MANAGED BY:
JUMAT
07 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 18 April 2021 19:43
Lahan Pemakaman Covid-19 Kembali Diperluas
DILEBARKAN: Lokasi pemakaman khusus Covid-19 di Jalan Bukit Ria, Tanjung Redeb, kembali diperluas.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Hingga saat ini, angka kematian karena kasus Covid-19 terus bertambah. Hal itu berdampak dengan kondisi lahan pemakaman khusus Covid-19 yang semakin hari semakin menyempit.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Novian Hidayat, mengatakan tak bisa dipungkiri bahwa sampai saat ini kasus kematian karena Covid-19 masih terus terjadi. Sehingga Pemkab Berau melalui tim Satgas Covid-19 Berau melakukan perluasan lahan pemakaman yang berada di Jalan Bukit Ria itu.

“Hari ini (kemarin, Red) kami lakukan perluasan lahan pemakaman Covid-19, dibantu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Kelurahan Gunung Panjang, serta RT setempat,” jelasnya, Sabtu (17/4).

Dikatakannya, lahan pemakaman Covid-19 ini akan dibagi dua, yakni pemakaman Muslimin dan Kristiani. Untuk sementara penambahan lahan yang sedang dikerjakan yakni 50x15 meter untuk pemakaman Muslimin. Namun pengerjaannya sedikit kendala karena kontur tanah lembek sehingga perlu ada pengerasan. “Saat ini kami memerlukan material untuk pengerasan, seperti tanah urukan, sirtu, dan kerikil. Sehingga kendaraan bisa melintas,” katanya. “Kami berharap kepada pemerintah kabupaten bisa membantu,” imbuhnya.

Lanjutnya, dalam perluasan lahan itu, pihaknya juga telah menyediakan 14 lubang pemakaman untuk Kristiani serta enam lubang pemakanan Muslim. Hal ini dilakukan agar pada saat ada kasus Kematian, tim tidak kerepotan lagi karena sudah sedia seperti yang dilakukan biasanya.

Namun yang menjadi kegelisahan tim Satgas yakni adanya anggapan masyarakat bahwa dengan menggali kubur terlebih dahulu adalah hal yang tidak baik sehingga banyak masyarakat yang mempertanyakan hal tersebut. “Karena ini situasinya urgen, maka budaya seperti itu tidak dilakukan dalam penanganan Covid-19. Karena pasien Covid-19 yang meninggal perlu penanganan cepat,” tandasnya. (aky/har)


BACA JUGA

Kamis, 06 Mei 2021 19:50

Ubah Kebiasaan Buruk, Tingkatkan Ketakwaan

Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat mulia dan istimewa. Sebab…

Kamis, 06 Mei 2021 19:49

Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan

TANJUNG REDEB - Polres Berau menggelar apel pasukan operasi ketupat…

Kamis, 06 Mei 2021 19:48

Tutup Pintu Masuk Berau

TANJUNG REDEB – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melarang pejabat dan…

Kamis, 06 Mei 2021 19:47

Bocah 10 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai

TANJUNG REDEB – MZ, bocah 10 tahun, ditemukan oleh warga…

Rabu, 05 Mei 2021 20:19

Perbanyak Ibadah di 10 Hari Terakhir Ramadan

Alhamdulillah, saat ini bulan Ramadan sudah memasuki 10 hari terakhir.…

Rabu, 05 Mei 2021 20:17

Puncak Musim Hujan Diprediksi Juni

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau memprediksi…

Rabu, 05 Mei 2021 20:16

Rumah Permanen Nyaris Terbakar

TANJUNG REDEB – Satu unit rumah di RT 8 Gang…

Selasa, 04 Mei 2021 20:20

Minta Perusahaan Patuh

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah membuka Posko…

Selasa, 04 Mei 2021 20:19

Makna Nuzulul Quran dan Keutamaannya

Nuzulul Quran merupakan peristiwa turunnya Alquran pada malam 17 Ramadan…

Selasa, 04 Mei 2021 20:18

Prioritaskan Vaksinasi Guru sebelum Tatap Muka

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Pendidikan Berau, Murjani, berharap program…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers