MANAGED BY:
SABTU
08 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 26 April 2021 20:46
Imsak Menurut Perspektif Hadis dan Fikih

Amalan dan Ibadah Puasa Ramadan

Ustaz Abu El Khair

PROKAL.CO,

Sahur menjadi salah satu sunah dalam menjalankan ibadah puasa. Namun masih ada sebagian masyarakat muslim yang mempertanyakan, kapan waktunya harus berhenti makan dan minum saat melaksanakan sahur. Apakah tepat saat waktu imsak tiba, atau hingga azan Subuh berkumandang? 

 

Dari pernyataan itu, Ustaz Abu El Khair yang ditemui Berau Post di kediamannya menjelaskan, imsak memiliki arti bertahan. Artinya, puasa menurut lughat (filologi) dalam ilmu fikih adalah bertahan atau menahan diri dari perbuatan dan bicara. Sedangkan menurut Syara’ puasa adalah imsak atau bertahan dari sesuatu yang dapat membatalkan puasa, mulai terbit matahari (fajar) terbit sampai tenggelam dengan niat tertentu.

Kemudian, imsak juga berarti bentuk kehati-hatian agar ketika sahur tidak masuk dalam waktu yang sudah dilarang untuk makan dan minum. Apalagi ada pendapat bahwa imsak adalah wajib Jaryan’alal Ihtiyath Wa Saddan Lidz Dzari’ah yang artinya, memberlakukan atas kehati-hatian dan menutup perantara.

“Jadi waktu yang dilarang adalah waktu fajar atau azan salat Subuh,” katanya.

Ustaz Abu menjelaskan, Rasulullah SAW sendiri mengakhiri sahur kira-kira 50 ayat dari waktu subuh. Dalam Shahih Bukhari dijelaskan, dari Zaid bin Tsabit Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Kami makan sahur bersama Rasulullah SAW, kemudian beliau berdiri untuk melakukan salat.” (Anas bertanya kepada Zaid bin Tsabit): “Berapa lama jarak antara azan dan sahur?” Zaid menjawab, “Kira-kira (membaca) 50 ayat.” 

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers