MANAGED BY:
SABTU
17 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 22 Februari 2021 20:05
“Jangan Asal Ada Proyek”

Ketua DPRD Kaltim Klarifikasi Kucuran Bankeu 2021

BANTUAN KEUANGAN: Makmur HAPK saat meninjau hasil peningkatan Jalan Punggawa Sejati di Kampung Maluang, Gunung Tabur, kemarin (21/2).

Dia mencontohkan, ada beberapa kegiatan pembangunan jalan di perkampungan yang mendapat bankeu sebelumnya, tapi ternyata jalan yang dibangun berada di lingkungan yang belum ada penduduknya. Seperti laporan yang diterimanya mengenai pembangunan jalan di Tabalar Muara senilai Rp 8 miliar. Padahal seingatnya, juga sudah ada jalan yang menghubungkan Kampung Tabalar Muara dengan Biatan Bapinang. “Maksud saya, yang seperti itu kan kasihan. Sebenarnya sudah ada jalannya, tapi dibuat lagi. Penghuninya saja tidak ada. Makanya yang ini (bankeu 2021) mau saya cek lagi,” jelasnya.

Contoh lainnya, pembangunan jalan di Kampung Bukit Makmur dan Harapan Jaya, Kecamatan Segah, yang ternyata hanya sekadar penimbunan di lingkungan yang juga belum berpenghuni. Hal itu yang dikhawatirkan Makmur kembali terjadi pada kucuran bankeu 2021. Yang disebabkan oleh ulah oknum-oknum yang tidak melihat asas kebermanfaatan pelaksanaan kegiatan bagi masyarakat. “Yang dilihatnya, yang penting  asal ada proyek saja. Tidak melihat apakah itu memuaskan masyarakat atau tidak,” ungkapnya.

“Celakanya lagi, saat asistensi, pemdanya mengiyakan, PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) mengiyakan. Seperti mengikuti selera oknum-oknum tertentu saja. Padahal masih banyak yang harus diutamakan,” sambungnya.

Dari 44 item kegiatan yang telah mendapat alokasi bankeu 2021, Makmur juga mengakui beberapa kegiatan yang memang pantas untuk mendapat dukungan anggaran. Seperti pembangunan jalan Kampung Buyung-Buyung-Semurut senilai Rp 10 miliar, pembangunan jalan poros Kampung Merasa senilai Rp 6 miliar, preservasi jalan poros Tasuk senilai Rp 7 miliar, dan kegiatan lainnya. “Yang seperti itu saya setuju. Karena jelas asas manfaatnya untuk masyarakat,” katanya.

Namun khusus kegiatan preservasi jalan poros Kampung Tasuk, Makmur meminta Pemkab Berau benar-benar memastikan status jembatan yang menghubungkannya, karena pembangunan jembatan dibangun pihak swasta.

“Intinya, saya tidak pernah mempersoalkan bantuannya. Yang saya persoalkan itu sasarannya,” lanjutnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 16 April 2021 19:35

Waspadai Bibit Siklon Tropis 94W

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi…

Jumat, 16 April 2021 19:35

Pemakaman Covid-19 Butuh Penerang

TANJUNG REDEB – Kondisi pemakaman khusus jenazah pasien Covid-19 di…

Jumat, 16 April 2021 19:33

Kenali Tingkatan Puasa agar Mencapai Shaumul Khususil Khusus

Masyarakat muslim mungkin banyak yang belum mengetahui tingkatan dalam puasa…

Kamis, 15 April 2021 20:50

Satgas Cek Penerapan Prokes di Masjid

TANJUNG REDEB – Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten…

Kamis, 15 April 2021 20:43

Perusahaan Jangan Lupa Kewajiban

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)…

Kamis, 15 April 2021 20:42

Puasa Perkuat Iman, Momen Introspeksi Diri

Bulan Ramadan telah memasuki hari ketiga. Masyarakat muslim antusias melakukan…

Kamis, 15 April 2021 20:41

Pasien Covid-19 Meninggal, Keluarga sempat Memaksa

TANJUNG REDEB - Suasana tegang sempat terjadi di Rumah Sakit…

Rabu, 14 April 2021 21:26

Luas Lapangan Sudah Maksimal

TANJUNG REDEB – Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum…

Rabu, 14 April 2021 21:24

Prokes Harus Diterapkan

TANJUNG REDEB – Meski masih pandemi Covid-19, Pemkab Berau telah…

Rabu, 14 April 2021 21:21

Persembahkan untuk Warga Berau

TANJUNG REDEB - Berdasarkan hasil penilaian tim juri dan setelah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers