MANAGED BY:
KAMIS
23 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 03 Mei 2021 20:53
Poklahsar Talisayan Mulai Bergairah Lagi

Olah Bahan Baku Ikan hingga 500 kilogram Per Bulan

MULAI MEMBAIK: Penjualan produk olahan ikan yang diproduksi Poklahsar Kampung Talisayan terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

TALISAYAN – Produksi olahan bahan baku ikan kelompok pengolah pasar (Poklahsar) Kampung Talisayan menunjukkan tren positif. Hal itu diutarakan Ketua Poklahsar, Endang.

Ia mengatakan, sejak pemerintah mulai menjalankan tatanan hidup baru pada pertengahan 2020 lalu, produksi olahan bahan baku yang diproduksi pihaknya terus meningkat hingga saat itu. Produk-produk olahan itu seperti pentol, nuget, empe-empe, kerupuk, dll. 

"Pada awal pendemi hingga masa normal, kami sempat berhenti produksi. Tapi seiring masa normal lagi, kami mulai produksi dengan bahan baku ikan 100 kilogram dan terus meningkat hingga saat ini mencapai 500 kilogram setiap bulan," katanya. 

Dari 100 kilogram bahan baku ikan tersebut, Endang mengungkapkan mampu menghasilkan produksi kerupuk mencapai kurang lebih 200 kilogram. Sementara untuk produksi empek-empek pentol maupun nugget, mampu memproduksi hingga 150 kilogram bahan siap saji. 

Meski begitu, wanita berhijab ini mengungkapkan jumlah bahan baku yang diolah itu belum seperti di masa sebelum pandemi. Di mana pihaknya mampu mengolah 1 ton lebih olahan ikan setiap bulannya. 

“Untuk pemasarannya, kami menerima dari daerah lain seperti Samarinda maupun Tarakan,” terangnya.

Lebih lanjut, dari 10 anggota Poklahsar yang ada di Kampung Talisayan. Saat ini baru Endang yang mulai memproduksi olahan suremi secara normal setiap harinya. 

"Kalau yang lain itu paling hanya melayani pemesanan, maupun ada beberapa yang produksi kerupuk ataupun pentol ikan kalau musim menjelang hari raya," paparnya. 

"Karena kalau menjelang hari raya seperti saat ini, kami mampu melakukan penjualan bahkan dua kali lipat dibanding bulan-bulan sebelumnya," tutup Endang. (*/uga/arp)


BACA JUGA

Rabu, 08 September 2021 17:13

Perbankan Dituntut Bantu Pemkab

TANJUNG REDEB – Mempertahankan adipura yang sudah diraih tahun 2018…

Jumat, 06 Agustus 2021 19:45

Dorong UMKM, Ciptakan Hilirisasi Perikanan

TANJUNG REDEB – Melimpahnya hasil perikanan di Berau, tak sejalan…

Rabu, 04 Agustus 2021 20:03

PPKM, Distribusi Logistik Tetap Lancar

TANJUNG REDEB – Tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Berau membuat…

Rabu, 07 Juli 2021 21:32

Ajak UMKM Bangkit lewat Medsos

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih, mengajak para pelaku…

Selasa, 22 Juni 2021 20:04

Stok Menipis, Harga Cabai di Sini Meroket Lagi

TELUK BAYUR – Harga cabai tiung di Pasar Sanggam Adji…

Minggu, 20 Juni 2021 20:09

Harga Lada Anjlok, Petani Resah, Ada yang Terpaksa Jual Ladang

TANJUNG REDEB - Petani di sentra perkebunan lada Kampung Merancang…

Senin, 07 Juni 2021 19:54

Sawit Mulai ‘Geser’ Jagung di Eka Sapta

TALISAYAN – Hingga kini Kampung Eka Sapta masih menyandang status…

Minggu, 30 Mei 2021 18:51

Harga Bahan Pokok Sulit Stabil

TANJUNG REDEB – Pandemi Covid-19 yang mewabah dalam satu tahun…

Jumat, 28 Mei 2021 20:39

Lima Kampung Jadi Sentra Padi

TANJUNG REDEB - Lima kampung di Berau jadi sentra padi.…

Selasa, 25 Mei 2021 20:17

Stok Melimpah, Harga Kedelai Tetap Naik

TANJUNG REDEB – Harga kedelai di Bumi Batiwakkal-sebutan Kabupaten Berau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers