MANAGED BY:
SENIN
19 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 14 Februari 2021 19:38
Masyarakat Harus Paham Gejala Covid-19, Jangan Setelah Parah Baru Dibawa ke RS
TAMBAH KASUS KEMATIAN: Kasus meninggal dunia karena Covid-19 di Kabupaten Berau bertambah. Tim pemakaman memakamkan pasien Covid-19, kemarin (13/2).

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, kembali merilis satu pasien Covid-19 meninggal dunia di Kabupaten Berau. Bertambahnya satu pasien meninggal ini, menambah angka kasus kematian akibat Covid-19 hingga 13 Februari, menjadi 47 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi menjelaskan, pasien dengan kode Berau 2987 ini meninggal dunia pada Jumat (12/2) sekitar pukul 20.48 Wita, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, Tanjung Redeb. Pasien berusia 62 tahun itu terpapar Covid-19 dari kasus transmisi lokal.   

“Terlambat dibawa ke rumah sakit. Pasien gagal napas meski sudah dibantu oksigen,” kata Iswahyudi. Diakuinya, belakangan ini cukup banyak pasien yang terlambat dibawa ke rumah sakit. Hal ini dikarenakan kebanyakan keluarga pasien menganggap penyakit biasa. Karena rata-rata keluarga pasien menyatakan bahwa pasien tersebut tidak keluar rumah, sehingga tidak mungkin bisa terpapar. Namun lanjut Iswahyudi, mereka lupa, anggota keluarga lainnya ada yang memiliki mobilitas tinggi, keluar masuk rumah. Bisa saja, yang bersangkutan terpapar dari keluarganya tersebut.

“Karena daya tahan tubuh tidak kuat lagi, akhirnya drop, dikira sakit biasa, setelah cukup parah, dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Ia melanjutkan, masyarakat seharusnya sudah paham ciri-ciri dari gejala Covid-19, sehingga bisa melakukan pencegahan dini. Dia mencontohkan, salah satu kasus di Berau, pasien tertua dengan usia 92 tahun berhasil sembuh setelah menjalani perawatan selama 10 hari. Sebab pihak keluarga cepat melakukan diagnosis, sewaktu gejala muncul pada pasien tersebut. 

“Semakin cepat dibawa periksa, semakin cepat penanganan. Jika memang bukan Covid-19, tentu kami bilang bukan Covid-19. Penanganannya juga beda,” jelasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 18 April 2021 19:45

Si Pembunuh Fransisca Divonis 18 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Ricky Ashari (33), terdakwa kasus pembunuhan Fransisca…

Minggu, 18 April 2021 19:43

Lahan Pemakaman Covid-19 Kembali Diperluas

TANJUNG REDEB – Hingga saat ini, angka kematian karena kasus…

Minggu, 18 April 2021 19:43

Biaya Sendiri, Harumkan Nama Daerah

TANJUNG REDEB – Batik Berau dengan motif Keraton Gunung Tabur,…

Minggu, 18 April 2021 19:41

Pahami Ibadah Sunah di Bulan Ramadan

Ramadhan adalah bulan untuk membakar semua dosa-dosa. Di bulan ini…

Sabtu, 17 April 2021 19:46

Waspada, Hoaks Survei Berhadiah

TANJUNG REDEB - Seorang warga, bernama Ridwan, mengaku sempat menerima…

Sabtu, 17 April 2021 19:44

Sepakat Tempuh Jalur Hukum

TANJUNG REDEB – Penyelesaianperselisihan antara PT Sentosa Kalimantan Jaya (SKJ)…

Sabtu, 17 April 2021 19:43

Makmurkan Masjid, Jadikan Tempat Pendidikan Alquran

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, melakukan safari…

Sabtu, 17 April 2021 19:42

Lakukan Ibadah Sunah untuk Sempurnakan Ibadah Wajib

Umat Muslim saat ini tengah melaksanakan ibadah puasa di Bulan…

Jumat, 16 April 2021 19:35

Waspadai Bibit Siklon Tropis 94W

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi…

Jumat, 16 April 2021 19:35

Pemakaman Covid-19 Butuh Penerang

TANJUNG REDEB – Kondisi pemakaman khusus jenazah pasien Covid-19 di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers