MANAGED BY:
SELASA
18 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 16 April 2021 19:35
Waspadai Bibit Siklon Tropis 94W

Pesisir Berau Berpotensi Terdampak, BMKG Ingatkan Nelayan

WASPADA SIKLON TROPIS: Petugas BMKG Berau memantau kondisi cuaca.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan bibit siklon tropis dengan kode 94W yang tumbuh di wilayah Samudra Pasifik sebelah utara Papua.

Kalimantan Timur salah satu wilayah yang berpotensi terdampak bibit siklon tropis 94W tersebut. Menurut Kepala BMKG Berau, Tekad Sumardi, bibit siklon tropis 94W tersebut membawa dampak perubahan cuaca, bahkan gelombang laut bisa dengan mudah mengalami peningkatan. Wilayah pesisir Berau berpotensi mengalami peningkatan curah hujan tinggi.

Karena itu, Tekad berpesan kepada nelayan di wilayah pesisir agar memperhatikan cuaca saat hendak melaut. Ia mengingatkan agar nelayan tidak melaut jika muncul awan kumulonimbus (CB). “Kemunculan awan CB bisa berdampak pada kencangnya angin, serta dapat menimbulkan gelombang mencapai ketinggian kurang lebih 2 meter,” jelasnya, Kamis (15/4).

Meskipun kemunculan awan CB tidak berlangsung lama, namun dikatakan Tekad, tetap berbahaya bagi nelayan yang melaut. Selain itu, dampak dari bibit siklon tropis adalah kecepatan angin yang bisa bertambah. Biasanya kecepatan angin di Berau hanya 10 knot, bisa mencapai maksimal 20 knot. Selain itu, rawan longsor di beberapa kawasan di Berau juga perlu diwaspadai. “Fenomena ini bisa berlangsung hingga 17 April 2021 mendatang,” jelasnya.

Tekad menambahkan, sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak bibit siklon tropis 94W meliputi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua. “Jadi di wilayah Kaltim khsusnya Pesisir Berau perlu waspada, karena curah hujan yang cukup tinggi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Thamrin mengatakan, untuk Berau memang ada beberapa kecamatan yang berpotensi mengalami longsor, seperti di Teluk Bayur, Gunung Tabur, Jalan Poros Kelay, dan juga kawasan pesisir Berau mulai Talisayan hingga Bidukbiduk. “Edaran memang belum ada. Tapi kami sudah koordinasi dengan wilayah tersebut agar waspada,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 17 Mei 2021 20:47

Empat Sekolah Juga Terendam

MUSIBAH banjir yang merendam 13 kampung di empat kecamatan di…

Senin, 17 Mei 2021 20:46

Tanggul PT RUB Jebol

MELUAPNYA air dan derasnya arus Sungai Kelay, membuat tanggul milik PT…

Senin, 17 Mei 2021 20:44

13 Kampung Terendam

TANJUNG REDEB – Sebanyak 13 kampung di Kecamatan Sambaliung, Teluk…

Selasa, 11 Mei 2021 20:04

Bupati Akui Pengawasan Lengah

TANJUNG REDEB - Satu dari delapan tenaga kerja asing (TKA)…

Selasa, 11 Mei 2021 20:01

Polisi Selidiki Penipuan Berkedok Arisan

TANJUNG REDEB – Media Sosial (Medosos) Facebook, Instagram saat ini…

Selasa, 11 Mei 2021 19:59

Main di Sungai Bocah 8 Tahun Tenggelam

TANJUNG REDEB – Seorang bocah berinisial An (8) diduga tenggelam…

Selasa, 11 Mei 2021 19:57

Dewan Bakal Evaluasi 18 Program Bupati

TANJUNG REDEB - DPRD Berau menggelar rapat paripurna penyampaian Rancangan…

Selasa, 11 Mei 2021 19:56

Pesan Moral Puasa, Raih Ketakwaan yang Sempurna

Gema suara takbir sebentar lagi akan berkumandang, merayakan kemenangan setelah…

Senin, 10 Mei 2021 20:05

Larang Warga Takbir Keliling

TANJUNG REDEB – Kapolres Berau, AKBP Edy Setyanto Erning, mengimbau…

Senin, 10 Mei 2021 20:04

Benahi Perencanaan, Tuntaskan Pembangunan

TANJUNG REDEB - Ketua DPRD Provinsi Kaltim, Makmur HAPK, meminta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers