MANAGED BY:
SENIN
19 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 16 Februari 2021 20:21
Minta Daerah Ikuti Edaran Pusat

Soal Peniadaan UN di Tengah Pandemi

MAKMUR HAPK

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, mengeluarkan Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam Masa Darurat Persebaran Covid-19.

Kebijakan  ini pun didukung Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK. Dia pun meminta kabupaten/kota di Kalimantan Timur yang masih masuk zona merah penyebaran Covid-19 bisa mengikuti surat edaran tersebut. “Sudah ada surat resmi dari kementrian, maka dari itu, pemerintah daerah bisa mengikuti peraturan yang berlaku demi keamanan kita semua,” kata Makmur, Senin (15/2).

Dikatakannya, di tengah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum melandai, sangat tidak efektif untuk menggelar ujian atau kegiatan sekolah lainnya. Sebab hal itu bisa membuat para pelajar stres atau kebingungan. “Realistis saja, jika sekolah menggelar UN di tengah pandemi secara daring atau Zoom, itu menurut saya tidak efektif. Karena ujian dengan tatap muka saja terkadang para siswa susah, bagaimana jika menggunakan sistem daring,” jelas Makmur.

Karena itu, dia berharap pemerintah kabupaten/kota se-Kaltim melalui Dinas Pendidikan bisa memahami kondisi saat ini.

Sebelumnya, Pemkab Berau melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Suprapto, memastikan tidak ada Ujian Nasional di akhir tahun ajaran 2020-2021 ini.  Hal itu, mengikuti keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, yang meniadakan UN tahun ini.  “Kita tetap konsisten mengikuti peraturan dari pusat. Karena itu adalah perintah dari atas untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Indonesia, termasuk Berau,” ujarnya.

Menurutnya, selain untuk menekan angka penyebaran Covid-19, pelaksanaan UN dan Ujian Sekolah memang sangat tidak memungkinkan saat ini. Sebab para pelajar selama ini masih menggunakan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). “Jika pelaksanaan UN menggunakan metode PJJ, saya yakin itu akan susah dicerna. Karena kita lihat saja, pelajaran bisa saja pelajar kurang efektif, apalagi UN,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 18 April 2021 19:45

Si Pembunuh Fransisca Divonis 18 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Ricky Ashari (33), terdakwa kasus pembunuhan Fransisca…

Minggu, 18 April 2021 19:43

Lahan Pemakaman Covid-19 Kembali Diperluas

TANJUNG REDEB – Hingga saat ini, angka kematian karena kasus…

Minggu, 18 April 2021 19:43

Biaya Sendiri, Harumkan Nama Daerah

TANJUNG REDEB – Batik Berau dengan motif Keraton Gunung Tabur,…

Minggu, 18 April 2021 19:41

Pahami Ibadah Sunah di Bulan Ramadan

Ramadhan adalah bulan untuk membakar semua dosa-dosa. Di bulan ini…

Sabtu, 17 April 2021 19:46

Waspada, Hoaks Survei Berhadiah

TANJUNG REDEB - Seorang warga, bernama Ridwan, mengaku sempat menerima…

Sabtu, 17 April 2021 19:44

Sepakat Tempuh Jalur Hukum

TANJUNG REDEB – Penyelesaianperselisihan antara PT Sentosa Kalimantan Jaya (SKJ)…

Sabtu, 17 April 2021 19:43

Makmurkan Masjid, Jadikan Tempat Pendidikan Alquran

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, melakukan safari…

Sabtu, 17 April 2021 19:42

Lakukan Ibadah Sunah untuk Sempurnakan Ibadah Wajib

Umat Muslim saat ini tengah melaksanakan ibadah puasa di Bulan…

Jumat, 16 April 2021 19:35

Waspadai Bibit Siklon Tropis 94W

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi…

Jumat, 16 April 2021 19:35

Pemakaman Covid-19 Butuh Penerang

TANJUNG REDEB – Kondisi pemakaman khusus jenazah pasien Covid-19 di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers