MANAGED BY:
SABTU
17 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 23 Februari 2021 20:15
Bankeu Tunggu Klarifikasi TAPD Provinsi
Makmur HAPK

Sebelumnya, Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, melakukan peninjauan beberapa proyek yang mendapat kucuran Bankeu 2020, Minggu (21/2). Peninjauan, ujar Makmur, sekaligus untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan yang telah dilaksanakan. Makmur memulainya dengan meninjau hasil peningkatan Jalan Punggawa Sejati di Kampung Maluang, Gunung Tabur. Saat melintasi jalan tersebut, Makmur mengaku kurang puas dengan hasil pekerjaannya. Sebab, secara kasatmata, pengaspalan jalan sepanjang 800 meter senilai hampir Rp 4 miliar tersebut, diperkirakannya tak akan bertahan lama. Selain itu, pengaspalan dilakukan terpisah, dengan ‘menghitamkan’ sepanjang 400 meter saat awal memasuki kawasan permukiman warga, dan 400 meter lainnya berada di pintu masuk lain kawasan permukiman tersebut.

“Maksud saya, jangan diputus-putus. Kalau 800 meter, langsung aja diaspal nyambung 800 meter. Ini juga saya kurang puas lihat kualitasnya, paling bertahan setahun,” katanya usai melakukan peninjauan.

Walau kurang puas, Makmur juga sepakat jika Jalan Punggawa Sejati diaspal. Sebab, permukiman mulai tumbuh di kawasan tersebut. Namun, untuk kucuran bankeu 2021, Makmur mengaku akan melakukan evaluasi. Sebab, dari 44 item kegiatan yang mendapat bankeu, Makmur lebih dulu akan melakukan klarifi kasi dengan Plh Bupati Berau dan jajarannya, mengenai rencana kegiatan yang diajukan tersebut. Apakah memang sudah prioritas untuk mendapat kucuran anggaran.

“Maksud saya. Seperti jalan-jalan yang diusulkan, pemerintah kabupaten juga mengetahui mana yang pantas untuk diperbaiki. Kemudian perbaikannya juga langsung tuntas, jangan pisah-pisah. Jangan sampai ada yang diajukan, ternyata masih banyak yang lebih prioritas, namun tidak diajukan,” jelasnya.

Dia mencontohkan, ada beberapa kegiatan pembangunan jalan di perkampungan yang mendapat bankeu sebelumnya, tapi ternyata jalan yang dibangun berada di lingkungan yang belum ada penduduknya. Seperti laporan yang diterimanya mengenai pembangunan jalan di Tabalar Muara senilai Rp 8 miliar. Padahal seingatnya, juga sudah ada jalan yang menghubungkan Kampung Tabalar Muara dengan Biatan Bapinang.

“Maksud saya, yang seperti itu kan kasihan. Sebenarnya sudah ada jalannya, tapi dibuat lagi. Penghuninya saja tidak ada. Makanya yang ini (bankeu 2021) mau saya cek lagi,” jelasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 16 April 2021 19:35

Waspadai Bibit Siklon Tropis 94W

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi…

Jumat, 16 April 2021 19:35

Pemakaman Covid-19 Butuh Penerang

TANJUNG REDEB – Kondisi pemakaman khusus jenazah pasien Covid-19 di…

Jumat, 16 April 2021 19:33

Kenali Tingkatan Puasa agar Mencapai Shaumul Khususil Khusus

Masyarakat muslim mungkin banyak yang belum mengetahui tingkatan dalam puasa…

Kamis, 15 April 2021 20:50

Satgas Cek Penerapan Prokes di Masjid

TANJUNG REDEB – Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten…

Kamis, 15 April 2021 20:43

Perusahaan Jangan Lupa Kewajiban

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)…

Kamis, 15 April 2021 20:42

Puasa Perkuat Iman, Momen Introspeksi Diri

Bulan Ramadan telah memasuki hari ketiga. Masyarakat muslim antusias melakukan…

Kamis, 15 April 2021 20:41

Pasien Covid-19 Meninggal, Keluarga sempat Memaksa

TANJUNG REDEB - Suasana tegang sempat terjadi di Rumah Sakit…

Rabu, 14 April 2021 21:26

Luas Lapangan Sudah Maksimal

TANJUNG REDEB – Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum…

Rabu, 14 April 2021 21:24

Prokes Harus Diterapkan

TANJUNG REDEB – Meski masih pandemi Covid-19, Pemkab Berau telah…

Rabu, 14 April 2021 21:21

Persembahkan untuk Warga Berau

TANJUNG REDEB - Berdasarkan hasil penilaian tim juri dan setelah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers