MANAGED BY:
SENIN
29 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 03 Mei 2021 20:53
Poklahsar Talisayan Mulai Bergairah Lagi

Olah Bahan Baku Ikan hingga 500 kilogram Per Bulan

MULAI MEMBAIK: Penjualan produk olahan ikan yang diproduksi Poklahsar Kampung Talisayan terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

TALISAYAN – Produksi olahan bahan baku ikan kelompok pengolah pasar (Poklahsar) Kampung Talisayan menunjukkan tren positif. Hal itu diutarakan Ketua Poklahsar, Endang.

Ia mengatakan, sejak pemerintah mulai menjalankan tatanan hidup baru pada pertengahan 2020 lalu, produksi olahan bahan baku yang diproduksi pihaknya terus meningkat hingga saat itu. Produk-produk olahan itu seperti pentol, nuget, empe-empe, kerupuk, dll. 

"Pada awal pendemi hingga masa normal, kami sempat berhenti produksi. Tapi seiring masa normal lagi, kami mulai produksi dengan bahan baku ikan 100 kilogram dan terus meningkat hingga saat ini mencapai 500 kilogram setiap bulan," katanya. 

Dari 100 kilogram bahan baku ikan tersebut, Endang mengungkapkan mampu menghasilkan produksi kerupuk mencapai kurang lebih 200 kilogram. Sementara untuk produksi empek-empek pentol maupun nugget, mampu memproduksi hingga 150 kilogram bahan siap saji. 

Meski begitu, wanita berhijab ini mengungkapkan jumlah bahan baku yang diolah itu belum seperti di masa sebelum pandemi. Di mana pihaknya mampu mengolah 1 ton lebih olahan ikan setiap bulannya. 

“Untuk pemasarannya, kami menerima dari daerah lain seperti Samarinda maupun Tarakan,” terangnya.

Lebih lanjut, dari 10 anggota Poklahsar yang ada di Kampung Talisayan. Saat ini baru Endang yang mulai memproduksi olahan suremi secara normal setiap harinya. 

"Kalau yang lain itu paling hanya melayani pemesanan, maupun ada beberapa yang produksi kerupuk ataupun pentol ikan kalau musim menjelang hari raya," paparnya. 

"Karena kalau menjelang hari raya seperti saat ini, kami mampu melakukan penjualan bahkan dua kali lipat dibanding bulan-bulan sebelumnya," tutup Endang. (*/uga/arp)


BACA JUGA

Jumat, 26 November 2021 19:52

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Natal

TANJUNG REDEB - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau,…

Senin, 22 November 2021 19:31

Budidaya Ikan Belum Bisa Bangkit

TANJUNG REDEB – Meskipun kasus Covid-19 mulai melandai di Bumi…

Rabu, 17 November 2021 18:22

Bukan Waktunya Sekadar Jadi Penonton

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau seriusi pengaktifan kembali Perusahaan…

Minggu, 14 November 2021 19:44

Pemkab Berburu Investor

TANJUNG REDEB - Dinas Perkebunan Berau mewacanakan untuk mendorong adanya…

Selasa, 09 November 2021 19:40

Minta Digelar Pelatihan

BIDUKBIDUK – Besarnya potensi pengolahan nata de coco di Kecamatan…

Selasa, 09 November 2021 19:36

Harga Minyak Goreng Meroket

TANJUNG REDEB - Saat ini harga minyak goreng di pasaran…

Rabu, 13 Oktober 2021 18:59

Situasi Kritis..?? Cadangan Beras di Kabupaten Ini Tersisa 4.750 Ton

TANJUNG REDEB – Hingga Agustus 2021, cadangan beras di Bumi…

Senin, 04 Oktober 2021 21:31

Produksi Beras Naik, Jagung Turun

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau menargetkan…

Rabu, 29 September 2021 19:16

Lirik Pemuda untuk Tingkatkan Pertanian

TANJUNG REDEB – Budi daya pertanian di Berau, masih kurang…

Rabu, 29 September 2021 19:10

Ekspor Ikan Masih Terhambat Pandemi

TANJUNG REDEB - Berau memiliki potensi perikanan yang besar, bahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers