MANAGED BY:
SENIN
12 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 07 April 2021 18:59
Dua Kali Mediasi, Belum Ada Kesepakatan

Anggap Pembayaran Pesangon Tak Sesuai Ketentuan

TUNTUT PESANGON: Massa dari DPC FBI Berau saat mendatangi kantor BFI Finance, Jalan Pemuda, Tanjung Redeb, kemarin (6/4). Mereka menuntut pembayaran pesangon dua karyawan yang di-PHK.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB - Puluhan massa dari Dewan Perwakilan Cabang Forum Buruh Indonesia (DPC-FBI) Berau, menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor BFI Finance Berau, Jalan Pemuda, Tanjung Redeb, Selasa (6/4). Aksi ini buntut dari pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan terhadap dua karyawan BFI Finance.

Ketua DPC FBI Berau, Suyadi mengatakan, pihaknya menuntut pembayaran pesangon dua orang pekerja BFI Finance Berau yang di-PHK. Kedua karyawan tersebut yakni Beni dan Ari, di-PHK beberapa waktu lalu, namun pesangon yang diberikan pihak perusahaan tidak sesuai ketentuan Pasal 156 ayat 1 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. 

Suyadi mengaku telah melakukan dua kali pertemuan dengan perwakilan BFI Finance. Namun dalam dua kali pertemuan itu tidak ada kesepakatan. “Kami dari buruh dibatasi waktu 10 hari apakah menolak atau menerima PHK dan pesangon. Kami sudah menerima, tapi kenyataannya pesangon yang diterima karyawan tidak sesuai ketentuan,” kata Suyadi.

Suyadi melanjutkan, berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003, disebutkan bahwa karyawan yang mengalami PHK berhak atas kompensasi berupa uang pesangon, atau uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak. Apabila PHK karena alasan perusahaan merugi terus-menerus atau perusahaan pailit, maka karyawan berhak atas pesangon 1 PMTK, yang artinya 1 kali upah sebulan sesuai ketentuan Pasal 156 ayat (2) UU Ketenagakerjaan. 

Dalam situasi lainnya, karyawan bisa mendapat 2 PMTK, yang berarti karyawan yang di-PHK berhak atas uang pesangon sebesar 2 kali upah sesuai ketentuan Pasal 156 ayat (2). 

“Mereka ini hanya menerima pesangon 1 kali upah. Sementara karyawan yang di-PHK ini kan masa kerjanya lebih dari setahun, ya jelas pesangon yang diterima seharusnya dua bulan gaji,” katanya. 

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 11 April 2021 19:45

Jangan Ada Kesenjangan

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, mengaku kerap…

Minggu, 11 April 2021 19:43

Banyak Belum Tahu, Sosialisasikan Perda Bantuan Hukum

TANJUNG REDEB - Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, kembali menyosialisasikan…

Minggu, 11 April 2021 19:42

Ajukan Masuk RPJMD

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau, Gamalis, turut mengapresiasi dukungan…

Sabtu, 10 April 2021 19:41

Perketat Pengawasan, Tindak Tegas Pelanggar Prokes

TANJUNG REDEB – Meski pandemi Covid-19 belum tuntas, pemerintah telah…

Sabtu, 10 April 2021 19:40

Minta Suplai Normal Selama Ramadan

TANJUNG REDEB - Bupati Berau, Sri Juniarsih, melakukan peninjauan terhadap…

Sabtu, 10 April 2021 19:37

Vaksinasi Tidak Batalkan Puasa

TANJUNG REDEB - Program vaksinasi Covid-19 bakal terus dilakukan termasuk…

Jumat, 09 April 2021 19:43

Berharap Perbaikan Tuntas Tahun Ini

TANJUNG REDEB - Ketua DPRD Kalimantan Timur, Makmur HAPK, meninjau…

Jumat, 09 April 2021 19:42

Jatah Vaksin Belum Mencukupi Kebutuhan

KABUPATEN Berau kembali menerima kuota vaksin Sinovac sebanyak 4.700 dosis.…

Jumat, 09 April 2021 19:41

Prioritaskan Vaksinasi Guru

TANJUNG REDEB – Guru dan tenaga pendidik masuk kelompok prioritas…

Kamis, 08 April 2021 19:38

Antisipasi Narkoba dan Tindak Kriminal

TANJUNG REDEB - Petugas gabungan dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers