MANAGED BY:
SABTU
08 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 02 Maret 2021 20:14
Butuh Wadah Pemasaran, Jadi Modal setelah Bebas

Warga Binaan Sulap Limbah Kayu Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomi

HASIL KARYA WARGA BINAAN: Kepala Pengamanan Rutan Klas IIB Tanjung Redeb, Puang Dirham, memperlihatkan hasil karya para warga binaan yang memanfaatkan limbah industri kayu.

Dikatakannya, adanya tangan kreatif warga binaan ini sangat didukung. Pasalnya, selain memberi contoh yang positif, kegiatan ini juga bisa memberikan efek yang sangat baik bagi warga binaan lainnya yang ingin belajar untuk membuat kerajinan ini. “Sangat kami dukung kegiatan seperti ini,” kata dia.

Sayang, hasil kerajinan warga binaan terkendala pada pemasarannya. Sebab, pihaknya tidak bekerja sama dengan pihak manapun untuk memasarkan hasil kerajinan tangan warga binaan mereka. “Karena saat ini zaman digital, maka kita memasarkannya dengan Online dan dari muluk ke mulut,” ungkapnya.

Dengan begitu, dirinya berharap ada kepedulian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk memberi ruang para warga binaan agar bisa lebih semangat berkarya meski di dalam rutan. “Saya berharap agar ada wadah atau tempat penjualan karya warga binaan untuk bisa dipasarkan,” harap Dirham.

Salah seorang warga binaan, Andri menjelaskan, teknis pembuatan kerajinan dari serbuk kayu ada dua jenis. Pertama serbuk kayu kasar untuk bahan dasarnya, serta serbuk kayu halus untuk pelapisnya. “Supaya dari luar tampak halus dan tidak kasar saat dipegang,” jelasnya.

Waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu kerajinan tangan, lanjutnya, tergantung tingkat kesulitan dan ukurannya. Tetapi rata-rata membutuhkan waktu dua minggu.

Menurutnya, program rutan ini sangat baik untuk dirinya dan rekan-rekannya. Walaupun menjadi penghuni rutan, tetapi warga binaan tetap mendapatkan dukungan agar tetap bisa berkarya. “Dengan adanya bekal membuat kerajinan ini, kami lebih percaya diri setelah bebas dari hukuman nanti. Setelah bebas, saya tidak pusing lagi mencari kerja, karena sudah mendapatkan bekal atau modal untuk berusaha dan bisa mendapatkan uang dari menjual hasil karya tangan sendiri,” tandasnya. (*/har)

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 07 Mei 2021 20:23

Warga Minta Wisata di Zona Hijau Diizinkan Buka

TANJUNG REDEB – Jelang Hari RayaIdulfitri, Pemerintah Kabupaten Berau berencana menutup…

Jumat, 07 Mei 2021 20:20

Penumpang Melonjak Jelang Larangan Mudik

TANJUNG REDEB – Suasana di Bandara Kalimarau, Berau, nampak lengang…

Jumat, 07 Mei 2021 20:17

Buang Perbedaan, Jauhi Sifat Angkuh

Di antara sifat orang beriman adalah senantiasa bercermin pada pengalaman…

Jumat, 07 Mei 2021 20:16

Minim Anggaran, Upayakan di APBD-P

TANJUNG REDEB – Minimnya alat pelindung diri para petugas pemadam…

Kamis, 06 Mei 2021 19:50

Ubah Kebiasaan Buruk, Tingkatkan Ketakwaan

Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat mulia dan istimewa. Sebab…

Kamis, 06 Mei 2021 19:49

Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan

TANJUNG REDEB - Polres Berau menggelar apel pasukan operasi ketupat…

Kamis, 06 Mei 2021 19:48

Tutup Pintu Masuk Berau, Tempat Wisata Ditutup, Pejabat dan ASN Dilarang Open House

TANJUNG REDEB – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melarang pejabat dan…

Kamis, 06 Mei 2021 19:47

Bocah 10 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai

TANJUNG REDEB – MZ, bocah 10 tahun, ditemukan oleh warga…

Rabu, 05 Mei 2021 20:19

Perbanyak Ibadah di 10 Hari Terakhir Ramadan

Alhamdulillah, saat ini bulan Ramadan sudah memasuki 10 hari terakhir.…

Rabu, 05 Mei 2021 20:17

Puncak Musim Hujan Diprediksi Juni

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau memprediksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers