MANAGED BY:
KAMIS
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 07 April 2021 20:04
Sudah Cicipi Sayur Rutun dan Kue Talinga Sagayi? Kalau Belum Silakan ke Sini...
BANTUAN PERUSAHAAN: Salah satu stan dari bantuan pihak ketiga untuk pelaku UMKM di Sambaliung.

SAMBALIUNG – Lurah Sambaliung Didi Mulyadi, mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Sambaliung, untuk menjajakan kuliner-kuliner tradisional khas Berau. 

Untuk itu, pihaknya akan memberikan pembinaan kepada para pelaku UMKM, agar bisa menampilkan kuliner-kuliner tradisional yang dijajakan di sepanjang tepian Sambaliung. 

Untuk itu, pihaknya terlebih dulu akan menggali apa saja kuliner tradisional asli Berau.  Hal itu dilakukan, untuk melestarikan kuliner-kuliner tradisional Berau agar bisa terus diwariskan ke generasi selanjutnya. 

“Salah satunya seperti sayur rutun dan kue talinga sagayi, serta makanan asli Berau lainnya,” tuturnya kepada Berau Post, Selasa (6/4).

Selain itu adanya program ini salah satu tujuannya supaya para pengrajin-pengrajin yang ada di Berau bisa mengolah produk serta makanan terdahulu “ Iya, agar para pegiat UMKM juga bisa menciptakan kembali warisan kuliner bahari khas Berau,” tambahnya. 

Dirinya juga menyebutkan, pembinaan terhadap para pelaku UMKM, selain dalam pengolahan produk juga mencakup sisi kesehatan dan kebersihan produk. “Bahkan dari Dinas Kesehatan pun turut membantu dalam hal ini,” ucapnya.

Disebutkan Didi, jenis UMKM yang ada tidak hanya kuliner, namun ada juga kerajinan tangan. Dengan begitu adanya bantuan stan dari pihak ketiga, akan disesuaikan dengan jenis produk yang dijual. “Karena di sini ada wisata sejarahnya (Keraton Sambaliung) juga, dengan adanya produk hasil kerajinan, saat ingin pulang pada pengunjung bisa membeli suvenir,” ujarnya.

Dengan adanya program pengembangan UMKM tersebut, pihaknya berharap Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau turut memberikan dukungan atas program yang selama ini sudah dikembangkan kelurahan. “Harapannya supaya dari Disperindakop bisa mengomunikasikan program-program pengembangan masyarakat seperti ini kepada pemerintah, karena kami tidak dapat mengelola secara keseluruhan dengan kapasitas yang terbatas, terutama terkait anggaran,” tandasnya. (*/mbc/udi)


BACA JUGA

Rabu, 13 Oktober 2021 18:59

Situasi Kritis..?? Cadangan Beras di Kabupaten Ini Tersisa 4.750 Ton

TANJUNG REDEB – Hingga Agustus 2021, cadangan beras di Bumi…

Senin, 04 Oktober 2021 21:31

Produksi Beras Naik, Jagung Turun

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau menargetkan…

Rabu, 29 September 2021 19:16

Lirik Pemuda untuk Tingkatkan Pertanian

TANJUNG REDEB – Budi daya pertanian di Berau, masih kurang…

Rabu, 29 September 2021 19:10

Ekspor Ikan Masih Terhambat Pandemi

TANJUNG REDEB - Berau memiliki potensi perikanan yang besar, bahkan…

Rabu, 08 September 2021 17:13

Perbankan Dituntut Bantu Pemkab

TANJUNG REDEB – Mempertahankan adipura yang sudah diraih tahun 2018…

Jumat, 06 Agustus 2021 19:45

Dorong UMKM, Ciptakan Hilirisasi Perikanan

TANJUNG REDEB – Melimpahnya hasil perikanan di Berau, tak sejalan…

Rabu, 04 Agustus 2021 20:03

PPKM, Distribusi Logistik Tetap Lancar

TANJUNG REDEB – Tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Berau membuat…

Rabu, 07 Juli 2021 21:32

Ajak UMKM Bangkit lewat Medsos

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih, mengajak para pelaku…

Selasa, 22 Juni 2021 20:04

Stok Menipis, Harga Cabai di Sini Meroket Lagi

TELUK BAYUR – Harga cabai tiung di Pasar Sanggam Adji…

Minggu, 20 Juni 2021 20:09

Harga Lada Anjlok, Petani Resah, Ada yang Terpaksa Jual Ladang

TANJUNG REDEB - Petani di sentra perkebunan lada Kampung Merancang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers