MANAGED BY:
SENIN
12 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 03 Maret 2021 19:32
Cegah Kepunahan Orangutan, BKSDA Kaltim Bangun Klinik di Kampung Tasuk

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur dan Center for Orangutan Protection (COP) membangun Klinik Orangutan, di Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur. Klinik Orangutan ini  ditarget bisa dimanfaatkan tahun ini.

Kepala BKSDA Kaltim, Sunandar Trigunajasa, mengatakan bahwa pembangunan Klinik Orangutan ini untuk melindungi satwa-satwa yang dilindungi Undang-Undang, khususnya Orangutan. Apalagi di Kabupaten Berau masih ada ditemukan Orangutan, sehingga klinik ini diharapkan bisa membantu pengembangbiakan sebelum dilepasliarkan ke alam. “Program ini merupakan kerja sama BKSDA Kaltim dengan Pusat Perlindungan Orangutan,” tuturnya, (2/3).

Ia melanjutkan, Klinik Oranutan ini merupakan sarana penunjang program rehabilitasi Orangutan yang sudah berjalan di Kabupaten Berau di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Labanan, yang berjarak sejauh 33 kilometer dari pusat keramaian. “Jadi ke depannya, alurnya dari klinik dan karantina yang ada di Tasuk, dibawa untuk rehabilitasi di KHDTK. Kemudian ke pulau pra release di Kampung Merasa. Setelah itu dilepasliarkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, saat ini setidaknya ada 20 individu Orangutan yang menjalani rehabilitasi dan karantina di pusat Rehabilitasi Orangutan KHDTK Labanan. Salah satu Orangutan yang menjalani rehabilitasi bernama Kola. Orangutan ini merupakan hasil repatriasi dari Thailand ke Indonesia, korban perdagangan ilegal. Setelah menjalani rehabilitasi Kola akan dilepasliarkan dengan standar yang berlaku. 

Luas lahan yang digunakan untuk klinik Orangutan ini sekitar 2,5 hektare. Menurut Kepala Seksi Konservasi Wilayah 1 BKSDA Kalimantan Timur, Dheny Mardiono, di lokasi tersebut akan ada dokter hewan dan juga perawat yang khusus mengangani Orangutan yang sedang dikarantina. “Tidak bebas, jadi ada aturan khusus jika ingin masuk ke sana. Kami tidak ingin Orangutan tersebut malah jadi stres,” ujarnya.

Ia menuturkan, penanganan serius akan dilakukan oleh pihaknya jika terdapat Orangutan yang sakit. “Yang dikarantina di sana hasil penyerahan dari warga atau Orangutan yang kami temukan dalam kondisi terluka,” pungkasnya. (hmd/har)


BACA JUGA

Minggu, 11 April 2021 19:45

Jangan Ada Kesenjangan

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, mengaku kerap…

Minggu, 11 April 2021 19:43

Banyak Belum Tahu, Sosialisasikan Perda Bantuan Hukum

TANJUNG REDEB - Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, kembali menyosialisasikan…

Minggu, 11 April 2021 19:42

Ajukan Masuk RPJMD

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau, Gamalis, turut mengapresiasi dukungan…

Sabtu, 10 April 2021 19:41

Perketat Pengawasan, Tindak Tegas Pelanggar Prokes

TANJUNG REDEB – Meski pandemi Covid-19 belum tuntas, pemerintah telah…

Sabtu, 10 April 2021 19:40

Minta Suplai Normal Selama Ramadan

TANJUNG REDEB - Bupati Berau, Sri Juniarsih, melakukan peninjauan terhadap…

Sabtu, 10 April 2021 19:37

Vaksinasi Tidak Batalkan Puasa

TANJUNG REDEB - Program vaksinasi Covid-19 bakal terus dilakukan termasuk…

Jumat, 09 April 2021 19:43

Berharap Perbaikan Tuntas Tahun Ini

TANJUNG REDEB - Ketua DPRD Kalimantan Timur, Makmur HAPK, meninjau…

Jumat, 09 April 2021 19:42

Jatah Vaksin Belum Mencukupi Kebutuhan

KABUPATEN Berau kembali menerima kuota vaksin Sinovac sebanyak 4.700 dosis.…

Jumat, 09 April 2021 19:41

Prioritaskan Vaksinasi Guru

TANJUNG REDEB – Guru dan tenaga pendidik masuk kelompok prioritas…

Kamis, 08 April 2021 19:38

Antisipasi Narkoba dan Tindak Kriminal

TANJUNG REDEB - Petugas gabungan dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers