MANAGED BY:
JUMAT
18 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 20 Maret 2021 20:06
Diduga Dipicu Masalah Asmara, Seorang Pemuda Mengakhiri Hidupnya dengan Gantung Diri
KORBAN GANTUNG DIRI: Polisi mengevakuasi jasad korban yang gantung diri di pintu kamarnya.

PROKAL.CO,

TELUK BAYUR – Seorang pria berinisial DBP (35), warga Kampung Labanan Makmur, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Korban pertama kali ditemukan oleh temannya dalam posisi tergantung di pintu kamar mes salah satu perusahaan di Jalan Poros Labanan KM 03, pada pukul 13.00 Wita Jumat (19/3).

Kapolres Berau, AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo, melalui Kapolsek Teluk Bayur, Iptu Kasyono membenarkan kejadian tersebut. Dikatakannya, saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya meminta keterangan empat saksi, yakni RY yang merupakan pacar korban, dan temannya DA, AI, serta JS.

Dijelaskannya, berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat korban mendatangi kediaman saksi DA pada Kamis (18/3) pukul 19.25 Wita. Saat itu korban juga bertemu dengan RY. “Jadi korban sempat bertemu dengan pacarnya. Tak lama kemudian, korban kembali ke mes,” ujarnya.

Kemudian Jumat (19/3) sekitar pukul 12.20 Wita, korban menghubungi saksi JS dan RY melalui video call. “Saat itu korban meminta kepada saksi JS untuk jaga rumah dan barang. Kemudian saksi JS menjawab ‘kami mau pergi makan’. Lalu korban menjawab ‘saya mau pergi selamanya’. Kemudian sambungan video call dimatikan oleh korban,” jelasnya.

Kasyono melanjutkan, setelah video call dimatikan oleh korban, saksi JS mendatangi korban di mes. Pada saat saksi membuka pintu, dia melihat korban sudah dalam kondisi gantung diri di pintu kamar. “Kemudian saksi AI dan JS melaporkan kejadian tersebut kepada kami,” lanjutnya.

Dikatakannya, kejadian ini diduga dipicu persoalan asmara. Sebab di tubuh korban tidak ditemukan bekas luka atau tanda-tanda kekerasan. Dia juga menduga sebelum korban gantung diri, korban terlebih dahulu mengonsumsi obat yang dibeli di warung agar tidak terasa sakit. “Koran sempat minum obat sakit kepala 20 butir agar tidak terasa sakit. Kami juga masih melakukan pendalaman atas kejadian ini,” pungkasnya. (aky/har)


BACA JUGA

Kamis, 17 Juni 2021 19:43

Dewan Tagih Janji Pemkab

TANJUNG REDEB – AnggotaDPRD Berau, Abdul Waris, menagih janji Pemkab…

Kamis, 17 Juni 2021 19:41

Wujudkan Perlindungan dan Kesejahteraan Naker Lokal

TANJUNG REDEB - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Tenaga…

Kamis, 17 Juni 2021 19:38

Tahun Ini Tak Ada Lelang Aset

TANJUNG REDEB – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah…

Rabu, 16 Juni 2021 21:08

Wacanakan Pansus, Dewan Gali Data PT IPB

TANJUNG REDEB – DPRD Berau menggelar rapat dengar pendapat dengan…

Rabu, 16 Juni 2021 21:06

Anggota Pansus Perumda dari PKS Diganti

TANJUNG REDEB – Belum genap sebulan terbentuk, satu anggota Panitia…

Rabu, 16 Juni 2021 21:04

Jembatan dan Dermaga Prioritas Pembangunan di Pulau Wisata Ini ...

TANJUNG REDEB - Sebagai salah satu destinasi unggulan di Bumi…

Rabu, 16 Juni 2021 21:02

Kasus Dugaan Penipuan yang Jerat Oknum DPRD Berau, Agendakan Pemeriksaan Dua Saksi

TANJUNG REDEB – Berkas perkara dugaan penipuan jual beli tanah…

Selasa, 15 Juni 2021 19:43

Vaksinasi Belum Capai Target, Baru 20 Persen Penduduk Berau yang Sudah Divaksin

TANJUNG REDEB - Realisasi target vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Berau…

Selasa, 15 Juni 2021 19:43

Belum Lengkap, Berkas Dikembalikan

TANJUNG REDEB - Belasanmasyarakat yang mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Pemerhati…

Senin, 14 Juni 2021 20:16

"Jika Sesuai Aturan, Pasti Diterima"

TANJUNG REDEB — Aksi penolakan berdirinya pabrik kelapa sawit oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers