MANAGED BY:
SELASA
18 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 17 April 2021 19:44
Sepakat Tempuh Jalur Hukum

Perselisihan Tenaga Kerja PT SKJ dengan Serikat Buruh

TEMPUH JALUR HUKUM: Mediasi antara PT SKJ dengan serikat buruh Hukatan terkait persoalan tenaga kerja yang di-PHK yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Berau, Jumat (16/4).

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Penyelesaianperselisihan antara PT Sentosa Kalimantan Jaya (SKJ) dengan Federasi Serikat Buruh Kehutanan Perkebunan Pertanian (FH-Hukatan) terkait tenaga kerja yang di-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) disepakati menempuh jalur hukum. Hal itu disepakati melalui mediasi yang dilakukan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinaskertrans), Jumat (16/4).

Ketua DPC FH-Hukatan, Budiman Siringo Ringo, menjelaskan bahwa persoalan ini muncul setelah PT SKJ melakukan PHK kepada 25 orang pekerja. Pihaknya pun meminta agar mereka yang di-PHK kembali dipekerjakan. Namun sampai saat ini tuntutan mereka tak kunjung direspons manajemen perusahaan, hingga akhirnya dilakukan beberapa kali mediasi.

Namun, Budiman menyayangkan dalam beberapa kali mediasi, Direktur Utama PT SKJ tidak pernah hadir untuk menyelesaikan masalah ketenagakerjaan ini. Bahkan pada mediasi yang dilakukan Disnakertrans, manajemen hanya mengirimkan kuasa hukumnya yang membuat permasalahan ketenagakerjaan ini tidak menemukan solusi terbaik.

“Permasalahan ini sudah berlarut-larut. Pemerintah sudah banyak membantu memfasilitasi, namun lagi-lagi pihak PT SKJ hanya menghadirkan kuasa hukum,” katanya, kemarin.

Budiman mengakui, telah berupaya meminta bantuan ke pemerintah kabupaten maupun lembaga DPRD Berau untuk memfasilitasi penyelesaian permasalahan anggotanya. “Dari awal dipanggil oleh Disnakertrans tidak hadir, dipanggil oleh DPRD juga tidak hadir pimpinannya,” ungkapnya.

Budiman menyebutkan, sempat terjadi pertemuan antara Pihak PT SKJ yang secara garis besar menjelaskan bahwa PT SKJ akan membuat MoU (Memorandum of Understanding) atau nota kesepahaman dengan serikat buruh. “Istilahnya berdamai agar permasalahan teman-teman selesai. Tapi kami menunggu sampai saat ini tidak ada MoU itu,” jelasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 17 Mei 2021 20:47

Empat Sekolah Juga Terendam

MUSIBAH banjir yang merendam 13 kampung di empat kecamatan di…

Senin, 17 Mei 2021 20:46

Tanggul PT RUB Jebol

MELUAPNYA air dan derasnya arus Sungai Kelay, membuat tanggul milik PT…

Senin, 17 Mei 2021 20:44

13 Kampung Terendam

TANJUNG REDEB – Sebanyak 13 kampung di Kecamatan Sambaliung, Teluk…

Selasa, 11 Mei 2021 20:04

Bupati Akui Pengawasan Lengah

TANJUNG REDEB - Satu dari delapan tenaga kerja asing (TKA)…

Selasa, 11 Mei 2021 20:01

Polisi Selidiki Penipuan Berkedok Arisan

TANJUNG REDEB – Media Sosial (Medosos) Facebook, Instagram saat ini…

Selasa, 11 Mei 2021 19:59

Main di Sungai Bocah 8 Tahun Tenggelam

TANJUNG REDEB – Seorang bocah berinisial An (8) diduga tenggelam…

Selasa, 11 Mei 2021 19:57

Dewan Bakal Evaluasi 18 Program Bupati

TANJUNG REDEB - DPRD Berau menggelar rapat paripurna penyampaian Rancangan…

Selasa, 11 Mei 2021 19:56

Pesan Moral Puasa, Raih Ketakwaan yang Sempurna

Gema suara takbir sebentar lagi akan berkumandang, merayakan kemenangan setelah…

Senin, 10 Mei 2021 20:05

Larang Warga Takbir Keliling

TANJUNG REDEB – Kapolres Berau, AKBP Edy Setyanto Erning, mengimbau…

Senin, 10 Mei 2021 20:04

Benahi Perencanaan, Tuntaskan Pembangunan

TANJUNG REDEB - Ketua DPRD Provinsi Kaltim, Makmur HAPK, meminta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers