MANAGED BY:
JUMAT
05 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 19 Februari 2021 20:13
Mengangkat Penyu Artinya Melanggar

Terjadi di Dua Lokasi, Pemandu Diduga dari Luar Berau

IKON WISATA: Selain ikon daerah, Penyu merupakan salah satu daya tarik wisatawan berkunjung ke Bumi Batiwakkal.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Masrani, membenarkan foto dan video seorang pria mengangkat penyu hijau yang beredar di media sosial berlokasi di Kabupaten Berau.

“Lokasinya sudah kami ketahui. Itu di Pulau Derawan (Kecamatan Pulau Derawan) dan Kaniungan Besar (Kecamatan Bidukbiduk),” kata Masrani, kemarin (18/2).

Dikatakannya, aktivitas wisatawan mengangkat penyu sangat tidak diperbolehkan. Pihaknya pun tidak pernah melarang siapa pun untuk berfoto dengan salah satu ikon Kabupaten Berau tersebut. Namun ada etika, seperti menjaga jarak minimal satu meter dari penyu. “Tidak boleh memegang, apalagi mengangkat (penyu). Artinya sudah melanggar,” tegasnya.

Dikatakannya, pemandu wisata yang membawa wisatawan tersebut diduga berasal dari luar Berau. Karena selama ini, pemadu wisata di Berau sudah diberi pemahaman dan paham aturan mengenai jarak aman berinteraksi dengan penyu. “Setelah kami teliti, itu bukan dari Berau. Kami menduga pemandu dari dari Tarakan. Jelas bisa menurunkan kredibilitas kita. Itu langsung disorot oleh internasional,” lanjutnya.

Agar kejadian ini tidak terulang, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perikanan, termasuk Camat Bidukbiduk dan Kepala Kampung Pulau Derawan. Dia meminta agar pihak terkait menegur jika masih ada wisatawan yang nekat memegang, apalagi mengangkat penyu yang merupakan hewan dilindungi itu. “Kami akan melakukan sosialisasi di dua lokasi wisata itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Bidukbiduk, Abdul Malik, mengaku kaget mendengar kabar ada wisatawan yang berani menyentuh penyu di kawasan wisata Bidukbiduk. “Itu di kawasan Kaniungan Besar. Memang biasanya jika air besar, banyak penyu berenang di sana,” katanya, kemarin (18/2).

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 04 Maret 2021 20:31

640 Anggota TNI dan Polri Divaksin Covid-19

TANJUNG REDEB - Sebanyak 640 anggota TNI dan Polri di…

Kamis, 04 Maret 2021 20:31

Kasus Penjualan Aset PT BPL, Polisi Periksa Pemegang Saham

TANJUNG REDEB - Penjualan aset tanah PT Borneo Prapatan Lestari…

Kamis, 04 Maret 2021 20:30

Perizinan Miras Dilarang sejak 2005

TANJUNG REDEB – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mencabut Peraturan…

Kamis, 04 Maret 2021 20:10

Kematian karena Covid-19 Sentuh Angka 64 Kasus, Berau Urutan Kelima di Kaltim

TANJUNG REDEB - Kasus kematian karena Covid-19 di Kabupaten Berau…

Kamis, 04 Maret 2021 20:08

Gudang Toko Sembako Terbakar

TANJUNG REDEB – Musibah kebakaran terjadi di kawasan Jalan Milono,…

Rabu, 03 Maret 2021 19:39

Pembangunan RS Tipe B Diprioritaskan

SELAIN penanganan Covid-19, pembangunan infrastruktur di bidang kesehatan juga jadi…

Rabu, 03 Maret 2021 19:37

Anggaran Penanganan Covid-19 Belum Final

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau berencana melakukan realokasi atau refocusing…

Rabu, 03 Maret 2021 19:32

Cegah Kepunahan Orangutan, BKSDA Kaltim Bangun Klinik di Kampung Tasuk

TANJUNG REDEB - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan…

Selasa, 02 Maret 2021 20:18

Soal Genangan di Sejumlah Ruas Jalan di Kota Ini, Ada Masalah pada Perencanaan

TANJUNG REDEB – Persoalan genangan air sehabis hujan di sejumlah…

Selasa, 02 Maret 2021 20:16

Sekolah Tatap Muka di Berau, Keputusan Ada di Kepala Daerah

TANJUNG REDEB - Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memulai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers