Libur Nataru

TANJUNG REDEB – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Berau,…

Sabtu, 28 November 2020 20:41

Telusuri Sumber Penularan Berau 468

TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, hingga kini belum…

Sabtu, 28 November 2020 20:40

GAPU Kawal Dugaan Politik Uang

TANJUNG REDEB - Gerakan Anti Politik Uang (GAPU) Berau tegas…

Sabtu, 28 November 2020 20:38

Tingkatkan Kapasitas Pegawai, Hadirkan Trainer Teknologi Pikiran

TANJUNG REDEB - Jasa Raharja Samarinda terus berupaya meningkatkan layanan…

Jumat, 27 November 2020 21:26

Minta Bawaslu Tegas Kuasa Hukum Paslon 1 Beberkan Kronologi Laporan Dugaan Pelanggaran

TANJUNG REDEB – Tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) nomor…

Jumat, 27 November 2020 21:24

Pembangunan Turap, Tunggu Anggaran Membaik

TANJUNG REDEB – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membangun turap…

Kamis, 26 November 2020 20:02

Kapan Sadarnya Sih....!! Prokes Ada yang Dilanggar

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi, melakukan…

Kamis, 26 November 2020 20:01

Beri Bantuan, Paslon 2 Dilaporkan

TANJUNG REDEB – Kuasa hukum pasangan calon (Paslon) bupati dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers